• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2097 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4441 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4455 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4405 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4519 Kali

  • Home
  • Nasional

Pesantren Butuh Pengakuan Negara

Redaksi Radarpku

Selasa, 12 Juni 2018 10:00:17 WIB
Cetak
Pesantren Butuh Pengakuan Negara

RADARPEKANBARU.COM.Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap berkunjung ke pondok pesantren. Tak hanya di pondok pesantren yang ada di Pulau Jawa, sejumlah pesantren yang ada di luar Jawa pun sering disambanginya.

 

Staf Khusus yang mendampingi Presiden di acara keagamaan domestik di pondok pesantren, Abdul Ghofar Rozin mengatakan, pesantren merupakan tempat pendidikan agama yang sudah lama berdiri bahkan sebelum negara ini meraih kemerdekaan dari para penjajah.

 

Sayangnya selama ini pemerintah tidak banyak melirik mengenai keberadaan dan potensi yang bisa didapat dari para santri di pondok pesantren. Dan, hal yang paling dibutuhkan pesantren sebenarnya bukan dalam bentuk bantuan, tapi pengakuan dari pemerintah. "Lebih pada rekognisi. Pesantren itu kan ada sebelum negara ini ada.Tapi ke mana kan (pemerintah).

 

Pengakuan formil mungkin bisa menyusul, tapi bahwa kemudian presiden sebagai simbol negara hadir di pesantren itu saya kira membangkitkan moral kawan-kawan pesantren," ujar Gus Rozin saat berbincang akhir pekan kemarin. Dia menuturkan di Indonesia ini sedikitnya ada sekitar 29 ribu pondok pesantren.

 

Meski setiap kali presiden berkunjung memberikan bantuan, tapi itu bukanlah yang utama bagi para pengurus dan santri pesantren. Yang paling utama adalah rekognisi pemerintah terhadap pesantren. Rozin mengatakan, masih banyak pesantren yang belum didatangi Jokowi, baik pesantren Muhammadiyan, NU, dan lainnya.

 

Kemudian antara pesantren modern maupun pesantren salaf. Namun, Rozin menilai bahwa pesantren salaf memiliki kebutuhan lebih utama untuk didatangi ketimbang pesantren modern. Pesantren modern secara umum sudah memiliki sekolag formal. Dengan kata lain pesantren ini beberapa sudah ada keterikatan dengan pemerintah, atau bisa disebut pemerintah sudah hadir.

 

Sementara pesantren salaf mayoritas belum mempunyai keterikatan dengan pemerintah, untuk itu pesantren seperti ini lah yang sebaiknya dikunjungi pemerintah termasuk Presiden Jokowi. "Saya kira dari sisi kebutuhan pesantren salaf perlu lebih diperhatikan," ujarnya.

 

Dalam membantu presiden sebagai staf khusus, Rozin sudah dua kali mengikuti Jokowi dalam kunjungan kerja. Pertama dia ikut serta dalam acara perkumpulan para kyai se-Kuningan. Lalu Rozin pun ikut kembali dalam kunjungan pondok pesantren di Karawang serta Indramayu. Sementara di lingkup Istana Negara, dia beberapa kali hadir termasuk dalam acara Nuzurul Quran.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:21:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:22:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah menyiapkan sejumlah .

Nasional

Kapolri Suyudi Harus Tegas terhadap Dugaan Pelanggaran Hukum Jokowi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:20:32 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pergantian Kapolri dari Jendera.

Nasional

Profil Rocky Gerung, Akademisi yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:41:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Deretan Pejabat Negara Dilantik Prabowo, Bahlil Rangkap Jadi Menko

Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:30:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto meres.

Nasional

KPK: Fasilitas Mewah Jimmy Masrin di Lapas Cibinong Rusak Efek Jera Pemidanaan

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:17:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak
07 Oktober 2026
Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
07 Oktober 2026
Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
07 Oktober 2026
Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
07 Oktober 2026
KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA
07 Oktober 2026
Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong
07 Oktober 2026
Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
06 Oktober 2026
KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
06 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
06 Oktober 2026
Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
06 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 BMKG Catat 4.806 Titik Panas Di Sumatera, Sumsel Terbanyak
  • 2 Sudah Dua Pesawat Gagal Mendarat di Pekanbaru Akibat Kabut Asap
  • 3 Dishub Pekanbaru Tertibkan Jukir di Indomaret Awal Bros, Kembali Lagi Bakal Diproses Polisi
  • 4 Kemandirian yang Dicontohkan Nabi
  • 5 KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA
  • 6 Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong
  • 7 Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com