PILIHAN +INDEKS
PKS Kecewa Pecah Kongsi dengan PAN di Putaran Dua Pilgubri
PKS
Pekanbaru (RadarPekanbaru.com) - Kebersamaan PKS dan PAN hanya sampai di putaran pertama Pilgubri. Pengurus partai bernomor urut 3 tersebut mengaku kecewa tak lagi bersama PAN di putaran dua Pilgubri.
DPW PKS Riau sangat menyayangkan sikap PAN yang tidak bisa lagi berkoalisi dengannya pada putaran kedua pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau.
Sebelumnya, pada putaran pertama kemarin, PKS Riau berkoalisi dengan PAN Riau dengan mengusung Jon Erizal-Mambang Mit sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Riau.
“Kita sayangkan juga tidak bisa bersama dengan PAN lagi,” kata Mansyur, Ketua Departemen Humas dan Keprotokoleran DPW PKS Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Selasa (19/11/13).
Namun sebutnya, DPW PKS Riau menghargai keputusan PAN dalam mendukung calon lain. Sebagai akibatnya, koalisi di antara kedua partai besar tersebut secara otomatis terpaksa bubar.
“Apa boleh buat, kita sudah mencoba menunggu, itulah keputusan politik dan ini sebagai pembelajaran bagi kita. Kita sudah berusaha untuk selalu bersama, ternyata takdirnya lain,” ungkap anggota Komisi B DPRD Riau ini.
Meskipun seperti itu, Mansyur mengatakan, masih terbuka peluang antara PKS dan PAN untuk berkoalisi dalam momen-momen pemilihan kepala daerah lainnya, seperti pemilihan bupati maupun wali kota yang ada di Riau.
“Ke depannya, masih banyak momen lagi untuk bisa berkoalisi lagi. Sekarang itu, masing-masing kita menjalankan mekanisme partai,” tutupnya.
Sebagai data tambahan, pada putaran kedua yang dilaksanakan pada tanggal 27 nanti, PKS mendukung Annas Maamun-Arsyadjuliandi Rahman. Sementara itu, PAN mendukung Herman Abdullah-Agus Widayat.
sumber : Riau terkini
Editor : Alamsah
DPW PKS Riau sangat menyayangkan sikap PAN yang tidak bisa lagi berkoalisi dengannya pada putaran kedua pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau.
Sebelumnya, pada putaran pertama kemarin, PKS Riau berkoalisi dengan PAN Riau dengan mengusung Jon Erizal-Mambang Mit sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Riau.
“Kita sayangkan juga tidak bisa bersama dengan PAN lagi,” kata Mansyur, Ketua Departemen Humas dan Keprotokoleran DPW PKS Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Selasa (19/11/13).
Namun sebutnya, DPW PKS Riau menghargai keputusan PAN dalam mendukung calon lain. Sebagai akibatnya, koalisi di antara kedua partai besar tersebut secara otomatis terpaksa bubar.
“Apa boleh buat, kita sudah mencoba menunggu, itulah keputusan politik dan ini sebagai pembelajaran bagi kita. Kita sudah berusaha untuk selalu bersama, ternyata takdirnya lain,” ungkap anggota Komisi B DPRD Riau ini.
Meskipun seperti itu, Mansyur mengatakan, masih terbuka peluang antara PKS dan PAN untuk berkoalisi dalam momen-momen pemilihan kepala daerah lainnya, seperti pemilihan bupati maupun wali kota yang ada di Riau.
“Ke depannya, masih banyak momen lagi untuk bisa berkoalisi lagi. Sekarang itu, masing-masing kita menjalankan mekanisme partai,” tutupnya.
Sebagai data tambahan, pada putaran kedua yang dilaksanakan pada tanggal 27 nanti, PKS mendukung Annas Maamun-Arsyadjuliandi Rahman. Sementara itu, PAN mendukung Herman Abdullah-Agus Widayat.
sumber : Riau terkini
Editor : Alamsah
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

