• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1950 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4284 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4289 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4239 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4355 Kali

  • Home
  • Riau

Politisi Golkar Kampar, Ahmad Fikri Gunakan Politik Malin Kundang

Redaksi Radarpku

Kamis, 08 September 2016 23:53:37 WIB
Cetak
Politisi Golkar Kampar,  Ahmad Fikri Gunakan Politik Malin Kundang
Ketua DPD II Golkar Kampar Ahmad Fikri

RADARPEKANBARU.COM- Politisi yang pernah dibesarkan Jefry Noer ini sekarang bak srigala yang mulai memakan tuannya, Jefry yang sudah mendekati akhir masa jabatannya seolah sudah tak dipandang lagi oleh anak didiknya yang selama ini pernah ditimang-timangnya.

Ia adalah politisi golkar kampar Ahmad Fikri yang seolah tak pandai membalas budi, padahal dulu menurut sumber terpercaya disaat ingin merebut ketua golkar Kampar, Fikri sempat dibiayai ongkos politik yang cukup besar oleh Jefry Noer.

"Air susu dibalas air tuba, sekarang ia menggigit tuannya, padahal dulu dia tak ada apa-apanya sampai akhirnya dibesarkan dan berhasil menjadi ketua Golkar Kampar, padahal dia tidak layak menjadi pemimpin, dia pakai politik Malin Kundang" kata Sumber Radar yang juga pengurus golkar Kampar yang tak ingin namanya di ekspose.

Manuver politik Ahmad Fikri sang anak durhaka, kepada tuannya, sebagaimana dikutip Radar dari situs halobisnis.com , Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, mengolok-olok Jefry Noer,  mengenai hasil laporan Panitia Khusus (Pansus) Akhir Masa Jabatan (AMJ) dalam paripurna DPRD Kampar, sudah menyatakan bahwa lapor dimasa kepemimpinannya 1 Priode itu  merah semua.

"Sudah jelas lapornya merah semua, itu terlihat dari laporan Pansus AMJ, "kata Fikri seolah mengejek dan memperolok Jefry Noer, hal ini disampaikan saat berada diruangan Sekwan DPRD Kampar, Rabu (07/09/2016) kemarin.

Gayung bersambut, Fikri seolah berhasil memperngaruhi rekannya sesama anggota DPRD agar memusuhi Jefry Noer.

Berikut ini kutipan lapor  merah terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Kampar selama dipimpin Bupati Jefry Noer menurut pandangan Ahmad Fikri cs. Hal Ini tertuang dalam Laporan Panitia Khusus Rancangan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPj-AMJ) periode 2011-2016yang dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kampar.

Laporan Pansus dibacakan oleh Hermiati. Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Ahmad Fikri. Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kampar Ahmad Yuzar hadir mewakili Bupati. Sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga hadir dalam Paripurna.

Hermiati mengawali laporan Pansus dengan panilaian terhadap pengelolaan keuangan daerah. Ia mengemukakan, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum tergali secara maksimal. Sedangkan dari segi target dan realisasi belanja daerah, menurut dia, belum terlaksana secara efektif dan efisien.

Jika dihubungkan dengan Lima Pilar program Pemkab Kampar, Politisi Partai Golongan Karya ini menyatakan, Pansus mengapresiasi. Pujian dialamatkan ke Pembentukan Peraturan Daerah Maghrib Mengaji dan Perda Pendidikan PDTA.

Namun Pilar Kedua yakni mewujudkan masyarakat yang berpendidikan untuk meningkatkan SDM, lanjut Hermiati, Pansus menilai belum memenuhi target. "Belum terpenuhinya target ketersediaan ruang kelas belajaruntuk pendidikan dasar di beberapa wilayah," ujarnya.

Hermiati menuturkan, persoalan kesenjangan dalam penempatan guru juga belum terjawab. Akibatnya, jumlah guru di desa masih kurang. Tak sampai di situ, ia mengemukakan, Sekolah Unggul Terpadu (SUT) juga belum menunjukkan kemajuan signifikan.

Pansus juga menyorot program Koperasi Kampar Mitra Mandiri (KKMM) untuk pilar ketiga yakni mengembangkan potensi SDA dan potensi masyarakat. Menurut Hermiati, keberadaan KKMM masih jauh dari harapan. "Iduik sogan mati indak omuo. Lai-lai, tapi indak bajalan," katanya dalam bahasa Ocu.
Hermiati mengatakan, kerja sama Pemkab Kampar dengan Bank Bukopin untuk menjalankan KKMM tidak dikaji secara matang dan mendalam terlebih dahulu.

Lebih jauh, Hermiati menyinggung soal program Kampar jadi Sentral Bawang. Menurut dia, pengembangan Bawang di Kampar banyak mengalami kegagalan. "Contohnya di Sungai Geringging sebagai pilot project penanaman pohon. Dimana, petani sudah menjaminkan sebagai agunan surat rumah dan tanah mereka," ujarnya.

Hermiati mengungkapkan, Pansus menanyakan alasan gagalnya program Bawang. "Jawaban petani, kualitas Bawang kita tidak samadengan kualitas bawang di tempat lain. Baru disimpan sehari saja, bawang sudah berubah menjadi lembab dan berjamur," katanya.

Ditambahkan dia, biaya pengembangan bawang di Kampar lebih besar dibanding daerah lain. Ia mengibaratkan biaya itu dengan peribahasa "lebih besar pasak dari pada tiang".

Hermiati juga menyinggung program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) dengan media pengembangbiakan Ternak Sapi. Dimana, Sapi disalurkan oleh Pemkab Kampar. Menurut dia, program tersebut belum terbukti mengangkat ekonomi masyarakat.

"Dari hasil tinjauan lapangan yang menjadi faktor penyebab ketidakberhasilan itu, di antaranya keadaan sapi yang tidak sesuai dengan harganya," kata Hermiati seraya meminta forum Paripurna menonton video yang memperlihatkan kondisi Sapi.

Hermiati sampai pada kesimpulan Pansus. Ia menyatakan, program lima pilar yang dikerucutkan menjadi tiga zero (kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh) belum berhasil. (radarpku/halobisnis)
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866

Selasa, 29 September 2026 - 19:06:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swa.

Riau

Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 19:04:46 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni m.

Riau

Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM

Selasa, 29 September 2026 - 19:02:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.

Riau

Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh

Senin, 28 September 2026 - 11:08:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Upaya penanganan kebakaran huta.

Riau

Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit

Senin, 28 September 2026 - 11:05:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.

Riau

Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target

Senin, 28 September 2026 - 11:01:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota P.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
29 September 2026
Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
29 September 2026
Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir
29 September 2026
Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong
29 September 2026
Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
28 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
28 September 2026
Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
28 September 2026
Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
28 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Turun Rp18 per Kg, Harga TBS Sawit Swadaya Riau Jadi Rp3.866
  • 2 Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 Disepakati Rp 3,5 Triliun
  • 3 Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
  • 4 Gugatan Denny Indrayana Cs Kemungkinan Besar Ditolak
  • 5 Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir
  • 6 Ombudsman Pastikan Tak Kena Teror Usai Obok-obok Lapas Cibinong
  • 7 Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com