PILIHAN +INDEKS
Aneh, Gubri Lambat Isi Jabatan Kosong di Pemprov Riau
Gubernur Riau, Andi Rachman Jenguk Demonstran
RADARPEKANBARU.COM - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau meminta pada gubernur setempat untuk mempercepat pengisian beberapa jabatan yang belum ada penggantinya sesuai yang dijanjikan sebelumnya, agar posisi tersebut tidak berlama-lama kosong.
"Untuk masalah posisi ketua DPRD Riau, wakil gubernur, sekretaris daerah provinsi dan kepala Bappeda. Saya kira ini posisi yang sangat penting semuanya di Pemprov," ungkap Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo di Pekanbaru, Rabu.
Lebih lanjut dikatakan pimpinan ini, gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman sebelumnya sudah berjanji akan menyelesaikan semuanya usai lebaran hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah ini. Namun, pihak dewan memberikan kelonggaran batasan hingga akhir Juli.
"Kita sudah diskusi dengan gubernur dua hari sebelum lebaran, dan beliau berjanji akan menyelesaikan segalanya usai hari raya idul fitri ini. Menurut kami semua jabatan yang kosong itu posisinya sangat strategis untuk roda pemerintahan provinsi Riau," katanya.
Dikatakan Sunaryo, apalagi jabatan ketua DPRD provinsi sudah lama kosong semenjak ditinggalkan Suparman, ditambah lagi dengan posisi wakil gubernur yang belum juga ditunjuk-tunjuk.
Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD Provinsi Riau Suhardiman Amby juga meminta agar gubernur sesegera mungkin melakukan pengisian jabatan, agar pembangunan pada daerah setempat bisa berjalan optimal dengan struktur pemerintahan yang lengkap.
"Kita minta pak gubernur untuk jangan lagi menunda-nunda pergantian jabatan yang sudah habis masa berlakunya atau ditinggalkan oleh pejabat lamanya. Karena jika tidak disegerakan, juga akan memperlambat kinerjanya sendiri. Saat ini dia cuman tinggal waktu dua tahun lagi dalam masa jabatannya," kata Amby.
Dia juga berharap Pemprov Riau harus jemput bola terkait nama Sekretaris Daerah provinsi yang sudah diajukan ke pusat dan sedang menunggu Keputusan Presiden (Keppres). Katanya lagi, gubernur bisa meminta pihak biro tata pemerintahan (Tapem) untuk mengurusnya ke Jakarta.
"Pemprov harus jemput bola dalam hal ini, karena jika sifatnya hanya menunggu saja akan sangat lama. Orang Jakarta itu mengurus persoalan se-Indonesia, bukan Riau saja. Gubernur bisa perintahkan Biro Tapem untuk meninjau dan menjemput bola nya," tutup Amby.(radarpku)
Sumber : Antara
BERITA LAINNYA +INDEKS
Syahrul Aidi Ingatkan Wartawan Tak Bergantung pada AI
PEKANBARU — Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (A.
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
PEKANBARU — Pengelolaan zakat di Provinsi Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangka.
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.
Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik
Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








