PILIHAN +INDEKS
Sudah Kali Ke-empat Andi Rachman Gagal Lagi, Nota Kesepahaman RAPBD-P 2015 Kembali Batal
Arsyadjuliandi Rachman dan Aburizal Bakrie
RADARPEKANBARU.COM- Pemprov Riau di bawah kepemimpinan Andi Rahman gagal lagi memperoleh kata sepakat dengan DPRD Riau, sudah empat kali dijadwalkan, rapat pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2015 oleh DPRD Riau gagal terlaksana. Padahal berdasarkan perhitungan waktu efektif, pelaksanaan anggaran tidak sampai dua bulan lagi.
TIM TAPD Pemprov Riau sepertinya memang lemah, seolah tidak punya kapasitas yang mumpuni dalam menyusun anggaran, ditambah lagi Andi Racahman seolah tidak fokus memimpin Riau.
Gagal terlaksananya rapat paripurna kembali terulang pada hari ini, Rabu (28/10/2015). Sesuai jadwal, rapat dimulai pada pukul 14.00 terpaksa diskor, karena jumlah anggota dewan yang hadir 14 orang tidak memenuhi qourum.
Pimpinan rapat H. Sunaryo akhirnya menunda sidang sampai pukul 16.00. Sayangnya hingga pukul 17.00 rapat belum juga dimulai. Walau demikian tampak Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman sudah datang, rapat tak juga kunjung dimulai. Bahkan tidak satu pun dari tiga pimpinan sidang untuk membuka rapat.
Rapat paripurna akhirnya dibuka pada pukul 17.30 yang dimulai dengan agenda pembahasan Ranperda Tanah Ulayat. Pimpinan sidang H. Sunaryo akhirnya mengumumkan penundaan kembali rapat paripurna penyerahan nota kesepahaman RAPBD 2015 dengan alasan ada beberapa hal yang belum terselesaikan. "Jadwal rapat akan diagendakan kembali dengan jadwal yang akan ditentukan kembali," tutupnya.
Sebelum berdasarkan kabar yang beredar, belum terjadinya kesepahaman, karena menyangkut masalah waktu dengan kondisi anggaran yang tersedia. Dalam waktu yang efektif hanya sekitar 1,5 bulan, sangat riskan untuk pelaksanaan anggaran. Meskipun ada beberapa item yang telah dilakukan rasionalisasi.
Pimpinan DPRD Riau Ir. H. Noviwaldy Jusman sebelumnya mengatakan, dewan masih meragukan satuan kerja mampu melaksanakan anggaran dengan waktu sempit. Seperti serapan anggaran yang gemuk di Dinas Bina Marga sebesar Rp99 miliar untuk pemeliharaan jalan, dicoret karena dikhatirkan risiko waktu pelaksanaan.(Radarpku/GR)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Syahrul Aidi Ingatkan Wartawan Tak Bergantung pada AI
PEKANBARU — Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (A.
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
PEKANBARU — Pengelolaan zakat di Provinsi Riau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangka.
Reses di Kampar Utara, Ramli Minta Pemkab Gerak Cepat Tindak Lanjuti Aspirasi Warga
Radarpekanbaru.Com - Anggota DPRD Kabupaten Kampar D.
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
SIAK — Perayaan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Si.
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.
Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik
Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








