PILIHAN +INDEKS
Asyura Syiah Pakistan : Bunuh Imam Masjid, Bakar Madrasah Ahlus Sunnah, Gorok Siswa-Siswanya
shoutussalam.com
Narasumber Shoutussalam di Pakistan melaporkan bahwa massa Syiah Pakistan mengamuk ketika mengadakan konvoy peringatan Asyura di kota Rawalpindi. Mereka menyerbu sebuah Masjid dan membakarnya, lalu membunuh sejumlah muslim Ahlus Sunnah.
"Orang-orang Syiah mengadakan acara Asyura di jalan-jalan sambil melempari dan membakar masjid," kata koresponden Shoutussalam di Pakistan pada Sabtu malam (16/11/2013).
"Sejumlah orang pengikut Ahlus Sunnah dibunuh. Mereka membawa pistol," tambahnya
Keterangan lebih rinci dipaparkan oleh Ummah Today pada Ahad (17/11/2013). Masjid Ahlus Sunnah Ghulam Ullah Rawalpindi yang dilewati konvoy ritual Asyura diserbu dan dibakar. Ketika itu sedang berlangsung khutbah pada hari Jum'at (15/11/2013). Sang Imam Masjid terbunuh akibat ditembak senjata api.
Madrasah Taleem-ul Qur'an yang terletak tak jauh dari masjid juga tak luput dari amukan mereka. Dilaporkan sebanyak 20 orang siswa dari sekolah tersebut meregang nyawa setelah lehernya disembelih pisau. Sebelumnya kepala mereka dipukuli batu secara beramai-ramai. Salah satu diantaranya adalah seorang anak kecil, terbunuh mengenaskan dengan kondisi leher digorok.
Massa Syiah kemudian bergerak menuju pasar pakaian Raja Bazaar dan membakarnya. Ratusan aparat kepolisian datang ke lokasi tanpa bisa berbuat apa-apa untuk membubarkan tindakan anarkis tersebut.
Sumber AFP menyebutkan, jumlah korban luka-luka adalah 44 orang, sebagaimana yang dikatakan oleh Qasim Khan, Dokter Rumah Sakit Daerah Rawalpindi. Dari 44 orang tersebut, 13 diantaranya terkena tembakan pistol.
sumber : www.shoutussalam.com
"Orang-orang Syiah mengadakan acara Asyura di jalan-jalan sambil melempari dan membakar masjid," kata koresponden Shoutussalam di Pakistan pada Sabtu malam (16/11/2013).
"Sejumlah orang pengikut Ahlus Sunnah dibunuh. Mereka membawa pistol," tambahnya
Keterangan lebih rinci dipaparkan oleh Ummah Today pada Ahad (17/11/2013). Masjid Ahlus Sunnah Ghulam Ullah Rawalpindi yang dilewati konvoy ritual Asyura diserbu dan dibakar. Ketika itu sedang berlangsung khutbah pada hari Jum'at (15/11/2013). Sang Imam Masjid terbunuh akibat ditembak senjata api.
Madrasah Taleem-ul Qur'an yang terletak tak jauh dari masjid juga tak luput dari amukan mereka. Dilaporkan sebanyak 20 orang siswa dari sekolah tersebut meregang nyawa setelah lehernya disembelih pisau. Sebelumnya kepala mereka dipukuli batu secara beramai-ramai. Salah satu diantaranya adalah seorang anak kecil, terbunuh mengenaskan dengan kondisi leher digorok.
Massa Syiah kemudian bergerak menuju pasar pakaian Raja Bazaar dan membakarnya. Ratusan aparat kepolisian datang ke lokasi tanpa bisa berbuat apa-apa untuk membubarkan tindakan anarkis tersebut.
Sumber AFP menyebutkan, jumlah korban luka-luka adalah 44 orang, sebagaimana yang dikatakan oleh Qasim Khan, Dokter Rumah Sakit Daerah Rawalpindi. Dari 44 orang tersebut, 13 diantaranya terkena tembakan pistol.
sumber : www.shoutussalam.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya Allah SWT menurunk.
Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta
RADARPEKANBARU.COM - Sholat merupakan kewajiban utam.
Jumadil Awal, Bulan Bersejarah Pernikahan Nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah
RADARPEKANBARU.COM - .
Kisah Usamah bin Zaid, Pemuda 18 Tahun yang Ditunjuk Rasulullah Jadi Panglima Perang
RADARPEKANBARU.COM - Usia muda bukan penghalang untu.
Jangan Pernah Sepelekan Utang, Pikir Berulang Kali Apalagi Hanya untuk Gengs
RADARPEKANBARU.COM - Allah SWT membolehkan utang-piu.
Mereka yang Abaikan Sholat akan Dikumpulkan Bersama Firaun dan Menterinya Serta Musuh Nabi SAW
RADARPEKANBARU.COM - Orang yang meninggalkan atau me.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








