• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2589 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4933 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4964 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4904 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5055 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Redaksi Radarpku

Rabu, 23 September 2026 08:26:35 WIB
Cetak
Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

RADARPEKANBARU.COM - Rasulullah SAW telah mengingatkan umat Islam tentang munculnya penyakit wahn. Penyakit ini muncul ditandai dengan jumlah umat Islam banyak tetapi kehilangan kekuatan di hadapan musuh.

Syekh Mahir Ahmad Ash-Shuffi menjelaskan bahwa kondisi tersebut telah berulang dalam sejarah umat Islam, ketika kelemahan internal membuka peluang bagi berbagai bangsa untuk menyerang dan menguasai wilayah kaum Muslimin.

Tsauban Radhiyallahu anhu berkata, "Rasulullah SAW bersabda: Hampir saja bangsa-bangsa memangsa kalian sebagaimana orang-orang lapar menghadapi meja penuh hidangan."

"Seseorang bertanya: Apakah saat itu jumlah kami sedikit?"

"Rasulullah SAW menjawab: Bahkan saat itu jumlah kalian banyak, akan tetapi kalian seperti buih di lautan. Allah sungguh akan mencabut rasa takut kepada kalian dari dada musuh kalian, dan Allah sungguh akan mencampakkan penyakit wahn ke dalam hati kalian."

"Seseorang bertanya: Wahai Rasulullah, apa itu wahn?”

"Rasulullah SAW menjawab: Cinta dunia dan takut mati." (HR Imam Abu Dawud)

Syekh Mahir Ahmad Ash-Shuffi dalam bukunya Asyratus sa'ah al-hasyru wa qiyamus sa'ah menerangkan, berita yang disampaikan Rasulullah benar-benar telah terjadi lebih dari sekali dalam lintasan sejarah kaum Muslimin. Berbagai bangsa telah berkonspirasi terhadap kaum Muslimin serta menyerang mereka di negeri-negeri mereka. Padahal sebelumnya umat Islam memiliki kemuliaan, kekuatan, dan kekokohan.

Namun, ketika Kekhilafahan Abbasiyah melemah dan para khalifah terakhirnya mulai cenderung kepada dunia berikut kesenangannya, cinta syahwat, wanita-wanita penghibur, musik, dan minum khamer, maka Allah pun menjadikan beberapa kaum semisal Tatar, Mongol, dan Turki berkuasa atas mereka, sebelum mereka masuk ke dalam Islam dan terpatrinya keimanan dalam jiwa-jiwa mereka. Lalu, mereka pun membuat kerusakan besar pada tubuh umat Islam.

Ketika tentara Tatar sampai di ibu kota kekhalifahan Abbasiyah, mereka mendapati sang khalifah lebih dekat kepada senda gurau. Mereka juga mengetahui bahwa kekhilafahan telah mulai melemah. Tatar menang bukan karena mereka kuat, akan tetapi lebih karena kelemahan Khalifah Al-Mu‘tasim Billah beserta segenap pejabatnya. Karena itu, jatuhlah Baghdad dalam genggaman mereka. Di kota Baghdad saja, jumlah korbannya mencapai satu juta Muslim.

Dalam bukunya, Syekh Mahir Ahmad Ash-Shuffi menerangkan bahwa ada bukti, Tatar meraih kemenangan disebabkan kelemahan kaum Muslimin, bukan semata-mata karena kekuatan mereka. Buktinya, penguasa Mesir ketika itu, Qathaz beserta Amir Beibrus, telah mempersiapkan kekuatan serta pasukan yang ditopang dengan persenjataan lengkap dan harta.

Mereka melaksanakan segala sesuatu yang harus dilaksanakan, hingga akhirnya mereka berhasil meraih kemenangan atas pasukan Tatar dan mengalahkannya dengan kekalahan telak pada pertempuran Ain Jalut yang begitu terkenal.

Perang Salib Hingga Serangan Yahudi

 

Di antara hal lain yang menggambarkan secara nyata mengenai konspirasi berbagai bangsa terhadap umat Islam adalah bersatu padunya negara-negara Eropa, seperti Prancis, Inggris, Jerman, Bulgaria, dan masih banyak lagi selain mereka, selama kurun waktu 200 tahun dalam suatu peperangan yang disebut dengan Perang Salib.

Perang ini dimulai pada tahun 490 Hijriyah dan berakhir pada tahun 690 Hijriyah. (Atas kehendak Allah) Shalahuddin Al-Ayyubi memiliki jasa besar dalam mengalahkan tentara Salib dan mengembalikan Tanah Suci (Baitul Maqdis) ke dalam wilayah Islam.

Hal ini kembali terulang ketika negara-negara kafir di wilayah Eropa bersatu padu untuk melenyapkan Khilafah Utsmaniyah. Usaha mereka tersebut membuahkan hasil. Mereka berhasil menguasai seluruh wilayah kekuasaan Khilafah Utsmaniyah, terutama negeri-negeri Arab, dan membuat perjanjian Sykes Picot yang terkenal.

Untuk kesekian kalinya, dunia Barat kembali bersatu untuk melawan Islam. Mereka bekerja sama dengan kaum Yahudi yang menguasai wilayah Palestina dan tanah-tanah suci, serta meletakkan bom waktu di jantung dunia Arab dan dunia Islam.

Umat ini berada dalam keadaan terpecah belah, tak memiliki daya dan kekuatan. Sebenarnya, ini merupakan konspirasi paling dahsyat yang dilakukan berbagai bangsa terhadap umat Islam. Peperangannya begitu kejam, jelas dan terang.

Mereka ingin kembali menjajah umat Islam. Seluruh negara di dunia saling bahu-membahu dan mengatur langkah untuk melenyapkan umat Islam. Sebab, mereka melihat umat Islam sebagai satu-satunya musuh yang dapat mengancam keamanan, eksistensi, dan hegemoninya.

Sebagaimana yang telah mereka lakukan pada Perang Salib, terhadap Khilafah Utsmaniyah, dan pada awal abad ke-20 ketika mereka menjajah seluruh dunia Islam dan memecah belahnya menjadi negeri-negeri yang tercerai-berai dan lemah, setelah sebelumnya umat ini bersatu padu di bawah kekuasaan Khilafah Utsmaniyah.

"Inilah bentuk konspirasi bangsa-bangsa terhadap umat Islam. Adapun bahwa Allah Azza wa Jalla akan mencabut rasa takut dari dada-dada musuh kita dan mencampakkan penyakit wahn ke dalam hati kita, sebagaimana tertulis dalam hadis, maka hal ini benar-benar terjadi dan tidak lagi tersembunyi dari pandangan. Semoga Allah menyelamatkan kita dari kondisi semacam itu," tulis Syekh Mahir Ahmad Ash-Shuffi dalam bukunya.

Umat ini tidak mungkin kembali meraih kemuliaan dan keagungannya kecuali jika kembali kepada Kitabullah, berpegang teguh dengannya, agamanya, dan sunnah Rasulullah SAW. Namun demikian, apapun yang dilakukan musuh-musuh umat Islam, sebagaimana yang telah disampaikan Rasulullah SAW, sekali-kali mereka tidak akan mampu menghancurkan jamaah dan agama ini, meskipun seluruh bangsa di penjuru bumi bersatu padu melawan kaum Muslimin.

Tsauban Radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh, aku meminta kepada Rabb-ku agar umatku tidak dibinasakan oleh bencana kekeringan dan agar umatku tidak dikuasai oleh musuh yang menghancurkan jamaah mereka, kecuali oleh diri mereka sendiri. Sesungguhnya Rabb-ku telah berfirman: Wahai Muhammad, jika Aku telah menetapkan suatu keputusan, maka keputusan itu tidak dapat ditolak. Aku telah menetapkan untuk umatmu bahwa Aku tidak membinasakan mereka dengan bencana kekeringan dan tidak membiarkan musuh menguasai mereka hingga menghancurkan jamaah mereka, kecuali oleh diri mereka sendiri, meskipun musuh-musuh dari seluruh penjuru dunia berkumpul untuk menghancurkan umatmu, sehingga mereka saling menghancurkan dan saling melawan'." (HR Imam Muslim).(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan

Rabu, 04 November 2026 - 06:18:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya Allah SWT menurunk.

Dakwatuna

Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta

Selasa, 03 November 2026 - 04:58:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sholat merupakan kewajiban utam.

Dakwatuna

Jumadil Awal, Bulan Bersejarah Pernikahan Nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah

Senin, 02 November 2026 - 05:58:24 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kisah Usamah bin Zaid, Pemuda 18 Tahun yang Ditunjuk Rasulullah Jadi Panglima Perang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:15:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Usia muda bukan penghalang untu.

Dakwatuna

Jangan Pernah Sepelekan Utang, Pikir Berulang Kali Apalagi Hanya untuk Gengs

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:19:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Allah SWT membolehkan utang-piu.

Dakwatuna

Mereka yang Abaikan Sholat akan Dikumpulkan Bersama Firaun dan Menterinya Serta Musuh Nabi SAW

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:21:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Orang yang meninggalkan atau me.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
04 November 2026
Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
04 November 2026
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah
03 November 2026
Desain Pengganti Tugu Zapin Disiapkan Dinas PUPR Riau, Disesuaikan dengan Ornamen Melayu
03 November 2026
Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta
03 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
  • 3 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
  • 4 Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • 5 Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
  • 6 Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
  • 7 Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com