• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2256 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4588 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4614 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4564 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4688 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Perhatikan Riwayat-Riwayat yang Tidak Sahih tentang Penyakit Nabi Ayyub AS yang Menjijikkan

Redaksi Radarpku

Kamis, 10 September 2026 09:39:00 WIB
Cetak
Perhatikan Riwayat-Riwayat yang Tidak Sahih tentang Penyakit Nabi Ayyub AS yang Menjijikkan

RADARPEKANBARU.COM - Para mufasir menjelaskan bahwa Nabi Ayyub ‘alaihissalam dahulu memiliki banyak lahan pertanian dan kebun.

Beliau juga dikaruniai kekayaan yang melimpah, berupa harta benda, hewan ternak, dan berbagai hasil pertanian yang jumlahnya sulit Selain itu, Allah

 SWT menganugerahinya kekuatan dan kesehatan. Ia juga memiliki seorang istri yang salehah, cantik rupa dan baik akhlaknya.

Namun, berbagai kenikmatan tersebut tidak membuat Nabi Ayyub terlena. Ia tetap bersabar dalam menjalani semuanya dan menunaikan kewajibannya dengan sebaik-baiknya, terutama dalam bersyukur kepada Allah Yang Maha Memberi Nikmat, mengakui karunia-Nya, serta menghargai segala pemberian-Nya.

Nabi Ayyub juga dikenal sebagai sosok yang penuh kasih kepada orang-orang miskin. Ia memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan para janda, serta memuliakan tamu.

Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Muslim Sedunia, Syekh Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi, dalam laman resminya, dikutip Rabu (9/9/2026), menjelaskan kemudian Allah menghendaki untuk mengujinya melalui harta, keluarga, anak-anak, dan tubuhnya. Musibah pun datang silih berganti.

Harta kekayaannya lenyap, hewan-hewan ternaknya mati, kehidupan yang sebelumnya serba berkecukupan berubah menjadi kemiskinan yang berat, sementara Nabi Ayyub juga mengalami penyakit yang sangat berat dan berkepanjangan.

Musibah yang menimpa anak-anaknya pun sangat besar. Namun, semua penderitaan tersebut tidak membuatnya lemah, apalagi menyerah. Nabi Ayyub menghadapinya dengan kesabaran yang indah dan keimanan yang kokoh.

Menurut Muhammad Bayumi, dalam Dirasat Tarikhiyyah min Al-Qur’an, pada keadaan lapang maupun ketika dilanda ujian, Nabi Ayyub tetap menjadi teladan bagi hamba-hamba Allah yang saleh dalam upaya meraih keridaan Tuhan semesta alam. (Bayumi, 3/212).

Sudah menjadi hal yang dikenal bahwa kisah Nabi Ayyub ‘alaihissalam telah dimasuki banyak riwayat Israiliyat dan berita-berita lemah yang memuat berbagai detail dan gambaran yang tidak layak disandarkan kepada Nabi Ayyub.

Riwayat-riwayat tersebut bahkan memuat hal-hal yang tidak pantas bagi kedudukan seorang nabi dan tidak mungkin diridai Allah bagi nabi-Nya.

Berita-berita semacam itu kemudian, menurut Abdul Hamid dalam Ma‘a Al-Anbiya wa Jihaduhum min Khilal Surah Al-Anbiya, menyusup ke dalam berbagai sumber, termasuk sebagian kitab yang selama ini dijadikan rujukan dalam kisah para nabi, baik dalam bidang tafsir, hadis, maupun sejarah Islam. (Abdul Hamid, hlm 214).

Di antara kebohongan dan cerita-cerita yang tidak berdasar tentang ujian yang dialami Nabi Ayyub—yang tidak boleh diyakini karena tidak memiliki dasar yang sahih—adalah sebagai berikut.

1. Riwayat bahwa tubuh Nabi Ayyub membusuk dan dipenuhi ulat

Ada kisah yang menyebutkan bahwa penyakit Nabi Ayyub semakin parah dan berlangsung sangat lama hingga orang-orang yang biasa duduk bersamanya merasa jijik dan menjauhinya. Bahkan, menurut cerita tersebut, tubuhnya mengalami pembusukan dan hampir dipenuhi ulat.

Dikisahkan pula bahwa orang-orang kemudian meninggalkannya, bahkan ia dikeluarkan dari tempat tinggalnya dan dibuang ke tempat pembuangan sampah di luar kota.

Berbagai cerita semacam ini dinukil dari Taurat yang telah mengalami perubahan, atau berasal dari cerita-cerita Ahli Kitab.

andangan tersebut bertentangan dengan kedudukan dan tugas kenabian. Para ulama tauhid telah menjelaskan bahwa para nabi terbebas dari penyakit yang membuat orang merasa jijik dan menjauh.

Lantas, bagaimana mungkin gambaran seperti itu dapat disandarkan kepada seorang nabi? (Abdul Hamid, hlm 267).

Thariq Al-Laham dalam Qishash La Taliqu bi al-Anbiya, menambahkan penyakit yang menjijikkan, seperti keluarnya ulat dari tubuh, tidak sesuai dengan kedudukan kenabian. Sebab, tugas utama para nabi adalah mengajak manusia kepada Allah.

Gambaran fisik yang sangat buruk dan menjijikkan justru bertentangan dengan tujuan tersebut karena dapat membuat manusia menjauh dan enggan berinteraksi dengan seorang nabi. (Al-Laham, hlm 116).

2. Riwayat bahwa Nabi Ayyub mengembalikan ulat ke tubuhnya

Ada pula cerita yang lebih aneh. Sebagian orang mengklaim bahwa setiap kali ulat jatuh dari tubuh Nabi Ayyub, beliau mengambilnya dan mengembalikannya ke tubuhnya seraya berkata, “Wahai makhluk Allah, wahai makhluk yang diberkahi, makanlah dari rezeki yang telah Allah berikan kepadamu.”

Menurut Muhammad Ath-Thayyib Najjar dalam Tarikh Al-Anbiya fi Dhau’ Al-Qur’an Al-Karim wa As-Sunnah An-Nabawiyyah, Cerita seperti ini bahkan mengandung tuduhan terhadap Nabi Ayyub melakukan sesuatu yang haram.

Sebab, dengan sengaja membahayakan tubuh, merusak akal, atau menyakiti diri sendiri tanpa alasan yang dibenarkan merupakan perbuatan yang dilarang.

Hal semacam itu tidak dibenarkan oleh agama dan tidak dapat diterima oleh akal sehat.

(Najjar, hlm 215).

Riwayat tersebut merupakan kebodohan dan kebatilan. Para nabi terbebas dari perbuatan yang tidak masuk akal dan tercela. Apalagi Nabi Ayyub justru dikenal sebagai salah satu nabi yang menjadi teladan dalam kesabaran menghadapi ujian.

Sesungguhnya Nabi Ayyub ‘alaihissalam tidak mengalami penyakit yang menjijikkan. Tidak pernah pula keluar ulat dari tubuhnya yang kemudian ia kembalikan ke tubuhnya agar ulat tersebut memakan dagingnya, sebagaimana diklaim dalam cerita-cerita tersebut.

Demikian pula tidak ada riwayat sahih yang menyatakan bahwa tubuh Nabi Ayyub mengeluarkan bau busuk hingga membuat orang-orang membuangnya ke tempat sampah.

Semua itu merupakan cerita bohong, kebatilan, dan tuduhan keji yang tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. (Al-Laham, hlm 116).

3. Riwayat tentang sebab Nabi Ayyub mendapat ujian

Ada pula berbagai cerita lain yang tidak berdasar mengenai penyebab ujian Nabi Ayyub.

Di antaranya dikatakan bahwa Nabi Ayyub pernah didatangi seseorang yang dizalimi. Orang tersebut meminta pertolongan kepadanya, tetapi Nabi Ayyub tidak membelanya sehingga kemudian ia mendapat ujian.

Ada pula cerita yang menyebutkan bahwa suatu hari Nabi Ayyub menerima banyak tamu. Namun, ia melarang seorang miskin masuk ke rumahnya sehingga akibatnya ia kemudian diuji oleh Allah.

Cerita lainnya menyebutkan bahwa Nabi Ayyub pernah berperang melawan seorang raja. Raja tersebut memiliki kambing-kambing yang berada di wilayah kekuasaan Nabi Ayyub.

Karena menginginkan kambing-kambing itu, Nabi Ayyub disebut bersikap lunak terhadap raja tersebut dan akhirnya menghentikan peperangannya. Karena itulah ia kemudian mendapat ujian.(rep)

 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Umur Panjang tapi Sedikit Manfaatnya, Renungkan Nasihat Syekh Ibnu Athaillah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:48:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Nasihat Nabi Isa yang Diabadikan Para Ulama Turun Menurun, Pengingat Sepanjang Masa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:33:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam berbagai nasihatnya, Nabi.

Dakwatuna

Bagaimana Umar bin Abdul Aziz Berantas Korupsi Birokrasi? Ini 7 Langkah Briliannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:28:07 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:18:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.

Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Cuma Sampai 30 November, Jangan Lewatkan Program Pemutihan Denda Pajak di Riau
15 Oktober 2026
Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 12,9 Persen dan Solar 31,8 Persen di Riau
15 Oktober 2026
3.252 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 4 Titik
15 Oktober 2026
Umur Panjang tapi Sedikit Manfaatnya, Renungkan Nasihat Syekh Ibnu Athaillah
15 Oktober 2026
Riuh Desakan Pemakzulan, Pengamat: Putusan MK Produk Hukum, Bukan Politik
15 Oktober 2026
Koalisi Saudi Gempur Depot Bahan Bakar Houthi di Tiga Wilayah Yaman
15 Oktober 2026
Bupati Siak Perpanjang SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu, Dapat Gaji 13 dan THR
14 Oktober 2026
Kredit Fiktif Rp2,59 Miliar, Kejari Rohul Tahan Empat Pengurus Koperasi
14 Oktober 2026
Kemenhaj Riau Awasi Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara, Travel Tak Berizin Ikut Diperiksa
14 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Pemko Pekanbaru Terapkan PJJ Dua Hari
14 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Cuma Sampai 30 November, Jangan Lewatkan Program Pemutihan Denda Pajak di Riau
  • 2 Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 12,9 Persen dan Solar 31,8 Persen di Riau
  • 3 3.252 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 4 Titik
  • 4 Umur Panjang tapi Sedikit Manfaatnya, Renungkan Nasihat Syekh Ibnu Athaillah
  • 5 Riuh Desakan Pemakzulan, Pengamat: Putusan MK Produk Hukum, Bukan Politik
  • 6 Koalisi Saudi Gempur Depot Bahan Bakar Houthi di Tiga Wilayah Yaman
  • 7 Bupati Siak Perpanjang SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu, Dapat Gaji 13 dan THR

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com