• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1925 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4258 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4263 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4214 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4327 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Hadiah untuk Mukmin

Redaksi Radarpku

Sabtu, 09 Mei 2026 09:33:42 WIB
Cetak
Hadiah untuk Mukmin

RADARPEKANBARU.COM - Dasar beragama adalah iman. Ketika seseorang meyakini Allah adalah Tuhannya, malaikat itu ada, kitab Allah adalah benar, nabi dan rasul itu membawa risalah tauhid, hari kiamat adalah nyata, dan takdir baik dan buruk adalah keniscayaan, maka bibit iman sudah tertanam di dalam hatinya.

Allah berfirman dalam Alquran surah al-Mujadilah ayat ke-22. Artinya, "Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari Dia."

Ulama ahlus sunnah wal jamaah (aswaja) menjelaskan, orang beriman adalah mereka yang membenarkan rukun iman dalam hatinya. Lisan mereka menuturkan keyakinan tersebut, yaitu mereka berhujjah untuk menyebarluaskan, menguatkan, dan membela iman, saat 'diserang' golongan anti-iman. Kemudian orang beriman itu, seluruh organ tubuhnya mengamalkan keyakinan tersebut (al-'amal bil jawarih).

Hati tersentuh dan menggerakkan anggota badan untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang diharamkan Allah. Orang yang beriman tidak mempermasalahkan, mengkritik, apalagi sampai menghujat larangan tersebut.

Orang beriman yakin bahwa yang gaib, sebagaimana dijelaskan dalam enam rukun iman, adalah benar ada, mendirikan shalat, dan menginfakkan harta (QS al-Baqarah: 3). Ini berarti pandangan orang beriman itu tidak mudah dibohongi oleh apa yang sekadar kasat mata, karena ada inspirasi batin yang menguatkan gerak langkahnya.

Ada banyak ayat Alquran yang menyebut kata iman. Jumlah kata tersebut diulang hingga 877 kali, dari total ada 77.449 kata dalam Alquran.

Sejumlah hadis juga menjelaskan tentang orang beriman. Ada hadis yang menjelaskan, "Barang siapa mengimani Allah dan hari akhir maka harus memuliakan tamu" (HR Bukhari).

Di antara cara memuliakan tamu adalah menyambut mereka dengan busana yang rapi. Kemudian menyuguhkan minuman, meski sekadar air putih, dan makanan, meski hanya sepotong roti.

Ada juga hadis yang menjelaskan, "Tidaklah seseorang beriman hingga dia mencintai orang lain seperti mencintai dirinya sendiri." (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam hal ini Rasulullah SAW menekankan umatnya untuk tidak egois, bahwa orang beriman harus mencintai orang lain seperti dia mencintai diri sendiri. Jika membagi beras, maka bagilah beras yang dimakan sehari-hari, bukan yang kualitasnya lebih rendah.

Kalau memberikan pakaian, maka sedekahkanlah pakaian yang kualitasnya sama dengan yang dipakai sehari-hari, bukan yang lebih buruk, apalagi yang sudah rusak.

Ada banyak lagi hadis yang menjelaskan tentang iman. Ini belum termasuk perkataan sahabat dan ibrah orang-orang saleh tentang iman yang berlimpah. Ini menandakan iman adalah permasalahan serius dan harus menjadi perhatian. Kalau beriman harus sungguh-sungguh.

Hati-hati dalam beriman. Jangan bermain-main dengan iman. Jaga iman. Jangan sampai iman rusak. Begitulah pesan yang tersirat di balik penyebutan dan penjelasan tentang iman.

Iman itu, kalau sudah tertanam di hati, dan diamalkan atau ditirakatkan dengan ibadah, termasuk zikir, akan mengakar kuat di hati. Iman semacam itu akan menghapus prasangka buruk terhadap Allah, meski hidup sedang dilanda musibah dan keterpurukan.

Hidup dalam keadaan serba terbatas pun, kalau di hati sudah ada iman, maka akan dijalani dengan syukur, bukan merasa kurang, akan dijalani dengan memuji Allah, bukan dengan menyalahkan orang lain, akan dijalani dengan optimisme, yakin sepenuhnya kepada Allah, tanpa sedikit pun meragukan-Nya.

Meski dibakar, para korban ashabul ukhdud tetap dalam tauhid (QS al-Buruj: 4-8). Meski disiksa habis-habisan oleh Abu Jahal, Sumayyah binti Khayyat tak berpaling dari Allah, dia keukeuh menjadi Mukmin.

man tak tergantikan, meski dengan seberat-beratnya emas dan segala perhiasan mewah. Bahkan seandainya seluruh alam semesta ini adalah permata, tetap tak bisa menggantikan kenikmatan iman di dalam hati.

Imam Hasan al-Bashri menjelaskan, dua hadiah dari Allah untuk orang beriman. Pertama, hal yang sudah diketahui banyak orang, yaitu surga, tempat penuh kenikmatan, yang di dalamnya mengalir sungai indah.

Hadiah yang kedua, hal yang sederhana tapi maknanya mendalam, adalah ketenangan hidup. Orang beriman akan santai menjalani hidup. Meski ada orang yang berlomba-lomba melakukan suap (risywah), mencuri uang rakyat demi kepuasan lahiriah, memakan saudara sendiri, menzalimi orang lain demi harta dunia, dan mencaci maki agama dengan sekularisme dan liberalisme, orang beriman tak akan goyah.

Hidupnya tenang dalam ketaatan kepada Allah dan Rasulullah. Bahkan ketenangannya memancarkan cahaya yang juga menenangkan orang-orang sekitarnya, sehingga banyak orang terlindungi dari keburukan.

Di tengah kehidupan yang serba materialistis ini, mari bersama-sama meningkatkan ibadah. Tambah lagi kekhusyuan shalat, tambah lagi keikhlasan bersedekah, seringkan lagi puasa, giatkan lagi berzikir sepenuh hati.

Luangkan waktu, khususnya sepertiga malam untuk beribadah shalat dan zikir. Ini akan membuat diri kita semakin mengingat Allah. Dengan mengingat Allah, maka Allah akan mengingat kita, sehingga diri ini selalu dalam perlindungan-Nya dari segala macam keburukan hidup.(rep)

 



 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

Dakwatuna

Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam

Jumat, 25 September 2026 - 09:46:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .

Dakwatuna

Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini

Kamis, 24 September 2026 - 09:03:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.

Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Rabu, 23 September 2026 - 08:26:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Allah Menciptakan Kejahatan dan Dosa di Alam Semesta?

Selasa, 22 September 2026 - 10:20:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya hikmah Allah Yang .

Dakwatuna

Pendapat Nabi Muhammad soal Orang Beriman yang Berbohong

Senin, 21 September 2026 - 11:09:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam sebuah kesempatan, salah seorang sahabat bertanya ke .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
26 September 2026
Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
26 September 2026
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
25 September 2026
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
25 September 2026
PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta
25 September 2026
34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay
25 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
  • 2 Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
  • 3 4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
  • 4 Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
  • 5 Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
  • 6 Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
  • 7 Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com