• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2351 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2291 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2321 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2287 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2297 Kali

  • Home
  • Politik

Warisan Dosa Tata Kelola Hutan Era Jokowi–Siti Nurbaya Ketika Pusat Lepas Tangan, Daerah Menanggung Konflik

Redaksi Radarpku

Kamis, 22 Januari 2026 12:26:31 WIB
Cetak
Warisan Dosa Tata Kelola Hutan Era Jokowi–Siti Nurbaya Ketika Pusat Lepas Tangan, Daerah Menanggung Konflik
Polda Riau gelar konferensi pers penangkapan sembilan orang yang diduga terlibat perusakan fasilitas satgas dan praktik perambahan kawasan TNTN

Pemerintah pusat perlu berhati-hati agar tidak kembali mencuci tangan atas kegagalannya sendiri dalam menjaga kawasan hutan konservasi. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kawasan konservasi yang benar-benar terlindungi kini hanya tersisa sebagian kecil. Pada saat yang sama, kewenangan untuk mengubah kawasan hutan menjadi berbagai bentuk izin usaha sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

Ironinya, ketika kebijakan tersebut memicu konflik tenurial, beban penyelesaiannya justru dilimpahkan kepada pemerintah daerah. Daerah dipaksa menghadapi dampak sosial, ekonomi, bahkan keamanan, dari keputusan yang dirumuskan jauh dari realitas tapak. Pola ini bukan fenomena baru, melainkan skenario lama yang terus berulang dalam tata kelola kehutanan nasional.

Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, pola ini dijalankan secara sistematis. Pemerintah pusat menetapkan kebijakan perizinan dan penataan kawasan, sementara pemerintah daerah harus menanggung konsekuensinya. Di Riau, misalnya, daerah dibebani tanggung jawab sosial untuk menangani warga dan pekerja kebun sawit yang terlanjur bermukim dan menggantungkan hidup di kawasan konservasi seperti Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Sebagai jalan keluar, pemerintah mendorong skema perhutanan sosial, termasuk Hutan Kemasyarakatan (HKM) dan Persetujuan Sosial (PS). Namun, dalam praktiknya, skema tersebut kerap dinilai lebih bersifat administratif daripada substantif. Program yang seharusnya menjadi solusi konflik justru sering berfungsi sebagai pintu pencairan anggaran, tanpa menyentuh akar persoalan tenurial yang kompleks dan berlapis.

Hingga hari ini, banyak izin PS di Riau berhenti pada selembar Surat Keputusan (SK). Dokumen tersebut dipamerkan dalam berbagai forum, namun tidak pernah benar-benar operasional. Tidak ada kepastian usaha, tidak ada kepastian pengelolaan lahan, dan pada akhirnya tidak ada peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagaimana yang dijanjikan.

Lebih jauh, skema PS dan HKM bahkan berpotensi melahirkan konflik baru. Banyak penguasa tapak atau pengelola lahan yang secara faktual telah lama berada di lokasi justru tidak tercantum dalam daftar penerima izin. Ketika legitimasi sosial diabaikan, konflik horizontal di tingkat masyarakat menjadi sulit dihindari.

Kondisi ini mencerminkan kegagalan mendasar dalam tata kelola kehutanan nasional. Negara terlalu sibuk mengatur dari balik meja, tetapi abai terhadap realitas sosial di lapangan. Regulasi diproduksi secara masif, namun implementasi minim. Pemerintah daerah menjadi sasaran kemarahan publik, sementara pemerintah pusat berlindung di balik dalih kewenangan normatif dan prosedural.

Warisan kebijakan kehutanan di era Jokowi–Siti Nurbaya patut dicatat sebagai dosa tata kelola. Kawasan konservasi terdegradasi, konflik tenurial kian berlapis, dan kepercayaan masyarakat terhadap negara terus terkikis. Semua itu terjadi atas nama legalitas, perizinan, dan program yang tidak pernah benar-benar hidup di lapangan.

Pada akhirnya, jargon keberpihakan pada lingkungan dan rakyat kecil terdengar nyaring di pusat kekuasaan, tetapi hampa di tapak. Daerah menanggung beban, rakyat menanggung risiko, sementara para pengambil kebijakan tetap dapat berkata: semua sudah sesuai prosedur.

Oleh Ir. Arief Despensary, M.Sc.
(Pengamat kehutanan/Warga Riau)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Politik

PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa

Selasa, 09 Juni 2026 - 10:37:04 WIB

PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.

Politik

HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi

Senin, 08 Juni 2026 - 07:44:49 WIB

PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.

Politik

AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat

Ahad, 07 Juni 2026 - 22:48:25 WIB

PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.

Politik

PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:32:59 WIB

PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .

Politik

Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:23:31 WIB

PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.

Politik

Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:21:58 WIB

PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sebanyak 3.091 Jemaah Haji Riau Telah Kembali ke Tanah Air
12 Juni 2026
Enam Tahanan Kabur dari Mobil Kejari Pekanbaru, Empat Berhasil Ditangkap
12 Juni 2026
Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim
12 Juni 2026
Tiga Perang Besar yang Membentuk Peradaban Islam Setelah Rasulullah Wafat
12 Juni 2026
Netanyahu Sebut Erdogan Diktator Anti-Semit yang Tak Berhak Menggurui Israel
12 Juni 2026
Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Bukti Lemahnya Keberpihakan Pemerintah
12 Juni 2026
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
11 Juni 2026
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
11 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
11 Juni 2026
Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sebanyak 3.091 Jemaah Haji Riau Telah Kembali ke Tanah Air
  • 2 Enam Tahanan Kabur dari Mobil Kejari Pekanbaru, Empat Berhasil Ditangkap
  • 3 Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim
  • 4 Tiga Perang Besar yang Membentuk Peradaban Islam Setelah Rasulullah Wafat
  • 5 Netanyahu Sebut Erdogan Diktator Anti-Semit yang Tak Berhak Menggurui Israel
  • 6 Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Bukti Lemahnya Keberpihakan Pemerintah
  • 7 Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com