Hak Jawab Zulia Dharma, tegaskan isu perselingkuhan adalah HOAX
Pekanbaru--Meluruskan viralnya artikel tuduhan dugaan perselingkuhan pejabat inisial ZD di Kampar yang dimuat di portal radarpekanbaru.com, Kadis PTSP Kampar Zulia Dharma berikan klarifikasi.
Bahwa pejabat ZD yang dimaksud mengarah kepada dirinya karena jelas di cantumkan Kadis PTSP tempatnya berkantor dan menjabat, artikel tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.
Sebagai pribadi saya menyatakan keberatan dan mengajukan hak jawab dan hak koreksi yang diatur dalam Pasal 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Hal ini disampaikan Kadis PTSP Kampar, Zulia Dharma turut didampingi tokoh LBH Pers Riau Alhendri Tanjung yang juga pengacara kondang saat ditemui Jumat (01/12/2023) di Pekanbaru.
Menurut Zulia Dharma isu perselingkuhan dirinya dengan istri pengusaha toko bagunan Bangkinang sama sekali tidak benar merupakan fitnah keji yang sama sekali saya tidak pernah kenal siapa wanitanya namun dibuat seolah olah pernah terjadi.
Zulia menilai artikel tersebut diduga tidak mematuhi prinsip-prinsip berimbang. "Padahal keseimbangan dan kebenaran informasi adalah aspek kritis dalam menjaga integritas media" katanya.
Lebih lanjut Zulia bahwa dampaknya saja secara pribadi maupun bisa meruncing pada keluarga dan pekerjaan.
Artinya pemberitaan yang tidak akurat merugikan dan menciptakan ketegangan dalam hubungan keluarga dan mengganggu suasana kerja.
"Namun saya beruntung istri tetap bersabar dan tidak mudah percaya dengan isu negatif dirinya faham bahwa sebagai pejabat suaminya akan rentan dalam gelombang dinamika pekerjaan, kepada istri saya ucapkan terimakasih atas kesabaran dan kebaikannya" tambah Zulia.
Bagi saya sebenarnya perlu meluruskan pemberitaan jangan sampai fitnah dibaca oleh anak anak saya, karena dampaknya menciptakan rasa malu yang mendalam dengan konsekuensi emosional dan sosial yang dapat merusak reputasi saya dan keluarga.
"Maka perlu saya tegaskan bahwa isu perselingkuhan ZD adalah hoax, tidak ada bukti" tegasnya.
Saya, sebagai individu wajar merasa kesal, karna tidak pernah dikonfirmasi atau dihubungi oleh pihak media sebelum pemberitaan tersebut dipublikasikan.
"Ada beberapa media, semua tak ada konfirmasi dengan saya secara langsung" katanya.
Meskipun demikian, saya memilih untuk memaafkan media dan para pihak yang terlibat dalam menyebarkan fitnah tersebut. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga semoga ada hikmahnya.
Terima kasih kepada media yang memberikan waktu bertabayun kepada saya. Ruang untuk klarifikasi adalah langkah positif dalam memastikan bahwa semua pihak terlibat dapat meberikan klarifikasi.
Proses bertabayun ini penting dalam menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalisme yang beretika. Pemberian ruang ini menjadi langkah awal menuju pemahaman yang lebih baik tentang kejadian sebenarnya.
Terima kasih kepada media yang mendengarkan suara saya. Semoga semangat transparansi dan tanggung jawab terus diterapkan dalam peliputan berita di masa depan terima kasih untuk waktu bertabayun. (*)
Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
PEKANBARU — Nama Gibra Hazell Alvaro menjadi salah satu atlet muda asal Riau y.
Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik
Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.
Voting Sengit di Musda SPS Aceh, Muktarrudin Menang Selisih Satu Suara
BANDA ACEH – Musyawarah Daerah (Musda) III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh berlangsung penuh.
SPS Riau Matangkan Persiapan Bimtek dan Rakerda di Kepri
PEKANBARU — Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mulai mempersiapkan pelaksanaan.
Sinergi Satgas TMMD dan Warga Permudah Pengerjaan Jalan Watuduwur–Kalibawang
Purworejo - Kerja sama yang solid antara Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 P.
Medan Berat Tak Halangi Semangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
Purworejo - Kondisi medan yang naik turun dan cukup menantang di Desa Watuduwur,.







.jpg)
