Pengamat: SBY Khawatir Sistem Proporsional Tertutup Hambat Proses Pemilu
"Pak SBY khawatir perubahan sistem politik yang tiba-tiba di tengah jalan akan dapat membuat persiapan pemilu jadi terhambat dan tidak optimal," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti,, Senin (20/2).
Selain SBY, delapan partai di parlemen sudah lebih dulu menolak sistem proporsional terbuka, setelah dimunculkan oleh sejumlah pihak yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.
Ray menyebut kekhawatiran itu terjadi bila Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menyetujui pemilu digelar dengan sistem proporsional tertutup.
"Kekhawatiran putusan MK yang akan mengubah sistem pemilu dari terbuka jadi tertutup memang begitu besar. Nuansa kekhawatiran ini bahkan telah menggerakan delapan parpol menyatakan penolakannya," tutur Ray.
"Sikap Pak SBY ini menguatkan pernyataan delapan parpol sebelumnya, tentu dengan bobot lebih kuat sebagai mantan Presiden Indonesia," tutupnya.(rml)
KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA
RADARPEKANBARU.COM - .
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah menyiapkan sejumlah .
Kapolri Suyudi Harus Tegas terhadap Dugaan Pelanggaran Hukum Jokowi
RADARPEKANBARU.COM - Pergantian Kapolri dari Jendera.
Deretan Pejabat Negara Dilantik Prabowo, Bahlil Rangkap Jadi Menko
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto meres.
KPK: Fasilitas Mewah Jimmy Masrin di Lapas Cibinong Rusak Efek Jera Pemidanaan
RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.








