• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2208 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4545 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4564 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4517 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4631 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Su’ul Khatimah Akibat Penyakit Hati

Redaksi Radarpku

Selasa, 25 Januari 2022 09:48:07 WIB
Cetak
Su’ul Khatimah Akibat Penyakit Hati
ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM - Hati yang bersih akan memudahkan seseorang untuk menghayati ilmu-ilmu agama. Seorang pembelajar boleh jadi memiliki daya tangkap kognitif yang di atas rata-rata. Namun, tanpa kemurnian kalbu, pengetahuan yang sampai pada nalarnya akan sia-sia belaka.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dalam setiap tubuh ada segumpal daging. Jika daging itu baik maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh itu. Ketahuilah, itu adalah kalbu.” (HR Bukhari Muslim).

Bahkan, para ahli psikologi Islam meyakini, hati merupakan penggerak segala yang ada dalam diri manusia, baik itu anggota badan, daya indera, maupun pikirannya.

Kisah berikut ini mengilustrasikan situasi ketika tingginya kemampuan kognitif tidak diiringi dengan ketulusan hati sebagai seorang berilmu. Tersebutlah pada masa lalu, seorang ulama besar menyambangi muridnya. Imam Fudhail bin Iyadh—demikian nama sang alim—sebelumnya mendapatkan kabar tentang kondisi seorang muridnya.

Imam Fudhail menaruh perasaan iba dan khawatir akan sakit yang diderita sang murid. Terlebih lagi, santri itu termasuk yang paling cerdas. Absennya pemuda itu dalam beberapa pekan terakhir di majelis tentu menjadi perhatian tersendiri bagi sang ulama Khurasan.

Setelah menempuh perjalanan, tibalah sang imam di kediaman santrinya itu. Betapa terkejutnya. Ternyata, sang murid sudah terkapar tak berdaya di atas ranjang. Melihat keadaannya itu, ulama dari Bani Tamimi tersebut meyakini satu hal, usia pemuda itu tidak lama lagi menemui ajal.

Di pengujung napas terakhirnya, murid tersebut masih mengenali wajah gurunya. Ia berupaya bangkit, tetapi tubuhnya begitu lemas. Sendi-sendi terasa berat untuk digerakkan.

Imam Fudhail pun mengisyaratkan agar muridnya tetap berbaring. Sejurus kemudian, ulama ini mengangkat kedua tangannya dan berdoa untuk kebaikan santrinya tersebut.

Setelah itu, ia duduk di sisi kepala pemuda itu dan membuka mushaf Alquran. Saat hendak membaca surah Yasin, tiba-tiba tangan Imam Fudhail dipegang muridnya. “Wahai Tuan Guru, janganlah engkau membacakan surah itu di dekatku,” katanya sambil menatap cemas.

Imam Fudhail menuruti begitu saja permintaan anak muda ini. Ia pun menaruh kembali mushaf Alquran ke dalam tasnya. Lantas, ulama tersebut bersiap membacakan zikir.

Pertama-tama, sang imam menggumamkan tahlil, “Laa ilaaha illa Allah.” Kalimat tauhid itu diucapkannya secara perlahan, dengan harapan bahwa muridnya itu dapat ikut mengucapkan. Ternyata, pemuda yang sedang terbujur sakit itu kembali memegang tangan gurunya.

Imam Fudhail merasa, cengkeraman tangan muridnya itu cukup keras. Yang lebih mengejutkannya ialah, bibir remaja itu seakan-akan terkunci ketika akan melafalkan tahlil. Padahal, sebagai murid yang alim bacaan “Laa ilaaha illa Allah” tentu tidak asing di telinganya.

“Wahai Tuan Guru, hentikanlah zikirmu itu. Sungguh, aku tidak akan bisa membaca itu karena aku terbebas darinya,” ucap si santri dengan sisa-sisa tenaganya.

Sesaat kemudian, pemuda itu mengalami sakaratul maut hingga wafat. Imam Fudhail begitu sedih. Sebab, pada momen terakhir hidupnya sang murid justru menghindar dari mengucapkan “Laa ilaaha illa Allah.” Keadaan akhir hayatnya tak ubahnya su'ul khatimah.

Beberapa hari kemudian, Imam Fudhail bermimpi dalam tidurnya. Di mimpi itu, ia melihat muridnya yang meninggal itu diseret ke dalam api neraka. Maka ulama itu bertanya kepadanya, “Wahai muridku, mengapa nasibmu sampai seperti ini? Apa sebabnya Allah mencabut keberkahan ilmu darimu, padahal engkau termasuk santriku yang paling alim?”

Sang murid menjawab, “Ada beberapa dosa yang kulakukan, dan semua itu tidak pernah kuberitahukan sebelumnya kepada Tuan Guru.”

Dosa pertamanya ialah tipu muslihat. Sering kali pemuda itu semasa hidupnya memberi tahu kepada kawan-kawannya ilmu atau informasi yang berbeda dari apa-apa yang telah disampaikan Imam Fudhail dalam majelis.

Dosa kedua adalah dengki. Hatinya mudah disulut rasa iri saat melihat teman-temannya. Karena itu, dengan kepintarannya ia selalu berupaya menjatuhkan mereka sekalipun dengan cara-cara yang licik.

Dosa ketiga ialah minum khamar. Minuman keras yang mula-mula ditenggaknya berlabel obat. Itu bermula dari keadaan dirinya yang dilanda sakit keras. “Aku menanyakan perihal penyakitku kepada seorang tabib. Lalu, tabib itu menyuruhku untuk meminum arak agar penyakit itu diangkat dari tubuhku,” katanya kepada sang guru.

Semua dosa itu dilakukan karena luputnya hati dari mengingat Allah. Maka tidaklah berguna kecerdasan apabila tidak ditopang dengan bersihnya kalbu. Seorang penipu akan menggunakan kemampuan akalnya untuk menjerumuskan orang lain.

Seorang pendengki akan selalu memikirkan cara agar nikmat orang lain hilang dan berganti kesengsaraan. Akibat tidak sabar dalam menghadapi penyakit, seorang alim dapat gelap mata sehingga ringan saja mengonsumsi barang yang haram.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:18:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.

Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
12 Oktober 2026
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
12 Oktober 2026
Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
12 Oktober 2026
Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
12 Oktober 2026
Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
12 Oktober 2026
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
  • 2 Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
  • 3 Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
  • 4 Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
  • 5 Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
  • 6 Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
  • 7 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com