• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2210 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4547 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4566 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4521 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4633 Kali

  • Home
  • Internasional

Biden Larang Pejabat Nikaragua ke AS, Termasuk Presiden

Redaksi Radarpku

Rabu, 17 November 2021 10:31:33 WIB
Cetak
Biden Larang Pejabat Nikaragua ke AS, Termasuk Presiden

WASHINGTON -- Presiden Joe Biden pada Selasa (16/11) melarang anggota Pemerintah Nikaragua memasuki Amerika Serikat. Larangan ini sebagai tanggapan atas dugaan kecurangan dalam pemilihan presiden Nikaragua yang kembali dimenangkan oleh Daniel Ortega untuk masa jabatan keempat.

Larangan tersebut berlaku untuk semua pejabat Nikaragua, termasuk Ortega dan istrinya yaitu Wakil Presiden Rosario Murillo. Selain itu, larangan memasuki AS juga berlaku bagi anggota pasukan keamanan, hakim, wali kota, dan mereka yang dianggap merusak demokrasi di Nikaragua. “Tindakan represif dari pemerintah Ortega dan mereka yang mendukungnya, memaksa Amerika Serikat untuk bertindak,” kata Biden.

Biden membuat keputusan tersebut sehari setelah Amerika Serikat, Inggris dan Kanada memberlakukan sanksi yang menargetkan pejabat Nikaragua. Sanksi ini merupakan tanggapan bersama dugaan kecurangan dalam pemilihan presiden yang digelar pada 7 November lalu. Mereka mengambil tindakan setelah Ortega terpilih kembali untuk masa jabatan keempat berturut-turut. Ortega memenjarakan saingan politiknya dan menindak media yang kritis.

Ortega, seorang mantan pemimpin gerilya Marxis. Dia telah mencemooh para pengkritiknya di AS dan menyebutnya sebagai “imperialis Yankee”. Dia menuduh para kritikus itumencoba merusak proses pemilihan di Nikaragua, Kuba, Venezuela dan Rusia.

Sebelumnya, AS di bawah kepemimpinan mantan Presiden Donald Trump pernah menjatuhkan sanksi kepada Ortega. Mulai dari pembekuan aset, dan larangan perjalanan terhadap pejabat Nikaragua. Namun sanksi tersebut tak dapat menghalangi Ortega untuk tetap berjaya dan berkuasa. Para analis skeptis apakah tindakan baru AS akan berdampak banyak pada Ortega.

Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) mengadopsi resolusi yang mengatakan, pemilihan presiden di Nikaragua tidak memiliki legitimasi demokratis. Dua puluh lima negara memberikan dukungan dan tujuh negara abstain, termasuk Meksiko, Honduras dan Bolivia.

Biden mengatakan, dia telah melarang masuknya semua orang yang merumuskan, menerapkan atau mendapat manfaat dari kebijakan atau tindakan yang merusak atau melukai lembaga demokrasi atau menghalangi kembalinya demokrasi di Nikaragua.
Biden juga melarang anggota keluarga para pejabat memasuki Amerika Serikat.

"Mereka telah melecehkan orang untuk memajukan agenda otoriter pemerintah Ortega, dan mengarahkan kekerasan terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi. Pengadilan membantu dan bersekongkol untuk melakukan penangkapan bermotif politik," kata Biden.

Para pejabat AS mengatakan bahwa, pemerintah sedang menyusun sanksi lebih lanjut. Pemerintah akan menggunakan ketentuan lain dalam RENACER Act yang ditandatangani presiden minggu lalu untuk lebih meningkatkan tekanan pada Ortega.

Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Belahan Barat Brian Nichols,  mengatakan kepada subkomite House of Representative bahwa pemerintah akan berusaha untuk mencegah Nikaragua memperoleh dana dari lembaga keuangan internasional.

RENACER Act juga mengharuskan pemerintah AS melaporkan dugaan korupsi oleh keluarga Ortega, dan menyerukan peninjauan partisipasi Nikaragua dalam Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Tengah, yang memberikan perlakuan istimewa untuk ekspor ke Amerika Serikat.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:10:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
12 Oktober 2026
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
12 Oktober 2026
Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
12 Oktober 2026
Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
12 Oktober 2026
Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
12 Oktober 2026
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
  • 2 Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
  • 3 Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
  • 4 Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
  • 5 Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
  • 6 Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
  • 7 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com