GALERI FOTO --- Tanyakan Capaian PAD Pekanbaru Semasa Pandemi
Komisi II DPRD Pekanbaru Hearing dengan Bapenda dan Dishubkominfo Pekanbaru
RADARPEKANBARU.COM - Banyaknya persoalan yang dikeluhkan masyarakat yang masuk ke DPRD Kota Pekanbaru terkait membengkaknya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di kantor Pajak dan juga mempertanyakan soal retribusi di Pekanbaru maka Komisi II melakukan hearing dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru Selasa (11/8).

Tanya jawab antara anggota komisi II dan OPD yang hadir
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Sabarudi mengaku banyaknya laporan masyarakat yang mengeluhkan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) membengkak sehingga masyarakat yang ekonomi rendah merasa kesulitan membayarnya. Bahkan ada masyarakat yang sudah membayar namun dianggap tidak membayar dan disertai dengan pembengkakan pembayaran.

Suasana Hearing Komisi II bersama Bapenda dan Dishub kota Pekanbaru
" Ini kan yang menjadi persoalan bagi masyarakat. Apalagi masyarakat memiliki tanah dari warisan dan secara ekonomi kebanyakan tidak mampu sehingga mereka tidak sanggup membayarnya. Untuk itu perlu solusi terhadap persoalan ini," kata Sabarudi.
Sabarudi juga telah mendapati solusi terkait persoalan masyarkat ini dari hearing yang dilakukan. " Alhamdulillah Bapenda mberikan keringanan kepada masyarakat tidak mampu yang persentasenya hingga 75 persen," jelasnya.

Anggota Komisi II Sabarudi (baju batik kuning) saat bertanya kepada Kaban Bapenda terkait permasalahan PBB
Politi PKS ini juga menjelaskan dipanggilnya Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) terkait retribusi. Bahwa masalah retribusi ini persoalan yang sudah lama dan tidak selesai-selesai. Maka diminta dipriode dewan saat ini masalah retribusi ini selesai.

Wakil ketua Komisi II Hj Arwinda yang hadir dalam rapat dengar pendapat
" Bagaimana caranya? Kita akan suport dari DPRD. Caranya tadi (saat hearing) dijelaskan dengan digitalisasi retribusi. Sehingga retribusi perparkiran kita akan dikelola dengan profesional," papar Sabarudi.

Para OPD yang hadir saat hearing bersama komisi II
Sementara itu, Kepala Bapenda Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengungkap hasil hearing membahas capaian dan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama dalam sektor pajak. Dimana dalam masa pandemi PAD kota pekanbaru mengalami penurunan. Sementara untuk capaian PAD saat ini sudah mencapai Rp300 miliar lebih.
"Masih ada sisa waktu, dan masih bisa kita kejar," pungkas Ami. (***)
Kadishub Siak Ditahan 20 Hari, Polisi Ungkap Modus Permintaan Uang Proyek
Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Siak.
Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
RADARPEKANBARU.COM - Penanganan persoalan pertanahan.
Bus Sekolah Gratis Mulai Beroperasi, Layani Pelajar di Tujuh Sekolah
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota.
Mahasiswa FBN UNRI Gandeng Waste Station Resmikan Bank Sampah di Tangkerang Tengah
RADARPEKANBARU.COM - Ko.
Pemprov Riau dan Kementerian ATR/BPN Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah Ulayat
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau meneri.
Petani Sawit Riau Soroti Laba Agrinas Rp27,9 Miliar, Minta KPK Lakukan Pemeriksaan
RADARPEKANBARU.COM - Laba bersih PT Agrinas Palma Nu.








