Dampak Maksiat: Merusak Akal
RADARPEKANBARU.COM -- Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalam kitabnya yang berjudul Ad-Da' u wa ad- Dawa' (Terapi Penyakit Hati) mengatakan, di antara dampak maksiat adalah merusak akal. Sungguh, akal memiliki cahaya, sedangkan maksiat pasti memadamkan cahayanya. Jika cahaya tersebut padam, niscaya kemampuan akal pun berkurang dan melemah.
Sebagian Salaf berkata: "Tidaklah seseorang bermaksiat kepada Allah melainkan akalnya hilang." Hal ini sangat jelas karena apabila akal seseorang sehat, pasti ia akan mencegah pelaku maksiat dari maksiatnya. Akalnya akan menyadarkannya bahwa dia berada dalam genggaman Rabb, di bawah kekuasaan-Nya, di dalam negeri dan bumi-Nya, diawasi oleh Allah, dan para Malaikat melihat serta bertindak sebagai saksinya.
Peringatan al-Qur-an, iman, kematian, dan Neraka akan mencegahnya dari bermaksiat. Kebaikan dunia dan akhirat yang dihilangkannya akibat maksiat berkali-kali lipat lebih banyak dibandingkan kesenangan dan kelezatan maksiat tersebut. Apakah pemilik akal yang waras akan meremehkan semua ini?(rep)
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
RADARPEKANBARU.COM - Ketika suatu wilayah dila.
Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
RADARPEKANBARU.COM - Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsy.
Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan
RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu masa, seorang raja m.








