• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2186 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4528 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4549 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4500 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4613 Kali

  • Home
  • Nasional

Awal Suram Periode Kedua

Redaksi Radarpku

Senin, 21 Oktober 2019 10:30:59 WIB
Cetak
Awal Suram Periode Kedua

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Joko Widodo memasuki periode kedua pemerintahannya dalam cuaca kelabu. Kondisi global dan efek beberapa kebijakannya membuat pertumbuhan ekonomi jauh di bawah janji lima tahun lalu, yakni minimal 7 persen. Tanda-tanda perbaikan ekonomi hingga kini belum terlihat. Praktik demokrasi di bawah pemerintahannya pun terkesan bergerak mundur. Di akhir periode pertamanya, ia menyetujui sejumlah aturan berkualitas buruk, di antaranya revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi yang bisa melemahkan komisi antikorupsi.

 

Pelantikan Jokowi, yang kini berpasangan dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, juga dibayangi kekhawatiran bakal melemahnya mekanisme kontrol pada lima tahun ke depan. Penyebabnya, Jokowi ada kemungkinan bakal membangun koalisi besar, termasuk merangkul kubu pesaingnya pada pemilihan presiden lalu. Ia tampaknya tak cukup percaya diri dengan kekuatan koalisi pendukungnya di Dewan Perwakilan Rakyat: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai NasDem, dan Partai Persatuan Pembangunan. Ia bakal membangun mayoritas mutlak, jika memasukkan Partai Gerindra dan Partai Demokrat-juga Partai Amanat Nasional-ke pemerintahannya. Praktis, kekuatan oposisi hanya menyisakan Partai Keadilan Sejahtera.

 

Kekuatan mutlak di tangan Jokowi ini jelas merugikan masyarakat banyak. Mekanisme kontrol, yang akan memastikan pemerintah bertindak tepat dalam mengambil kebijakan-kebijakan publik, tak akan benar-benar bisa dilakukan. Ia mungkin akan menjalankan pemerintahannya tanpa "kegaduhan", sepi dari kritik dan pertentangan di Parlemen. Ia akan lebih leluasa mengegolkan anggaran dan berbagai rancangan undang-undang. Tapi kualitas aturan hukum yang disusun dalam kondisi seperti ini jelas tidak bisa diharapkan.

 

Publik akan menilai arah kebijakan periode kedua pemerintahan Jokowi pada hari ini, ketika ia mengumumkan susunan kabinetnya. Penempatan orang-orang yang tidak tepat pada bidangnya akan mengirim sinyal negatif. Apalagi jika sebagian besar kursi menteri diisi perwakilan-perwakilan partai politik. Jelas, nama-nama yang ditunjuk Jokowi juga akan menggambarkan koalisi seperti apa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf ini.

 

Jokowi perlu diingatkan sekali lagi bahwa koalisi besar tidak menjamin "kestabilan" yang ia inginkan. Pengalaman pemerintahan periode kedua Susilo Bambang Yudhoyono menunjukkan hal itu. Pada 2009-2014, Yudhoyono merangkul banyak partai ke pemerintahan. Kenyataannya, partai-partai itu juga bertindak layaknya oposisi di Dewan Perwakilan Rakyat. Alih-alih memperkuat pemerintahan, mereka lebih berfokus dan berlomba-lomba menyiapkan kompetisi politik lima tahun berikutnya. Mereka sering kali justru berjalan beriringan untuk menggerogoti uang negara. Hal ini terbukti dalam berbagai perkara korupsi yang melibatkan anggota DPR dari banyak partai politik.

 

Di tengah kemungkinan mekanisme kontrol yang melemah di Senayan, publik perlu menyiapkan diri untuk mengambil alih fungsi itu. Perlawanan damai melalui demonstrasi bisa dilakukan untuk melawan kebijakan yang merugikan publik. Perlawanan perlu dilakukan untuk mencegah terciptanya kartel politik.(tmpo)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI

Jumat, 09 Oktober 2026 - 22:49:52 WIB

BATAM - Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mendorong perusahaan media beradaptas.

Nasional

Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:01:21 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

KPU dan DPR Didesak Tindak Lanjuti Putusan MK soal Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:21:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:22:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah menyiapkan sejumlah .

Nasional

Kapolri Suyudi Harus Tegas terhadap Dugaan Pelanggaran Hukum Jokowi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:20:32 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pergantian Kapolri dari Jendera.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 2 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 3 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 4 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 5 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 6 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
  • 7 SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com