• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2161 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4504 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4522 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4477 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4585 Kali

  • Home
  • Internasional

Taliban Serang Kompleks Militer Afghanistan, Ratusan Tewas

Redaksi Radarpku

Selasa, 22 Januari 2019 09:22:46 WIB
Cetak
Taliban Serang Kompleks Militer Afghanistan, Ratusan Tewas

RADARPEKANBARU.COM.Taliban kembali melancarkan serangan besar-besarannya di komplek militer Afghanistan di Provinsi Wardak Tengah. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 100 orang. Insiden di kompleks Direktorat Keamanan Nasional (NDS) Afghanistan pada Senin (21/1) pagi waktu setempat merupakan serangan terbaru dalam beberapa bulan terakhir oleh Taliban.

 

Taliban kini menguasai kurang lebih setengah dari Afghanistan. Pihak berwenang Afghanistan mengatakan, serangan dimulai Senin pagi, ketika sebuah kendaraan Humvee buatan Amerika Serikat (AS) yang dikendarai Taliban masuk ke kompleks dan meledak. Pasukan Taliban bersenjata juga melepaskan tembakan, sebelum dibunuh oleh pasukan keamanan.

 

"Pagi ini, sekitar jam 7 pagi, Humvee memasuki blok NDS di kota. Sekitar 150 personil NDS ada di kompleks pada saat serangan. Humvee meledak tepat setelah memasuki kompleks. Bangunan itu benar-benar runtuh," ujar anggota dewan Provinsi, Hussein Ali seperti dilansir Guardian, Selasa (22/1).

 

Para pejabat pemerintahan Afghanistan yang meminta dianonimkan mengungkapkan perbedaan pada jumlah korban tewas. Satu mengatakan bisa mencapai 126 orang dan lainnya mengatakan lebih banyak lagi yang diduga terluka dan tewas. "Delapan pasukan khusus termasuk di antaranya yang tewas," kata seorang anggota senior kementerian pertahanan Kabul.

 

Sementara seorang pejabat dari Kementerian Kesehatan Afghanistan mengatakan total korban tewas dan terluka sekitar 140 orang. Pihak NDS mengatakan, 50 orang terbunuh dan terluka.

 

Juru Bicara Gubernur Maidan Wardak, Abdurrahman Mangal mengatakan, 12 orang tewas dan 12 lainnya luka-luka ketika bom mobil meledak di dekat unit pasukan khusus Afghanistan. Sementara seorang anggota dewan provinsi Maidan Wardak, Sharif Hotak mengatakan, dia melihat 35 jenazah personel pasukan Afghanistan di rumah sakit.

 

"Dan banyak lagi yang terbunuh. Beberapa mayat diangkut ke Kabul dan yang terluka dipindahkan ke rumah sakit Kabul," ujarnya. Menurutnya, pemerintah menyembunyikan jumlah korban akurat untuk mencegah penurunan lebih lanjut moral pasukan Afghanistan.

 

Namun, pihak pemerintah di Maidan Wardak dan Kabul menolak berkomentar ketika ditanya apakah mereka mengaburkan jumlah korban tewas atau tidak. Dua pejabat senior di kementerian dalam negeri mengatakan, akurasi jumlah korban tidak diungkapkan untuk mencegah kerusuhan di dalam angkatan bersenjata.

 

"Saya telah diberitahu untuk tidak membuat angka kematian publik. Sangat frustasi menyembunyikan fakta," kata seorang pejabat senior kementerian dalam negeri di Kabul yang meminta tak disebut namanya. Kantor kepresidenan Ashraf Ghani membuat pernyataan bahwa musuh negara telah melakukan serangan terhadap personel NDS di Maidan Shahr. Ghani pun memerintahkan para pejabat untuk menyelidiki serangan ini.

 

"Mereka membunuh dan melukai sejumlah putra kami yang terkasih dan jujur," katanya. Pernyataan dari Kantor Kepresidenan pun menyebutkan kelompok teroris dan pendukung asing tidak dapat melemahkan moral tinggi pasukan keamanan Afghanistan. "Pasukan dan pertahanan kita yang berani, karena mereka memiliki keinginan besar untuk menekan teroris," tambahnya.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Afghanistan telah berhenti mengeluarkan angka-angka korban dengan terperinci. Tahun lalu, Ghani mengatakan 28 ribu perwira polisi dan tentara Afghanistan telah terbunuh sejak 2015. Militan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Juru bicara kelompok ISIS Zabiullah Mujahid mengklaim telah membunuh 190 orang.

 

Pekan lalu, para pejuang Taliban meledakkan sebuah bom mobil di luar kompleks yang sangat dibentengi di Kabul sehingga menewaskan sedikitnya lima orang. Bom mobil itu juga melukai lebih dari 110 warga Afghanistan dan ekspatriat. Beberapa analis berpendapat, peningkatan intensitas serangan Taliban baru-baru ini merupkan taktik oleh kelompok itu guna mendapatkan keunggulan dalam pembicaraan yang tengah berlangsung dengan utusan AS dan Afghanistan.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:09:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
09 Oktober 2026
4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
09 Oktober 2026
Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
09 Oktober 2026
Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
09 Oktober 2026
400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
09 Oktober 2026
3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
08 Oktober 2026
Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
08 Oktober 2026
Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah
08 Oktober 2026
Mantan Sekda Kabupaten Masuk Pemko Pekanbaru, Eks Sekda Rohul Dilantik Jadi Sekretaris DPMPTSP
08 Oktober 2026
PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran
08 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wawako Pekanbaru Razia Hotel dan Wisma, 30 Orang Diamankan
  • 2 4.127 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Terbanyak Muncul di Sumsel
  • 3 Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
  • 4 Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
  • 5 400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan
  • 6 3 Pesawat Sempat Holding di Langit Riau, Akhirnya Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
  • 7 Hotspot Sumatra Melonjak 4.845 Titik, Riau Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com