Kanal

Kegiatan Pelatihan Beladiri Setukpa Polri Catak Para Polwan Terlatih

JAKARTA-Kegiatan pelatihan beladiri di Setukpa menjelang di laksanakannya pertandingan bela diri Kapolri Cup yang akan di laksanakan pada 20 s/d 23 Agustus 2015 di Hall Kelapa Gading Jakarta.

Siswa SIP Reg angkatan 44 Setukpa Lemdikpol  telah diminta untuk menampilkan peragaan bela diri. Bela diri yang akan di tampilkan yaitu bela diri Boxer Tarung Drajat asli dari Indonedia yang sejak tanggal  22 Januari 2013 resmi menjadi beladiri Polri hasil Wandiklat Polri di Serpong.   

Para Siswa telah melaksanakan pelatihan dengan serius. Apalagi mereka harus tampil di depan para pendekar beladiri Bhayangkara seluruh Indonesia. Penampilan yang prima dan sempurna tentu di tuntut untuk mereka tampilkan. Selesai belajar di kelas mereka langsung latihan bahkan di hari libur dan waktu pesiar mereka korbankan untuk latihan hingga larut malam.

Seolah waktu sangat pendek dan kurang bagi mereka. Itulah semangat anak muda untuk menampilkan yang terbaik bagi almamaternya Setukpa Lemdikpol. Yang menarik dari 29 anggota Tim beladiri Siswa SIP Reg angkatan 44 Setukpa Lemdikpol yang akan tampil kali ini ternyata tidak hanya Polki.

Ada setidaknya 4 (empat) Polwan yang jago beladiri. Mungkin bagi kita yang jarang latihan beladiri atau bahkan sudah lama tidak latihan bisa dihabisi dengan sekejap oleh para Polwan ini. Dengan sigap mereka memukul, menendang, membanting, menangkis dan bahkan mengunci lawan dengan cepat dan tepat hingga lawan tidak berkutik.

Dalam menyempurnakan sekaligus untuk memotivasi tim dan seluruh siswa serta dalam rangka lebih menguasai teknik dan taktik beladiri yang benar, maka Ka Setukpa Lemdikpol BJP Drs TUGAS DWI APRIYANTO telah memerintahkan tim pelatih beladiri untuk mengundang SANG GURU AA BOXER yaitu Bapak GH Achmad Drajat berasal dari Jawa Barat sebagai pendiri sekaligus Sang Guru Besar Tarung Drajat pada tanggal 5 Agustus 2015 yang lalu di Setukpa Lemdikpol di Sukabumi.

Dengan hidmat Sang Guru dan tim pelatih Tarung Drajat dari Pusat melihat dan memperhatikan para siswa memperagakan beladiri yang di gandrunginya.

Detak kagum Sang Guru akhirnya memuncak setelah para siswa Polki memperagakan kebolehannya baik peragaan perorangan, tim maupun ketika mereka di keroyok oleh lawan. Satu persatu lawan tumbang dimatras setelah mendapatkan pukulan dan kuncian.

Sang Guru Sontak Geleng - geleng kepala di ikuti tepuk tangan para penonton baik staf Lemdikpol maupun para siswa dan tamu undangan ketika melihat kepiawaian para Polwan. Mereka tidak tanggung - tanggung melawan sesama Polwan.

Tetapi satu Polwan di keroyok 4 Polki dan semua bisa di kalahkan. Sang Guru menyampaikan kebanggaannya terhadap tim beladiri siswa ini yang telah memperagakan dengan baik. Dan untuk menyempurnakan Sang Guru meminta satu siswa untuk tampil guna di berikan contoh bagaimana  dan untuk apa gerakan dalam beladiri Tarung Drajat itu sebenarnya. Terlihat sangat mudah dan sigap sekali Sang Guru memberi contoh.

Terlihat Pantas sekali di sebut sebagai Sang Guru karena di usia lebih dari 60 tahun pria yang tinggal di Bandung ini terlihat lincah dan bahkan mampu memberi contoh dengan sangat sempurna.

" Semoga peragaan yang akan di tampilkan nanti dapat lebih sempurna setelah mendapat koreksi dan masukan serta contoh langsung oleh Sang Guru. Dan yang terpenting adalah mereka bisa pergunakan ilmu bela dirinya untuk tugas mereka di lapangan kelak dalam memimpin anggota timnya untuk mengabdi kepada masyarakat dengan membela kebenaran dan melindungi yang lemah".Kata Ka Setukpa BJP Drs Tugas Dwi Apriyanto menyampaikan harapannya

"Semoga harapan pimpinan Polri dan masyarakat dapat mereka wujudkan. Amin."  tambah Tugas Dwi Apriyanto. (Ridwan)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER