Namun dengan tawakal tidak berarti umat pasrah begitu saja. Setiap umat harus tetap berusaha dengan cara bekerja dalam mencari rezeki. Dengan tawkal setiap umat justru harus berusaha sebaik-baiknya agar mendapatkan rezeki yang banyak dan juga diridhai oleh Allah.
Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya "Tawakal Jalan Menuju Keberhasilan dan Kebahagiaan Hakiki" mengatakan Allah telah menjamin rezeki bagi setiap manusia. Hal tersebut tertuang dalam firman-Nya surah Huud ayat 6:
Wa m? min d?bbatin fil-ar?i ill? ‘alall?hi rizquh? wa ya‘lamu mustaqarrah? wa mustauda‘ah?, kullun f? kit?bim mub?n(in).
Artinya: "Tidak satu pun hewan yang bergerak di atas bumi melainkan dijamin rezekinya oleh Allah. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya.350) Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauhulmahfuz)".
Firman Allah lainnya tentang jaminan rezeki Allah pada surah al-Ankabut ayat 60 yang berbunyi:
Wa ka'ayyim min d?bbatil l? ta?milu rizqah?, all?hu yarzuquh? wa iyy?kum, wa huwas-sam?‘ul-‘al?m(u).
Artinya: "Betapa banyak hewan bergerak yang tidak dapat mengusahakan rezekinya sendiri. Allahlah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
Oleh dari itu, kata Al-Qardhawi ketika manusia diperintahkan agar menginfakkan sebagian hartanya maka perlu dilakukan. Sebab Allah akan memberikan rezeki yang lebih baik dari apa yang telah diinfakkan.
Sebagaimana firman Allah Surah Saba' ayat 39:
Qul inna rabb? yabsu?ur-rizqa limay yasy?'u min ‘ib?dih? wa yaqdiru lah(?), wa m? anfaqtum min syai'in fahuwa yukhlifuh(?), wa huwa khairur-r?ziq?n(a).
Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya.” Suatu apa pun yang kamu infakkan pasti Dia akan menggantinya. Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.
Imam Al-Ghazali dalam Minhajul Abidin menyebut tawakal sebagai penawar dari susahnya mencari rezeki. Maka demikian tawakal memang sangat penting untuk selalu dipegang bagi setiap umat dalam mencari rezeki. Sebab Allah telah menjamin setiap rezeki masing-masing orang.(rep)