Insiden tragis ini terjadi pada Minggu pagi (5/3/2023), di mana para pelaku berhasil membawa kabur uang tunai senilai RP 100 juta. Sayangnya, seorang petugas pengisian uang dari Bank Panin mengalami luka serius setelah ditembak di bagian perut.
Kini, dua anggota TNI yang diduga terlibat dalam perampokan tersebut telah diamankan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Pekanbaru pada Minggu (12/5/2023). Satu orang adalah personel Yon Arhanud 13 Pekanbaru dengan inisial "E", dan satu lagi diduga anggota TNI dengan inisial "AW" yang berdinas di Jawa. Ada juga seorang sipil dengan inisial "YP" yang diamankan bersama mereka.
Kasi Intel Korem Letkol Arh Hadi Purwanto saat dikonfirmasi mengatakan kedua anggota TNI tersebut sedang diteliti oleh pihak Denpom untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka dalam kasus perampokan ini.(grc)