Pekanbaru --Kami berharap semua komponen dilibatkan dan jangan hanya main klaim sebagai Tim Independen Pemekaran Kabupaten Kota di Riau.
Demikian diungkapkan Khairul Azwar dt Tobek Godang, saat ditemui di Pekanbaru, kamis pagi.
Menurut Khairul Azwar terkesan ada sejumlah orang memgklaim sebagai tokoh pemekaran namun faktanya hanya jalan sendiri sendiri.
“Kami tidak kenal dengan Syamsul Rakan dan Nasirdey, mereka tidak mewakili rakyat Riau”katanya.
Lebih lanjut Khairul Azwar menilai bahwa gerakan ini tergesa-gesa tanpa tanpa memperhatikan aspirasi dan keinginan masyarakat luas.
“DOB Pekanbaru Barat urgent di perjuangkan, namun sampai saat ini tidak pernah di ajak oleh mereka, kalau begini caranya kita tidak mengakui mereka sebagai tim yang mewakili rakyat Riau ”katanya.
DOB Kabupaten Pekanbaru Barat
Kabupaten Pekanbaru Barat pecahan dari Kota Pekanbaru meliputi wilayah 4 (empat) Kecamatan, Kecamatan Bina Widya, Tuah Madani Payung Sekaki dan Marpoyan Damai.
Pemekaran ini merupakan langkah maju menuju Pekanbaru Barat yang sejahtera, dengan konsep Kabupaten bisnis dan pendidikan.
“Kita belajar dari jawabarat, ada Kota Bandung dan ada juga Kabupaten Bandung dua duanya sama sama berkembang, sehingga nantinya didukung oleh prasarana yang memadai dari program DAU dan DAK” kata Inisiator Kabupaten Pekanbaru Barat, Khairul Azwar dt Tobek Godang, didampingi Asnaldi politisi PDIP sekretaris pemekaran dan Ramadhan dewan pakar.
Menurut Khairul Azwar naskah akademik tengah dipersiapkan dan dukungan ninik mamak Lembaga Adat setempat mengingat dulunya wilayah ini merupakan Ulayat datuk Kenegrian Air Tiris dan Siak Hulu.
Temui Mendagri
Sebagaimana diketahui pihak yang mengklaim sebagai Tim Independenden pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau mengagendakan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk membahas wacana pemekaran kabupaten/kota di Riau yang kian bulat.
"Untuk Ketua Komisi II DPR RI dan Ketua DPD RI tinggal menunggu jadwal pertemuan, sejalan juga dengan Menteri Dalam Negeri. Nanti perjuangan ini kita minta turut dikawal legislator dan senator asal Riau," kata perwakilan inisiator Nasir Day Nurdin di Jakarta, Kamis (16/2/2023).
Nasir Day menjelaskan, perjuangan pemekaran kabupaten/kota Provinsi Riau telah memasuki tahapan puncak, di mana semua kalangan tokoh masyarakat Riau di hampir semua daerah di Riau telah menyamakan tekad terkait wacana yang lama tertunda.
"Dan sekarang kita minta semua legislator dan senator asal Riau menyatukan sikap, pandangan dan dukungan untuk wacana ini demi kemajuan Provinsi Riau dan demi masa depan anak cucu," katanya.
Harapannya, demikian Nasir Day, Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Ketua DPD RI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti serta Mendagri Tito Karnavian dapat untuk menyambut dan menerima para tokoh yang tergabung dalam Tim Independen Inisiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau.
Sebelumnya, Koordinator Tim Insependen Inisiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau, Syamsul Rakan Chaniago mengatakan, seluruh tokoh masyarakat dari berbagai wilayah kabupaten/kota telah sejalan dan sependapat untuk pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).
"Kita sudah ketemu dengan ketua dan seluruh anggota Komisi I DPRD Riau, para tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), para tokoh di Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), para tokoh masyarakat di sejumlah wilayah kabupaten/kota, Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.
"Pada intinya semua sepemahaman dan sepakat bahwa pembentukan DOB ini akan memberi dampak positif bagi percepatan pembangunan, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan rakyat," kata Syamsul Rakan.
Syamsul menjelaskan, saat ini ada sejumlah aspirasi masyarakat untuk pembentukan beberapa DOB, beberapa telah diwacanakan bahkan telah sampai ke program legislasi nasional (Prolegnas) sejak beberapa tahun silam.
"Dalam waktu dekat kita juga akan bertemu dengan Forkompinda, baik Kapolda Riau, Kajati Riau, dan Danrem 031/Wira Bima untuk membahas wacana ini," katanya. ***