Kanal

Petani Sawit Apresiasi Regulasi Penetapan Harga TBS di Riau

RADARPEKANBARU.COM - Ketua Umum DPP APKASINDO, Gulat Medali Emas Manurung mengatakan, salah satu regulasi sawit yang dikeluarkan pada zaman pemerintahan Gubernur Syamsuar telah memberikan dampak besar bagi kesejahteraan petani sawit.

Regulasi tersebut merupakan turunan dari Permentan 01 tahun 2018 tentang tataniaga penetapan harga TBS, dimana turunannya adalah Pergub nomor 77 tahun 2020.

"Petani sawit hutang budi pada Pak Syamsuar, karena di zamannya lahir turunan dari Permentan 01 tahun 2018 tentang taganiaga penetapan harga TBS, selama ini kan petani tidak ada regulasi yang melindungi. Setelah Pergub 77 tahun 2020 terbit di situ hari kebangkitan harga TBS petani sawit Riau dan itu diakui," kata Gulat saat menjadi narasumber di Rumpol yang digelar Bapilu Golkar Riau.

Dikatakannya, Syamsuar yang juga merupakan Politisi Golkar Riau itu juga telah memberikan kesempatan pada asosiasi petani sawit untuk mensosialisasikan percepatan replanting sawit masyarakat.

Tak hanya itu, pada periode Syamsuar ada peningkatan penerimanaan beasiswa kepada anak petani sawit.

"Jumlah anak petani yang dapatkan beasiswa BPD PKS dulu itu hanya 60 orang. Zaman Pak Syamsuar itu pada 2020 diberangkatkan 146, pada 2021, ada 192 anak petani miskin, anak tukang dodos sawit, anak media pemerhati sawit dikuliahkan di enam kampus terbaik di Indonesja," ujarnya.

Lebih jauh, kata Gulat, jika Golkar ingin terus berjaya di helat politik di Riau, maka harus bisa mengambil suara salah satunya dari para petani sawit.(ckc)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER