Kanal

Tobat Hakiki

RADARPEKANBARU - Ali RA pernah ditanya tentang hakikat tobat, beliau menjawab, hakikat tobat ada dalam enam hal: menyesali dosa-dosa masa lalu, meng-qadha (menunaikan) kewajiban, mengembalikan hak orang lain, meminta maaf dan memaafkan kesalahan orang lain, memantapkan hati untuk tidak melakukan dosa yang pernah dilakukan, membiasakan diri dalam ketaatan kepada Allah sebagaimana pernah terbiasa dalam kemaksiatan.

Pertama, yang harus dilakukan orang yang mau bertobat adalah menyesali dosa-dosa yang pernah dilakukannya pada masa lalu, baik dosa kecil maupun dosa besar. Penyesalan di sini bisa berbentuk kemarahan pada diri sendiri yang telah berbuat dosa, marah pada diri sendiri karena telah terlena dengan rayuan setan, marah pada diri sendiri karena telah terjerumus pada perbuatan yang dilarang dan dimurkai Allah SWT.

Kedua, menunaikan kewajiban. Jika dosa yang kita lakukan berupa meninggalkan kewajiban kepada Allah, maka di antara cara bertobatnya adalah dengan meng-qadha (menunaikan) kewajiban tersebut karena hal itu merupakan utang bagi orang yang meninggalkannya. Jadi, selama utang tersebut belum terbayar maka tobatnya tidak akan diterima.

Ketiga, mengembalikan hak orang lain. Jika dosa yang pernah dilakukan berkaitan dengan hak orang lain, seperti mencuri, utang yang tak terbayar, dan lain sebagainya, maka harus dikembalikan kepada orang tersebut. Sebab, selama hak orang lain itu belum dikembalikan, tobatnya tidak akan pernah diterima oleh Allah SWT meski sampai menangis air mata darah.(rep)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER