SBSI Riau Geruduk Mal SKA Pekanbaru

Dibaca: 16768 kali  Sabtu,31 Mei 2014
SBSI Riau Geruduk Mal SKA Pekanbaru
Ket Foto : Ratusan buruh SBSI Riau memblokir pintu masuk mal SKA di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Sabtu pagi tadi (31/5/2014) pukul 09.30 WIB.
RADARPEKANBARU.COM - Mal SKA di perempatan Jalan Soekarno-Hatta dengan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru didemo oleh massa Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Riau Sabtu pagi tadi (31/5) pukul 09.00 WIB.

Demo ini menurut para buruh disebabkan pihak pengelola Mal SKA yakni PT Citra City Pacific mem PHK 20 security Mal SKA yang masuk ke organisasi SBSI.

Pantauan wartawan dilapangan, Sabtu pagi tadi (31/5) pukul 08.30 WIB buruh berkumpul terlebih dahulu di kawasan Sukajadi Pekanbaru. Setelah itu mereka konvoi naik sepeda motor melewati Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta menuju pintu masuk Mal SKA Pekanbaru di Jalan Tuanku Tambusai.

Sampai di pintu gerbang Mal SKA Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru ratusan buruh memblokir pintu masuk ke Mal SKA sehingga pengunjung mal tidak bisa masuk. Para buruh ini sengaja memblokir pintu masuk Mal SKA agar pengelola Mal SKA mau mendengar aspirasi mereka.

Menurut Koordinator Wilayah Riau Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Patar Sitanggang SH ada empat (4) tuntutan yang mereka sampaikan kepada pengelola Mal SKA Pekanbaru.
"Tuntutan itu pertama, berikan jaminan keberlangsungan bekerja bagi karyawan di perusahaan out sourching dengan menetapkan sebagai karyawan tetap. Kedua, memperkejakan kembali 20 orang karyawan security yang di PHK sepihak.Ketiga, memproses secara hukum oknum-oknum yang mendalangi terjadinya pelanggaran kebebasan berserikat dan pelanggaran HAM. Keempat memperbaiki dan mengembalikan marwah KSBSI." pintanya

Aksi pemblokiran pintu masuk Mal SKA di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru oleh ratusan buruh yang marah besar ini masih berlangsung. Sehingga warga Pekanbaru yang ingin berkunjung ke Mal SKA Pekanbaru terkendala. Akibat aksi ini Mal SKA untuk sementara mengalami kerugian material namun kerugian itu belum bisa ditaksir.(rp)
Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »