Terkait Rencana PHK Ribuan Karyawan, Berikut Keterangan Dari PT BOB

Dibaca: 15186 kali  Rabu,20 Januari 2016
Terkait Rencana PHK Ribuan Karyawan, Berikut Keterangan Dari PT BOB
Ket Foto : ilustrasi

RADARPEKANBARU.COM-Humas PT Badan Operasi Bersama (BOB) Bumi Siak Pusako (BSP)-Pertamina Hulu Iskandar mengakui adanya rencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan pengelola minyak di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, tersebut. Bahkan, pihaknya sudah menyurati Pemkab Siak melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Dissosnakertran) terkait rencana PHK itu.

"Surat yang kita kirimkan ke Dissosnakertran Siak itu merupakan surat awal guna mengantisipasi hal-hal buruk yang akan terjadi, apabila kondisi harga minyak mentah dunia terus anjlok sepanjang tahun ini," tutur Iskandar, Rabu sore 20 Januari 2016.

Surat pemberitahuan itu dikirimkan lebih awal, kata Iskandar, karena PT BOB merupakan perusahaan daerah milik Pemkab Siak. Sehingga, jika kondisi ini tak dapat dibendung lagi, maka diambil langkah untuk mengurangi karyawan.

"Perlu saya luruskan, jumlah karyawan PT BSP dan Pertamina Hulu yang ada di PT BOB sekitar 350 orang, tak sampai ribuan. Kalau pun nanti terpaksa dilakukan PHK, prosesnya tidak langsung, tapi secara bertahap. Contohnya, mungkin bulan depan kita kurangi dulu 10 orang, bulan berikutnya 20 orang dan begitu selanjutnya. Tentu setiap kebijakan ini dikaji lebih dalam lagi dengan semua pihak terkait," jelasnya.

Saat ditanya, apakah kondisi saat ini PT BOB sudah merugi akibat anjloknya harga minyak mentah di pasar dunia, Iskandar tidak bisa menjawabnya lebih rinci. Ia beralasan, persoalan itu sangat teknis, sehingga yang berhak menjawab adalah pihak PT BSP.

Begitu juga saat wartawan menanyakan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk memproduksi 1 barel minyak mentah, Iskandar juga menolak untuk menjelaskannya.

"Sekarang harga minyak mentah di bawah USD30 per barel, kalau ditanya berapa biaya operasional yang dikeluarkan untuk mendapatkan 1 barel minyak, tentu harus dikaji dulu, saya harus koordinasikan dulu dengan PT BSP dan Pertamina Hulu. Intinya, kalau perusahaan besar seperti PT Chevron saja sudah pusing menghadapi kondisi ini, apalagi kita," tutupnya.

Seperti diberitakan, Kadissosnakertran Siak Nurmansyah mengakui telah menerima surat pemberitahuan dari PT BOB terkait rencana perusahaan pengelola minyak itu untuk melakukan PHK terhadap karyawannya.

"Suratnya sudah kita terima tadi padi, tapi berapa jumlah karyawan yang akan di PHK, tak ada disebutkan dalam surat itu. Setahu saya, jumlah karyawan di PT BOB, PT BSP dan Pertamina Hulu itu ada sekitar 4 ribu, bisa saja setengahnya nanti di PHK, kita lihat saja perkembangannya nanti," kata Nurmansyah. (grc)

Akses RadarPekanbaru.Com Via Mobile m.RadarPekanbaru.rom
Berita Terkait Index »
Tulis Komentar Index »