Bangun Pabrik,
PT RAPP Ajukan 1.500 Naker Asal Tiongkok
RADARPEKANBARU.COM. - Jika sebelumnya PT RAPP hanya melaporkan 200 orang tenaga kerja asal Tiongkok yang akan masuk ke proyek pembangunan pabriknya di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, ternyata di Kementrian Tenaga Kerja PT RAPP mengajukan 1.500 orang tenaga kerja asing.
Hal ini terungkap dari pernyataan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, Rasidin Siregar, terkait tenaga kerja asal Tiongkok di PT RAPP. "Di awal pembangunan pabrik PT RAPP sudah lapor, mereka mengajukan RPTKA ke Depnaker RI 1.500 orang," ujar Rasidin. Lebih lanjut diungkapkannya, para tenaga kerja asing tersebut bekerja sementara dengan lama waktu antara 1 bulan hingga kurang dari 12 bulan.
"Mereka kerjanya membangun pabrik rayon tersebut, mulai dari kontruksi sampai beroperasi pabrik," ujarnya. Selain itu, saat ini ada sekitar 107 orang tenaga kerja asing yang tetap di PT RAPP.
Untuk diketahui, jumlah tenaga kerja asing asal Tiongkok yang dilaporkan PT RAPP ini kepada Kementerian Tenaga Kerja RI berbeda jauh dengan yang dilaporkan PT RAPP ke pihak Imigrasi Pekanbaru.
Oky Drajat, Kasi Wasdakim, yang ditemui sebelumnya, mengaku hanya dilaporkan sebanyak 200 orang yang akan masuk ke PT RAPP sehuhungan dengan pembangunan pabrik tersebut. Dari 200 orang itu, 80 orang di antaranya sudah masuk dan bekerja di PT RAPP. ***(bpc)
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
RADARPEKANBARU.COM - Komisi III DPRD Kota Pekanbaru .
BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
RADARPEKANBARU.COM - Badan Kehormatan (BK) DPRD Prov.
Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
RADARPEKANBARU.COM - Terdakwa Dani M Nursalam menyam.








