Pertamina Klaim 25.000 Rumah Tangga Riau Gunakan Bright Gas 5,5 Kilogram
RADARPEKANBARU.COM - PT Pertamina Wilayah Pemasaran Riau menyatakan hingga kini sudah 25.000 Rumah Tangga di seluruh kabupaten/kota wilayah setempat menggunakan tabung Bright Gas 5,5 kilogram, sebagai bahan bakar memasak sejak varian baru elpiji Pertamina ini diluncurkan awal 2017.
"Apabila dilihat dari penjualan tiga bulan terakhir dibandingkan dengan awal peluncuran mengalami kenaikan sebanyak 174 persen, " kata Sales Executive LPG V Pertamina Wilayah Pemasaran Riau, Mahfud Nadyo di Pekanbaru, Sabtu.
Mahfud menilai peningkatan permintaan ini dikarenakan produk elpiji Pertamina ini mulai mencuri perhatian kaum ibu rumah tangga di Provinsi Riau sebagai bahan bakar memasak yang aman dan cepat bagi keluarga.
Selain adanya pengalihan penggunaan gas dengan berbagai ukuran terutama dari tabung melon 2 kg, 12 kg dan pengguna baru ke Bright Gas 5,5 kg.
"Kami mencatat sejak awal varian baru ini dipasarkan hingga saat ini tabung Bright Gas 5,5 yang telah terjual mencapai 25 ribu ," tuturnya.
Diakui Mahfud Bright Gas 5,5 kg merupakan produk inovasi elpiji non subsidi Pertamina memiliki katup pengaman ganda (double spindle). Selain itu, dengan menggunakan desain yang menarik dan berwarna pink. Dimana Pertamina mencoba mendekatkan diri kepada konsumen, khususnya ibu rumah tangga.
Tujuannya kehadiran Bright Gas 5.5 kg melengkapi produk elpiji non subsidi yang sudah ada seperti 12 kg tabung biru, Bright Gas 12 kg dan 50 kg. Selain juga memberikan keringanan bagi kaum ibu untuk bisa lebih mudah dan gampang menggunakan sebab ukurannya yang kecil tetapi api gas kencang dan awet.
Menurut dia pada tahap awal peluncuran Bright Gas 5,5 kg yang berlangsung di Mall SKA, Pekanbaru oleh General Manager Pertamina Operation (MOR) I, Romulo Hutapea. Penjualan Bright Gas 5,5 kg hanya ditargetkan Pertamina sebanyak 10 ribu tabung melalui empat agen, yakni PT Tuah Karsa Muda, PT Sinar Indrapura Anugrah Khatulistiwa, PT Tirta Buana Perkasa, dan PT Raih Usaha Karya Mandiri. Namun seiring waktu permintaan berkembang pesat.
"Atau secara perhitungan jumlah tabung ada kenaikan permintaan dari rata-rata 4.700 buah per bulan menjadi 8.300 per bulan.
Untuk melayani konsumen, saat ini Pertamina MOR I memiliki 19 agen dan 623 pangkalan elpiji non subsidi yang tersebar di seluruh Provinsi Riau.
Ini didukung juga oleh perkembangan outlet penjualan Bright Gas terutama 5,5 kg terus bertambah hingga ke pelosok.
"Tercatat hingga saat ini sudah mencapai 1.500 lembaga penyalur yang melayani penjualan menjangkau pelanggan tabung Bright Gas di seluruh Provinsi Riau," tegas dia .
Ditambah lagi pihak Pemda Riau juga turut mendukung penggunaan Bright Gas 5,5 kg bagi ASN agar di lingkungannya tidak lagi menggunakan LPG subsidi 3 kg (tabung melon) dan beralih ke Bright Gas. Beberapa Pemerintah daerah yang telah secara resmi mendukung antara lain Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis dan juga Pemprov Riau. (*)
/antaranews/
Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Musim Mas Salurkan Hewan Qurban di Desa Sekitar Perusahaan
Radarpekanbaru.com – PT Musim Mas kembali menunjuk.
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
JAKARTA — Perempuan muda asal Riau, , sukses mencuri perhatian di ajang nasion.
Bupati Pelalawan Desak Penanganan Cepat Kelangkaan BBM di Pangkalan Kerinci
Radarpekanbaru.com - Bupati Pelalawan, Zukri Misran,.
BBM Langka, Ketua DPRD kabupaten Pelalawan Siap Panggil Pertamina, Pertamina Umumkan Stok BBM Riau Aman
Radarpekanbaru.com - Kelangkaan BBM di Riau kian par.
Dari Wisata ke Harapan: Z-Park Kerinci Skyland Hidupkan Asa 420 Mustahik
Radarpekanbaru.com – Di sudut Pangkalan Kerinci, s.
Tidak Hanya Z - Park, Pengurus MD KAHMI Pelalawan Dorong Baznas Untuk Bangun Pabrik Kelapa Sawit Untuk Fakir Miskin
Radarpekanbaru.com - Inovasi yang dilakukan oleh Baz.








