PILIHAN +INDEKS
Selingkuhan Suami, Ajak Anak 3 Tahun Pesta Sabu
Ilustrasi
Palembang, (RadarPekanbaru.com)-Ibu mana yang tak menangis dan hatinya hancur lebur saat mengetahui anaknya yang baru berumur tiga tahun sudah mulai menyentuh narkoba. Apalagi yang mengajari anaknya itu adalah suami dan wanita simpanannya. Hal ini dialami, seorang ibu bernama Dahlia, 21 warga Pulo Gadung, Blok L, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang -Alang Lebar, Palembang.
Korban bahkan mendapatkan penganiayaan dari suaminya saat hendak merebut anaknyaitu. Atas kejadian tersebut, korban pun melaporkannya ke Mapolsekta Sukarami Palembang atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, kemarin (20/11).
Diceritakan korban, bahwa dirinya dan suaminya berinisial O sudah menikah sejak tahun 2009 lalu dan telah dikaruniai dua orang anak. Sejak sebulan terakhir, dirinya telah pisah ranjang dan tinggal rumah orang tuanya di Pulo Gadung.
Dahlia dan suaminya sepakat untuk membawa satu-satu anaknya. Dahlia kebagian membawa sang bungsu, Riski (6 bulan), sedangkan sang suami yang tinggal di rumah kontrakan wanita simpanannya di Talang Jambe dan membawa Suci, 3 anak sulungnya.
Singkat cerita, korban merasa kangen dengan anaknya dan menjenguk ke Talang Jambe, sekira pukul 14.30 WIB, Rabu (20/11). Namun betapa terkejutnya korban saat bertemu dengan anaknya, ternyata sedang diajak mengisap sabu oleh simpanan suaminya.
"Mama aku disini, aku abu (nyabu,red) diajak mamak balu (ibu baru,red)," ucap korban menirukan perkataan anaknya saat bertemu.
Bak disambar petir di siang bolong. Dia pun langsung mengampiri simpanan suaminya dan menghardiknya habis-habisan. Ternyata sang suami sedang berada di dalam rumah. Begitu tahu Dahlia memarahi pacar barnya, O langsung keluar dan tanpa ba bi bu memukuli korban hingga menyebabkan luka-luka berupa memar di kepala. Telinga sebelah kiri juga mengeluarkan darah.
Atas kejadian tersebut, korban pun langsung melaporkannya ke Mapolsekta Sukarami.
"Malah kata tetangga, anak saya pernah ngomong besok kalau sudah gede mau kerja di cafe," ungkapnya. Dia juga yang berharap agar anak sulungnya tersebut bisa kembali ke pangkuannya.
Sementara Kapolsekta Sukarami Kompol Imam Tarmudi melalui Kanit Reskrim Iptu AK Sembiring membenarkan adanya laporan korban. Pihaknya juga sudah memeriksa saksi-saksi dan mengecek ke lokasi kejadian namun suami korban sudah tidak berada di di lokasi tersebut. "Laporannya sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti. Sementara untuk korban kami anjurkan membuat visum," terangnya.
Sumber : Jpnn.com
Editor : Alamsah
Korban bahkan mendapatkan penganiayaan dari suaminya saat hendak merebut anaknyaitu. Atas kejadian tersebut, korban pun melaporkannya ke Mapolsekta Sukarami Palembang atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, kemarin (20/11).
Diceritakan korban, bahwa dirinya dan suaminya berinisial O sudah menikah sejak tahun 2009 lalu dan telah dikaruniai dua orang anak. Sejak sebulan terakhir, dirinya telah pisah ranjang dan tinggal rumah orang tuanya di Pulo Gadung.
Dahlia dan suaminya sepakat untuk membawa satu-satu anaknya. Dahlia kebagian membawa sang bungsu, Riski (6 bulan), sedangkan sang suami yang tinggal di rumah kontrakan wanita simpanannya di Talang Jambe dan membawa Suci, 3 anak sulungnya.
Singkat cerita, korban merasa kangen dengan anaknya dan menjenguk ke Talang Jambe, sekira pukul 14.30 WIB, Rabu (20/11). Namun betapa terkejutnya korban saat bertemu dengan anaknya, ternyata sedang diajak mengisap sabu oleh simpanan suaminya.
"Mama aku disini, aku abu (nyabu,red) diajak mamak balu (ibu baru,red)," ucap korban menirukan perkataan anaknya saat bertemu.
Bak disambar petir di siang bolong. Dia pun langsung mengampiri simpanan suaminya dan menghardiknya habis-habisan. Ternyata sang suami sedang berada di dalam rumah. Begitu tahu Dahlia memarahi pacar barnya, O langsung keluar dan tanpa ba bi bu memukuli korban hingga menyebabkan luka-luka berupa memar di kepala. Telinga sebelah kiri juga mengeluarkan darah.
Atas kejadian tersebut, korban pun langsung melaporkannya ke Mapolsekta Sukarami.
"Malah kata tetangga, anak saya pernah ngomong besok kalau sudah gede mau kerja di cafe," ungkapnya. Dia juga yang berharap agar anak sulungnya tersebut bisa kembali ke pangkuannya.
Sementara Kapolsekta Sukarami Kompol Imam Tarmudi melalui Kanit Reskrim Iptu AK Sembiring membenarkan adanya laporan korban. Pihaknya juga sudah memeriksa saksi-saksi dan mengecek ke lokasi kejadian namun suami korban sudah tidak berada di di lokasi tersebut. "Laporannya sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti. Sementara untuk korban kami anjurkan membuat visum," terangnya.
Sumber : Jpnn.com
Editor : Alamsah
BERITA LAINNYA +INDEKS
Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Mulai Bahas Naskah Akademik
Radarpekanbaru.com - Komitmen Fraksi Partai Kebangki.
Voting Sengit di Musda SPS Aceh, Muktarrudin Menang Selisih Satu Suara
BANDA ACEH – Musyawarah Daerah (Musda) III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh berlangsung penuh.
SPS Riau Matangkan Persiapan Bimtek dan Rakerda di Kepri
PEKANBARU — Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mulai mempersiapkan pelaksanaan.
Sinergi Satgas TMMD dan Warga Permudah Pengerjaan Jalan Watuduwur–Kalibawang
Purworejo - Kerja sama yang solid antara Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 P.
Medan Berat Tak Halangi Semangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
Purworejo - Kondisi medan yang naik turun dan cukup menantang di Desa Watuduwur,.
Antusias Warga Watuduwur Sambut Pembukaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
Purworejo – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pembukaan pro.
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

