Peran Serta Masyarakat Pekanbaru Dalam Berantas Pungli Sangat Dibutuhkan
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru, Riau berupaya melakukan sapu bersih pungutan liar pada setiap pelayanan administrasi kependudukan dengan mengimbau warga secara proaktif melapor.
"Tanpa peran serta masyarakat untuk melaporkan dan mengawasi saber pungli tidak maksimal," kata Kadisdukcapil Pekanbaru Baharuddin di Pekanbaru, Jumat (23/12).
Bahar menjelaskan dengan melibatkan kepedulian masyarakat untuk saber pungli, maka kebijakan Disdukcapil bisa menciptakan pelayan administrasi bersih.
Seperti pengurusan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, akte kelahiran, akte waris dan sebagainya bebas pungli.
Ia mengakui pihaknya sudah mengingatkan semua jajaran pegawai dilingkungan kerja Disdukcapil agar menjauhi pungli apapun alasannya.
"Kecuali untuk denda dan sanksi keterlambatan pengurusan sesuai Perda," tegasnya.
Walau diakuinya tidak jarang pungli itu datang dari upaya masyarakat yang mencoba-coba menawarkan uang untuk pengurusan jalur cepat dengan berbagai alasan kesibukan.
"Kalaupun ada masyarakat yang menawarkan, pegawai sudah saya peringatkan tidak melayani," tegasnya lagi.
Karena kalau kedapatan sanksinya sangat berat, bagi Tenaga Harian Lepas akan dipecat. Kalau Aparatur Sipil Negara akan diperingatkan keras.
"Jadi saya imbau kepada pegawai pelayanan Disdukcapil dari segala jenjang jangan berani pungli," katanya mengingatkan.
Ia menambahkan agar masyarakat jangan mau dipancing-pancing jika ada langsung melaporkannya.
"Kalau ada laporan lapor saja kepada saya atau tim saber pungli," katanya mengakhiri.
Sebelumnya diberitakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, Baharuddin mencatat ada sekitar 32.782 warga Kota Pekanbaru belum merekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang tersebar di 12 kecamatan pada Oktober lalu.
"Kesadaran masyarakat masih kurang untuk mematuhi administrasi kependudukan. Itu bisa dilihat adanya kecenderungan masyarakat baru mengurus KTP ketika mereka butuh," sebutnya, Jumat (28/10/16).
Ia mengaku pihaknya sudah berulang kali mengimbau supaya masyarakat mengurus e-KTP. Tetapi kepedulian memang masih rendah.
Hal ini jelas menjadi kendala, meski perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang sudah dimulai sejak hampir lima tahun belakangan, sehingga jumlahnya terakumulasi 32.782 jiwa.
Baharuddin juga menyebutkan saat ini jumlah warga Pekanbaru yang wajib memiliki e-KTP ada 557.466 jiwa. Jadi ia mengimbau bagi yang belum melakukan perekaman e-KTP segera mendatangi kantor kelurahan masing-masing.(*)
Walikota Pekanbaru Apresiasi Kinerja LPS, 95 Persen Warga Terlibat Pengelolaan Sampah
RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroh.
Enam Perusak Pos Satgas PKH di Tesso Nilo Divonis 6 Bulan Penjara
RADARPEKANBARU.COM - Majelis hakim Pengadilan Negeri.
Plt Gubri Dorong Percepatan Data TORA dan Akses Ekonomi
RADARPEKANBARU.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur .
Diupah Rp100 Juta, Kurir Jemput Narkoba Dari Malaysia Ditangkap Di Bengkalis
RADARPEKANBARU.COM - Upaya penyelundupan narkotika d.
Pekanbaru Job Fair 2026 Hadir di Mal SKA, 1.417 Lowongan Kerja Tersedia
RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroh.
SPMB SMA/SMKN, Disdik Riau Ingatkan Calon Siswa Tak Paksakan Diri Masuk Sekolah Tertentu
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Provi.








