• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3072 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3046 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3031 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3029 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3030 Kali

  • Home
  • Riau

Pendidikan Agama dan Etika Sangat Berperan Menumbuhkan Akhlak Masyarakat

Redaksi Radarpku

Rabu, 26 Oktober 2016 14:21:51 WIB
Cetak
Pendidikan Agama dan Etika Sangat Berperan Menumbuhkan Akhlak Masyarakat
Ribuan santri hadir pada Apel Akbar Hari Santri Nasional yang diadakan di Halaman Kantor Gubernur Riau.

RADARPEKANBARU.COM - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan para santri dari pondok pesantren (ponpes) di Provinsi Riau harus mampu menunjukkan eksistensi diri dan ikut memberi sumbangsih bagi Bumi Melayu khususnya dan Indonesia pada umumnya. Karena sudah terbukti dari sejarah, banyak tokoh nasional lahir dari lingkungan Ponpes.

Apel Akbar Hari Santri Nasional diadakan di Halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru pada Kamis (6/10/2016) lalu. Acara ini dihadiri 4.000 lebih santri dari 12 kabupaten/kota di Riau.

"Hal ini menunjukkan eksistensi santri dalam dunia politik dan kepemimpinan di Indonesia. Ini harus jadi motivasi bagi para santri di Riau untuk terus membangun Indonesia lebih maju ke depannya tanpa lupa akan pendidikan agama,"kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Perubahan global begitu cepat terjadi saat ini. Gubernur mengajak santri menanggapinya dengan positif dan tetap mengikuti perkembangan zaman, terlebih pesantren sekarang banyak yang sudah berbasis teknologi.

 


"Santri juga dituntut menjadi agent of change (agen perubahan). Di zaman persaingan global ini, santri harus bisa menyelaraskan ilmu pengetahuan teknologi (IPTEK) dan tetap menjadi pribadi muslim yang beriman dan bertaqwa,"katanya.

Ditetapkannya hari santri nasional pada 22 Oktober 2015 lalu oleh Presiden Jokowi menuai banyak rasa syukur berbagai kalangan, khususnya dari para santri dan mantan santri yang kini berkiprah di berbagai bidang dalam mendukung pembangunan di tanah air.

Ponpes kini bisa jadi garda depan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Santri berperan dalam kemerdekaan Indonesia.

Pangeran Diponegoro adalah santri. Banyak santri-santri lainnya yang berjuang membela kemerdekaan Indonesia dari penjajahan di masa lalu. Termasuk KH. Hasyim Asyari selaku pendiri Nahdatul Ulama (NU). Beliau adalah tokoh pesantren yang moderat, pemikir Islam yang tak mau dibujuk penjajah dan tetap teguh memperjuangkan Indonesia merdeka.

Ada yang menganggap pesantren sebagai sarang teroris pada saat ini. Itu adalah pendapat yang benar-benar salah dan wajib kita lawan melalui gerakan santri nasional, katanya lagi.

Sistem pendidikan pesantren memiliki banyak peluang dan kesempatan yang lebih bagi anak bangsa karena kegiatan didalamnya banyak sekali hal-hal positif dibanding sekolah biasa pada umumnya. Berbagai aktivitas dan peraturan yang tersusun secara kompleks dan efisien menunjukkan bahwa sesungguhnya Indonesia dapat menjangkau nilai-nilai moral dan integritas yang memadai.

Seperti pengajian Al-Quran, pengajian kitab, ekstrakulikuler, sekolah berjenjang, kompetisi antar-madrasah, pertukaran pelajar, dan masih banyak lagi. Jika diisi dengan banyak kegiatan positif tersebut, waktu yang tersisa tidaklah sia-sia.

"Para santri berpotensi memberi pengaruh besar terhadap bangsa ini. Kita berharap, santri, dengan karakteristiknya yang mandiri, cinta ilmu, pengabdi, pejuang, ulet, sederhana, bersahaja, dan lainnya, bisa menjadi modal untuk melahirkan tokoh-tokoh besar yang tak hanya memiliki kedalaman ilmu agama, namun juga semangat membangun bangsa dan komitmen pada kehidupan yang penuh kedamaian," tandas gubri.

Pesan Menteri Hanif untuk Santri Riau

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI Hanif Dakhiri mengatakan, "Kita harus bangga sebagai santri. Kenapa bangga, Indonesia mungkin tak bisa seperti saat ini kalau tidak ada pondok pesantren. Dimana bersama kiayi dan santrinya yang telah berjuang melawan penjajah. Banyak pahlawan kita sesungguhnya berlatar belakang pondok pesantren".

Hadir pada peringatan hari santri tersebut, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Kapolda Riau Zulkarnaen serta berbagai undangan lainnya.

Tidak hanya berjasa dalam kemerdekaan, berkat pondok pesantren juga telah berkontribusi mencerdaskan bangsa sebelum zaman kemerdekaan. Tidak sedikit para pejuang dan tokoh-tokoh nasional berasal dari pondok pesantren.

Hanya saja dari catatan sejarah, terkesan 'menyembunyikan' latar belakang kesantrian banyak tokoh pejuang, dalam membela harga diri bangsa dari penjajah. Sebut saja Pangeran Diponegoro, yang selama ini hanya dikenal sebagai keturunan bangsawan dan terpandang.

Namun sesungguhnya, Pangeran Diponegoro merupakan berasal dari pondok pesantren. Bukti peninggalan perjuangannya pun jelas, yakni berupa Al Quran, tasbih dan kitab kuning. Masih banyak lagi para pejuang Indonesia yang berlatar belakang santri.

Kemudian dicontohkannya pula, bagaimana perjuangan rakyat Aceh dari keserakahan penjajah, semua berkat keteguhan agama Islam yang dianut. Mesjid Baitul Rahman di Banda Aceh adalah saksi bagaimana perjuangan rakyat Aceh dimulai.

"Karena itu saya menegaskan anggapan segelintir pihak yang menyebut pondok pesantren sebagai sarang teroris sangatlah tidak benar. Kalian harus bangga sebagai santri," ujar Menaker yang juga alumni santri di pondok pesantren di Salatiga, Jateng. Lebih lanjut, Menaker Hanif juga menyatakan apresiasinya kepada pemerintah pusat yang telah menjadikan 6 Oktober sebagai hari santri. Hal ini menurutnya sebagai bentuk pengakuan pemerintah bahwa pondok pesantren bagian dari Indonesia.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan Nasioanl akan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam penguasaan IPTEK, memiliki iman dan taqwa yang kuat, serta terdepan dikawasan ASEAN. Pekanbaru 19/7/2016,Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau Mendapat kunjungan dari Yayasan Ummatan Wasathan beserta rombongan Mengenai Pembangunan dan Peningkatan Pesantren Teknologi Riau dan SMK di ruang Rapat lantai dua Disdikbud Prov Riau.

Rapat yang lansung dipimpim oleh Dr.Kamsol dan diwakili oleh Harison selaku Kasubag Umum serta Kasi SMK Busri Octavian.

Sebelumnya Kamsol menyampaikan kebijakan Berkenaan dengan Undang-Undang 23 Tahun 2014 bahwa Pendidikan SD, Paud, serta pendidikan formal dan non formal akan menjadi kewenangan pemerintah kota sedangkan Yang menjadi kewenangan provinsi yaitu SLTA, SMK, dan Pendidikan Khusus dan layanan Khusus tuturnya.

Kunjungan Yayasan Ummatan Wasathan yang lansung dipimpin oleh Marjohan Yusuf menyampaikan beberapa pokok serta visi dari Pesantren Teknologi Riau dan SMK ini untuk mewujudkan lembaga terpilih sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan sumber Daya Manusia yang berbudaya Melayu dan berwawasan IPTEK berlandaskan IMTAQ tahun 2025.

Lembaga Pendidikan Pada Pesantren  Teknologi Riau Madrasah Aliyah (MA) Ummatan Wasathan, mulai operasional tahun 2013 dibawah pembinaan kementerian Agama Kota Pekanbaru, SMK Pesantren Teknologi Riau yang mulai beroperasional tahun 2010 di bawah pembinaan Dinas Pendidikan Kab. Kampar dan MTS Ummatan Wasatahan

Kamsol Juga menyampaikan bahwa kami akan berupaya mewujudkan pembangunan Pesantren Teknologi dan SMK, bersinergi serta melibatkan beberapa kalangan khususnya Dewan Pendidikan Riau, dikarenakan Dewan Pendidikan Riau Riau memiliki peran dan wewenang serta jaringan yang cukup luas dalam menaungi yayasan.

Kedepannya kami akan berupaya juga untuk menyampaikan masalah ini khususnya Kemendikbud dan Kemenag agar harapan dan apa yang kita cita citakan bersama terwujud dalam waktu yang telah kita tentukan, tutup kamsol.(Adv/Hms/riau)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:43:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seorang warga binaan pemasyakat.

Riau

Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:19:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau memper.

Riau

Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:15:28 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Agung.

Riau

Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:40:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ma.

Riau

11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:33:25 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Personel Satuan Reserse Krimina.

Riau

Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:17:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ula.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
25 Juli 2026
Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
25 Juli 2026
Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
25 Juli 2026
Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
25 Juli 2026
Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
25 Juli 2026
China Kecam Tarif Baru AS, Peringatkan Bahaya Perang Dagang
25 Juli 2026
Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru
24 Juli 2026
11 Tersangka, 22 Motor: Polisi Bongkar Komplotan Curanmor di Pekanbaru
24 Juli 2026
Demokrat Kampar Rayakan HUT ke-25 dengan Kemah dan Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Subayang
24 Juli 2026
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
24 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
  • 2 Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
  • 3 Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
  • 4 Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
  • 5 Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
  • 6 China Kecam Tarif Baru AS, Peringatkan Bahaya Perang Dagang
  • 7 Mahasiswa FBN Unri Ajarkan Public Speaking dan Kesadaran Keuangan di SMPN 37 Pekanbaru

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com