Riau Tolak Terima Gula dari Jawa, Mengakibatkan Stok Distributor Kosong
RADARPEKANBARU.COM-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau - mengaku saat ini, stok gula pasir ditingkat pedangang distributor sedang mengalami kekosongan karena menolak menerima pasokan dari Pulau Jawa karena terlalu tinggi.
Kepala Disperindag Provinsi Riau, Muhammad Firdaus di Pekanbaru, Jumat, mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengecekan kepada beberapa perusahaan distributor gula di daerah tersebut.
"Kami sudah datangi beberapa distributor gula untuk mengetahui alasan sebenarnya, termasuk mengapa harga gula pasir bisa naik dan bertahan semahal ini. Mereka berucap karena stok gula kosong," katanya.
Ia menuturkan, beberapa distributor mengaku bahwa mereka tidak berani terima pasokan gula pasir langsung dari pabrik di Pulau Jawa karena harga yang ditentukan dinilai terlalu tinggi.
Akhirnya para distributor itu tidak mau ambil pusing dengan lebih memilih tidak menerima pasokan gula lokal yang berdampak kepada mahalnya harga gula pasir dipasaran termasuk Kota Pekanbaru.
"Masalah terjadi sekarang ini, karena ketiadaan bahan baku tebu. Biasanya tebu dipasok pabrik penggilingan, dari para petani setempat. Akibatnya kita rasakan seperti melambungnya harga gula. Tapi kita upayakan cari solusinya," tutur Firdaus.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Masirba Sulaiman mengakui, harga gula pasir diwilayah tersebut kini melonjak lebih 30 persen, jika dibandingkan dengan harga sebelumnya.
"Jika sebelumnya harga gula Rp12.000 per kilogram, maka ini sudan naik jadi Rp16.000," katanya.
Saat normal, terang Masirb, harga gula pasir nonkemasan di beberapa pasar tradisional maupun modern di wilayah setempat dijual dengan harga eceran antara Rp11.000 hingga Rp12.000 per kg.
Tapi dalam sebulan terakhir secara berangsur-angsur mengalami kenaikan menjadi Rp13.000 per kg, lalu Rp14.000 per kg dan ini langsung melonjak menjadi Rp16.000 per kg.
Kenaikan harga gula pasir terutama di Kota Pekanbaru karena terkena imbas dari berkurangnya pasokan gula dari sentra penghasil seperti Lampung dan Pulau Jawa.
"Menurut informasi, telah terjadi keterlambatan penggilingan tebu pada pabrik gula di Jawa," tuturnya.(ant/radarpku)
Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Musim Mas Salurkan Hewan Qurban di Desa Sekitar Perusahaan
Radarpekanbaru.com – PT Musim Mas kembali menunjuk.
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
JAKARTA — Perempuan muda asal Riau, , sukses mencuri perhatian di ajang nasion.
Bupati Pelalawan Desak Penanganan Cepat Kelangkaan BBM di Pangkalan Kerinci
Radarpekanbaru.com - Bupati Pelalawan, Zukri Misran,.
BBM Langka, Ketua DPRD kabupaten Pelalawan Siap Panggil Pertamina, Pertamina Umumkan Stok BBM Riau Aman
Radarpekanbaru.com - Kelangkaan BBM di Riau kian par.
Dari Wisata ke Harapan: Z-Park Kerinci Skyland Hidupkan Asa 420 Mustahik
Radarpekanbaru.com – Di sudut Pangkalan Kerinci, s.
Tidak Hanya Z - Park, Pengurus MD KAHMI Pelalawan Dorong Baznas Untuk Bangun Pabrik Kelapa Sawit Untuk Fakir Miskin
Radarpekanbaru.com - Inovasi yang dilakukan oleh Baz.








