Kemenristekdikti: Angka Partisipasi Orang Riau di Perguruan Tinggi Rendah
RADARPEKANBARU.COM- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengatakan angka partisipasi perguruan tinggi di Provinsi Riau rendah jauh dibawah rata-rata nasional bahkan sejajar dengan provinsi wilayah timur.
"Angka partispasi perguruan tinggi Riau rendah sekitar 10 persen dibawah angka nasional yang mencapai 29,3 pesen ini data Badan Pusat Statistik (BPS)," kata Kepala Subdit Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Widyo Winarso, di Pekanbaru, usai membuka Kontes Robot Indonesia (KRI) tahun 2016 yang diselenggarakan di gedung serbaguna Politeknik Chevron Riau (PCR), Sabtu,
Widyo Winarso menganalisa rendahnya angka partisipan perguruan tinggi di Riau disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya karakteristik perekonomian daerah yang memang cenderung bergerak disektor industri dan jasa sehingga cukup memerlukan tamatan SMK.
"Mungkin karena Riau daerah industri," katanya.
Namun sebut dia selain itu ada juga karena faktor ketersediaan universitas dan perguruan tinggi yang belum seimbang sehingga daya tampung bagi lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan kuliah minim.
Selain itu juga karena pembiayaan dan terbatasnya akses masyarakat kedunia pendidikan.
"Data itu sudah termasuk dengan semua anak-anak Riau yang mengambil kuliah di luar seperti Jawa dan sebagainya," kata dia menerangkan.
Untuk itu Widyo ingin mengingatkan dunia pendidikan di Riau dan para pejabat setempat untuk mendorong agar angka partisipan perguruan tinggi meningkat dimasa datang.
"Bisa dengan memberikan berbagai program beasiswa bagi anak SMA sederajat yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Minimal D3," katanya.
Nmun dia mengakui kondisi tersebut tidak buruk, karena memang banyak industri menggunakan tenaga siap pakai lulusan SMK.
Tetapi kedepan perlu didorong adanya perbaikan angka partisipasi perguruan tinggi ini. Karena erat kaitannya dengan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM).
Diakuinya saat ini pemerintah pusat mencoba memberikan beasiswa baik untuk dalam negeri maupun luar untuk beberapa wilayah yang memang masih rendah angka partisipasi perguruan tingginya.
"Misalkan Papua kemarin mengirim 100 tenaga dokter untuk sekolah ke luar negeri," tambahnya mencontohkan.(ant/radarpku)
Diupah Rp100 Juta, Kurir Jemput Narkoba Dari Malaysia Ditangkap Di Bengkalis
RADARPEKANBARU.COM - Upaya penyelundupan narkotika d.
Pekanbaru Job Fair 2026 Hadir di Mal SKA, 1.417 Lowongan Kerja Tersedia
RADARPEKANBARU.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroh.
SPMB SMA/SMKN, Disdik Riau Ingatkan Calon Siswa Tak Paksakan Diri Masuk Sekolah Tertentu
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Provi.
3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah pusat melalui Kement.
Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
RADARPEKANBARU.COM - Luasan kebakaran hutan dan laha.
31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 31 SMA Negeri di Provi.








