Bahaya Dibalik Asam Pedas Baung , Anda Harus Hati-hati Saat Mengudap Kepalanya
RADARPEKANBARU.COM-Wasapada ketika anda bersantap makan , apalagi kalau tidak ingin kerongkongan anda tertelan mata pancing, bisa fatal akibatnya.
Lihat saja apa yang ditemukan salah seorang warga pekanbaru yang bernama Ridar Hendri, aktivis sosial media ini menulis di dinding akun FBnya bahwa salah satu rumah makan disekitaran arengka-pekanbaru kurang cermat dalam menyajikan hidangan yang di suguhkan terhadap para pelanggan.
Ridar dan rekanya menemukan mata pancing tersaji bersama gulai baung yang hendak mereka santap, dapat dipastikan ini adalah kelalaian yang amat fatal dilakukan pemilik rumah makan.
"Gulai asam pedas ikan Baung sungai khas Kampar ini, memang terkenal lezat. Tak ayal, begitu sampai di meja, siapapun pasti akan langsung melahapnya"
"Tapi, Anda harus hati-hati saat mengudap kepalanya. Sebab seringkali ada mata pancing yang nyangkut di mulut sang ikan. Foto ini saya jepret saat makan bersama seorang tamu dari Jakarta, di sebuah restoran kondang di Jalan Arengka II Pekanbaru, Senin (14/3) lalu", kata Ridar.
Komentar
Eni Yulinda : Jadi takut makan gulai asam pedas baung ya pak Ridar Hendri.
Ridar Hendri : Gulainya enggak, mata pancingnya yang ngeri awak.
Abdul Gapur : mengerikan.
Sumber : FB Ridar Hendri
3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah pusat melalui Kement.
Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
RADARPEKANBARU.COM - Luasan kebakaran hutan dan laha.
31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 31 SMA Negeri di Provi.
Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
RADARPEKANBARU.COM - Berawal dari rasa kasihan warga.
Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) R.
Total 12 Jemaah Haji Riau Meninggal Selama Penyelenggaraan Haji 202
RADARPEKANBARU.COM - Kabar duka kembali menyelimuti .








