• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2508 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2448 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2476 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2449 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2452 Kali

  • Home
  • Politik
  • Kabupaten Kampar

Panik Tak Siap Mental

Demam Jika Mobil Dinas Ditarik, Memalukan Banyak Anggota DPRD Kampar Tak Siap Hidup Sederhana

Redaksi Radarpku

Selasa, 16 Februari 2016 22:36:23 WIB
Cetak
Demam Jika Mobil Dinas Ditarik, Memalukan Banyak Anggota DPRD Kampar Tak Siap Hidup Sederhana
Bupati Kampar H Jefry Noer SH dan Nyonya

RADARPEKANBARU.COM - Banyak anggota DPRD Kampar yang tidak siap menghadapi cobaan, yaitu hidup dengan cara sederhana, mereka seolah lupa dari mana mereka berasal dan siapa yang memilih mereka?, hal kecil misalnya pemerintah ingin melakukan penghematan anggaran dengan mengurangi anggaan SPPD, anehnya banyak yang tidak siap, mereka mengeluh dan protes dianggap tidak berkeadilan.

Fenomena ini sebenarnya sudah menjadi rahasia umum, masyarakat tau sama-tau, mengingat tidak jarang juga anggota DPRD banyak yang telah tergadai SKnya di Bank. Artinya berharap gaji sudah habis membayar hutang di Bank demi memenuhi gaya hidup hura-hura jauh dari kesederhanaan, tambah panik SPPD minim ditambah lagi mobil dinas ditarik.

Untuk diketahui kali ini, Bupati Kampar kontroversial, Jefry Noer meminta agar seluruh mobil dinas Anggota DPRD Kampar untuk dikembalikan, sepertinya lagi-lagi anggota Dewan tidak siap .

Padahal kebijakan ini hal yang biasa saja, wajar sebagai bentuk penghematan serta bisa terpakai secara efektif digunakan untuk operasional distribusi bantuan terhadap para korban banjir.

"Mengacu kepada Permendagri RI Nomor 11 Tahun 2007, mobil dinas untuk anggota dewan sifatnya pinjam pakai. Ini kita lakukan untuk penertiban aset dan rasionalisasi anggaran," kata Jefry Noer, Selasa (16/2/2016).

Disebutkannya, penarikan mobil ini sudah dilakukan dengan aturan. Dimana pihak Pemkab melalui instansi terkait sudah menyurati para legislator Kampar. "Bahkan kita sudah menyurati dua kali," tegas Jefry Noer.

Jika yang bersangkutan tidak juga mengindahkan, kata Jefry, pihaknya akan melakukan penarikan paksa. "Untuk saat ini, sudah 8 unit mobil yang kita tarik," tegasnya.

Di kesempatan itu, Jefry menegaskan, penarikan mobil dinas ini benar-benar murni untuk penertiban aset serta rasionalisasi anggaran. Karena saat ini, sudah terjadi pengurangan sebesar Rp800 miliar Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Pemkab Kampar.

Dengan penarikan tersebut, kata Jefry, minimal anggaran pengeluaran bisa sedikit berkurang. "Ditambah lagi kita sedang fokus dalam membantu para korban banjir. Kemudian melakukan perbaikan infrastruktur yang hancur diterjang banjir," pungkas Jefry.

"Dan ini juga bukan masalah politik. Jadi jangan dikait-kaitkan dengan itu. Mari sama-sama kita bantu masyarakat yang terkena banjir. Mereka sedang membutuhkan kita," imbau Jefry.

Menanggapi penarikan mobil dinas DPRD Kampar salah satunya Repol Anggota DPRD Kampar dari Fraksi Golkar mengatakan, kalau Bupati mau menarik mobil Dinas tidak masalah asal sesuai aturan, walaupun terlihat wajahnya agak memerah tanda mendongkol.

" Kalau mobil dinas ditarik silakan saja, namun mekanisme penarikan itu harus sesuai aturan, mobil dinas itu memang pinjam pakai ke DPRD Kampar, di serahkankan oleh pemerintah ke lembaga DPRD, tentunya melalui lembaga DPRD secara resmi", kata Repol sebagaimana dikutip Radar dari temporiau.com.

Repol, mempersilahkan Jefri Noer menarik mobil dinas, kalau memang Jefri Noer ingin menggunakan untuk stafnya,

"Tentu perlu dipertanyakan kenapa hanya beberapa Anggota DPRD Kampar saja yang di tarik ada apa?", tanya Repol.


Repol sendiri mengaku terbiasa hidup tidak pakai mobil, "dulu kita juga tidak pakai mobil dinas.. Alhamdulilah lancar lancar saja urusan kepentingan rakyat", Ujarnya.

Anehnya Repol mengancam akan membentuk pansus Aset menertibkan semua aset daerah Kampar, termasuk mobil Dinas.

"Agar jangan ada mobil dinas digunakan untuk kepentingan diluar jam dinas, kita akan usut itu dan kita akan buat pansus Aset Kampar", tegas Repol yang di Amini Triska Felly.

Hal senada juga disampaikan Agus Chandra, politisi golkar ini menyebut bahwa Jefri sudah semena-mena tidak menghargai lembaga Rakyat .
"lembaga DPRD bukan lembaga gadungan, lembaga resmi rakyat Kampar yang harus dijaga, bukan menghancurkan lembaga ini, Wakil Rakyat bertugas sebagai lembag kontrol, legislasi, dan pembuat anggaran maka Jefri Noer seharusnya tau itu", Kata Agus Politisi Golkar yang terlihat agak cemas jika mobilnya ditarik.

Lebih lanjut Agus menegaskan, penarikan mobil dinas ini punya aturan ada perda aset, tidak sembarang saja, bahwa mobil dinas dipinjam pakaikan untuk memperlancar kinerja DPRD Kampar untuk mengurus persoalan kerakyatan.

"Jangan seenaknya saja Jefri Noer menari mobil dinas DPRD Kampar, kalau Saudara Jefri Noer ingin melumpuhkan lembaga DPRD ini caranya ya Silakan saja tarik saja mobil dinas semua, kenapa hanya 4 atau 6 saja" katanya.

Agus juga mempertanyakan alasan apa Jefri Noer menarik mobil Dinas DPRD Kampar.

"Apa alasannya tunjukan kepada kami, jangan seenaknya saja menggunakan cara cara premanisme dan tak beraturan," tuturnya.

Agus berharap kepada Jefri Noer menjelang akhir masa jabatannya jangan berbuat yang aneh-aneh.

"Tinggalkan kesan yang baik kepada masyarakat jangan meninggalkan kesan yang buruk, " katanya lagi. (radarpku)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Politik

PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa

Selasa, 09 Juni 2026 - 10:37:04 WIB

PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.

Politik

HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi

Senin, 08 Juni 2026 - 07:44:49 WIB

PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.

Politik

AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat

Ahad, 07 Juni 2026 - 22:48:25 WIB

PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.

Politik

PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:32:59 WIB

PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .

Politik

Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:23:31 WIB

PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.

Politik

Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:21:58 WIB

PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
17 Juni 2026
Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
17 Juni 2026
31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
17 Juni 2026
Mengenal 3 Jenis Hijrah
17 Juni 2026
Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
17 Juni 2026
Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
17 Juni 2026
Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
15 Juni 2026
Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
15 Juni 2026
BGN Bantah Isu Prabowo Terima Keuntungan dari Program MBG
15 Juni 2026
Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Orang Lain
15 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
  • 2 Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
  • 3 31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
  • 4 Mengenal 3 Jenis Hijrah
  • 5 Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
  • 6 Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
  • 7 Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com