• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2339 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4670 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4696 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4650 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4775 Kali

  • Home
  • Internasional

Media Asing Soroti Karhutla Indonesia yang Bikin Udara Asia Tenggara Beracun

Redaksi Radarpku

Senin, 19 Oktober 2026 08:41:18 WIB
Cetak
Media Asing Soroti Karhutla Indonesia yang Bikin Udara Asia Tenggara Beracun

RADARPEKANBARU.COM - Kebakaran hutan yang berbulan-bulan melanda Indonesia kini membawa dampak jauh melampaui wilayah yang terbakar, dengan asap yang menyelimuti sejumlah negara Asia Tenggara dan membuat Singapura mengalami periode terpanjang kualitas udara tidak sehat sejak krisis kabut asap pada 2015.

Dikutip dari France24, Senin, 19 Oktober 2026, kualitas udara di sejumlah wilayah Asia Tenggara pada Minggu berada dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Asap dari kebakaran yang masih berlangsung di Kalimantan dan Sumatra menyebar ke Malaysia, Singapura, dan Timor-Leste, mengganggu aktivitas masyarakat serta meningkatkan risiko gangguan pernapasan.

Lembaga pemantau kualitas udara asal Swiss, IQAir, kembali menempatkan Singapura dan Kuala Lumpur dalam daftar lima kota besar dengan tingkat polusi tertinggi di dunia pada Minggu sore.

Wakil Direktur Badan Lingkungan Nasional Singapura, Jason Evans Tan, mengatakan negaranya kini menghadapi periode terpanjang dengan kualitas udara dalam kategori tidak sehat sejak krisis kabut asap 2015. Kondisi tersebut telah berlangsung sejak 5 Oktober.

Di wilayah barat Singapura, konsentrasi partikel halus PM2.5 masih tinggi pada Minggu. Indeks Standar Polutan (PSI) selama 24 jam bahkan sesekali masuk kategori sangat tidak sehat.

PM2.5 merupakan partikel polusi berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan memperburuk gangguan pernapasan. Paparan polutan ini menjadi perhatian khusus bagi anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki masalah pernapasan.

Pakar ilmu atmosfer dari Universitas Teknologi Nanyang Singapura, Wang Jingyu, mengatakan fenomena El Nino yang sangat kuat turut memperburuk kebakaran karena mengurangi curah hujan di kawasan tersebut.

“Curah hujan tidak mencukupi. Api sulit dipadamkan,” kata Wang kepada AFP.

Menurut dia, kondisi laut yang lebih dingin dari biasanya mengurangi penguapan dan membuat hujan tidak cukup untuk membantu memadamkan api. Situasi ini diperburuk oleh sistem topan di wilayah lain Asia Timur yang dapat mengalihkan kelembapan dari daerah yang dilanda kebakaran.

Dampak kabut asap juga merembet ke sektor transportasi. Kementerian Perhubungan Indonesia menyebut sekitar 2.400 penerbangan di seluruh negeri terdampak kabut asap sejak pertengahan Agustus.

“Kabut asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandara, yang dapat menyebabkan penundaan, gangguan, dan bahkan pembatalan penerbangan,” kata kementerian.

Selama kebakaran di Indonesia belum terkendali dan curah hujan belum memadai, kabut asap berpotensi terus menekan kualitas udara di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperbesar risiko kesehatan bagi jutaan orang yang terdampak.(rml)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Dolar AS Tertekan Akibat Tekanan Sektor AI dan Prospek The Fed

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:00:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Inflasi AS Naik, Harga Bensin dan Sembako Makin Mahal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:13:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Kenaikan harga bensin kembali m.

Internasional

Koalisi Saudi Gempur Depot Bahan Bakar Houthi di Tiga Wilayah Yaman

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:41:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Serangan Houthi Ganggu Jamaah Umrah, MUI Desak Perlindungan Warga Sipil

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:19:49 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:16:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:10:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Redistribusi PPPK Guru Kampar Disorot, Komisi II Minta Sosialisasi dan Masa Pengajuan Dievaluasi
19 Oktober 2026
PAUD/TK Tetap PJJ, Siswa SD dan SMP Kembali Belajar Tatap Muka
19 Oktober 2026
Polda Riau Gempur 6 THM di Pekanbaru, Buru Bandar dan Pengguna Narkoba
19 Oktober 2026
Hikmah di Balik Karunia Allah yang Datang dan Pergi
19 Oktober 2026
Bantai Persiku Kudus 4-1, PSPS Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Grup A
19 Oktober 2026
Hasil Survei SMRC Dinilai Mengandung Risiko Framing yang Tendensius
19 Oktober 2026
Media Asing Soroti Karhutla Indonesia yang Bikin Udara Asia Tenggara Beracun
19 Oktober 2026
Ribuan Hotspot Kepung Sumatera, Riau 9 Titik dan Asap Masih Tebal
17 Oktober 2026
Dolar AS Tertekan Akibat Tekanan Sektor AI dan Prospek The Fed
17 Oktober 2026
Hingga Sabtu Siswa PAUD-SMP Kembali PJJ
16 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Redistribusi PPPK Guru Kampar Disorot, Komisi II Minta Sosialisasi dan Masa Pengajuan Dievaluasi
  • 2 PAUD/TK Tetap PJJ, Siswa SD dan SMP Kembali Belajar Tatap Muka
  • 3 Polda Riau Gempur 6 THM di Pekanbaru, Buru Bandar dan Pengguna Narkoba
  • 4 Hikmah di Balik Karunia Allah yang Datang dan Pergi
  • 5 Bantai Persiku Kudus 4-1, PSPS Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Grup A
  • 6 Hasil Survei SMRC Dinilai Mengandung Risiko Framing yang Tendensius
  • 7 Media Asing Soroti Karhutla Indonesia yang Bikin Udara Asia Tenggara Beracun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com