Kebiasaan yang Membuat Manusia Seperti Setan
RADARPEKANBARU.COM - Bermalas-malasan dalam sholat dan gemar bersumpah, baik dengan perkataan benar maupun dusta, menjadi dua kebiasaan yang disebut setan ketika ditanya bagaimana cara menjadi sepertinya. Kisah yang dinukil Syaikhul Hadits Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi dalam buku Fadhail Namaz tersebut menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga sholat dan lisan.
Suatu ketika, dikisahkan, setan ditanya bagaimana caranya menjadi seperti setan. Diceritakan bahwa pada zaman dahulu, setan dapat dilihat oleh mata manusia. Seseorang berkata kepada setan, "Beritahukan kepadaku, bagaimanakah caranya agar aku dapat menjadi seperti dirimu?"
Setan berkata, "Sampai hari ini, tidak ada seorang pun yang bertanya seperti itu padaku. Apa maksudmu?" Orang itu menjawab, "Hatiku menginginkannya."
Setan berkata, "Caranya, bermalas-malasan dalam sholat dan bersumpahlah sekehendakmu, baik benar maupun dusta."
Orang itu kemudian menjawab, "Demi Allah, aku berjanji tidak akan bermalas-malasan dalam sholat dan tidak akan bersumpah."
Setan menjawab, "Sungguh, aku belum pernah berbicara dengan orang secerdik kamu. Aku berjanji, sekali-kali aku tidak akan lagi menasihati seorang manusia."
Sholat adalah ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Tentu, sholat merupakan ibadah yang banyak mengandung keutamaan dan manfaat besar bagi orang yang mengerjakannya dengan baik dan benar.
Dalam sebuah hadits, dijelaskan bahwa sholat lima waktu ibarat seseorang mandi untuk membersihkan diri lima kali sehari.
Imam Al-Ghazali, yang bernama asli Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali, dalam kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan tentang manfaat sholat lima waktu.
"Maka apabila kamu telah menyelesaikan sholat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah sholat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya sholat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (Surat An-Nisa Ayat 103)
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Lima sholat diwajibkan oleh Allah kepada segala hamba. Maka barangsiapa mengerjakan semuanya dan tidak menyia-nyiakan satupun daripadanya, dengan meringan-ringankan haknya, maka Allah janji bahwa ia akan masuk surga." (HR Imam Malik, Imam Ahmad, dan lain-lain dari Ubbadah bin Ash-Shamit)
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Perumpamaan sholat yang lima itu adalah seperti sebuah sungai yang tawar airnya yang meluap-luap. Seseorang mandi di sungai itu setiap hari lima kali. Apakah pendapatmu tentang orang itu, apakah masih ada kotoran di tubuhnya?" Para sahabat menjawab, "Tak ada sedikit pun."
Nabi Muhammad SAW berkata lagi, "Sesungguhnya sholat yang lima itu menghilangkan dosa seperti air menghilangkan kotoran yang menempel di tubuh." (HR Imam Muslim dari Jabir)
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Sesungguhnya sholat-sholat itu menghapuskan dosa yang terjadi di antaranya, selama bukan dosa besar." (HR Imam Muslim dari Abu Hurairah).(rep)
Nasihat Nabi Isa yang Diabadikan Para Ulama Turun Menurun, Pengingat Sepanjang Masa
RADARPEKANBARU.COM - Dalam berbagai nasihatnya, Nabi.
Bagaimana Umar bin Abdul Aziz Berantas Korupsi Birokrasi? Ini 7 Langkah Briliannya
RADARPEKANBARU.COM - .
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.
Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?
RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.








