Kabut Asap Kembali Pekat, Disdik Pekanbaru Evalusi Pembelajaran Tatap Muka
RADARPEKANBARU.COM - Kota Pekanbaru kembali diselimuti asap pekat, Selasa (13/10/2026). Dinas Pendidikan mengevaluasi kebijakan pembelajaran tatap muka.
Sebab, kondisi asap ini mempengaruhi kualitas udara di Kota Bertuah. Sehingga, keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengingatkan, seluruh sekolah memperketat perlindungan terhadap peserta didik selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Ia meminta, peserta didik menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah.
"Untuk pembelajaran masih tatap muka, namun kalau kualitas udara semakin memburuk pihak sekolah bisa memulangkan lebih awal," kata Jamal.
Abdul Jamal menyebutkan, Disdik akan menggelar rapat bersama sejumlah pihak terkait pada Selasa sore. Rapat itu nantinya mengevaluasi dampak kabut asap terhadap kegiatan pendidikan sekaligus mempertimbangkan langkah yang perlu diambil untuk melindungi peserta didik.
"Nanti sore kita akan rapat, kita evaluasi. Tapi kita tetap mengimbau peserta didik untuk menggunakan masker, dan bagi yang kurang sehat bisa pulang lebih awal," jelasnya.
Selasa pagi, kabut tebal menyelimuti Pekanbaru. Kondisi ini membuat jarak pandang terbatas, salah satunya terlihat di kawasan Jalan Purwodadi.
Meski kabut terlihat pekat, kondisi pagi ini berbeda dari biasanya. Warga tidak mencium bau asap menyengat yang kerap menyertai kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Warga sekitar Jef, mengatakan kabut yang menyelimuti Jalan Purwodadi terlihat sangat tebal hingga membatasi jarak pandang pengguna jalan.
Namun, tidak tercium bau asap seperti yang biasanya dirasakan ketika Pekanbaru diselimuti kabut asap. "Sepertinya ini embun. Memang tebal. Itu jarak pandangnya terbatas," ujar Jef.
Sementara itu, berdasarkan penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut merupakan fog atau kabut.
"Pagi ini fog dengan jarak pandang tercatat hanya sekitar 100 meter dengan kelembapan udara mencapai 100 persen," ujar Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru, Deby kepada CAKAPLAH.com.
Ia mengatakan kondisi tersebut membuat jarak pandang di sekitar lokasi sangat terbatas. Pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi kawasan yang diselimuti kabut tebal.
"Seiring waktu saat kelembapan udara sudah turun kekaburan udara akan berkurang," pungkasnya.(ckc)
Kemenkes Survei RSUD Arifin Achmad Riau Lewat 16 Standar Akreditasi
RADARPEKANBARU.COM - RSUD Arifin Achmad Provinsi Ria.
Abdul Wahid Dikabarkan Ajukan Kasasi Usai Vonis Diperberat Jadi 4 Tahun
RADARPEKANBARU.COM - Gubernur Riau nonaktif Abdul Wa.
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
RADARPEKANBARU.COM - Pelarian ME alias G (43), pria yang masuk daftar pencarian .
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
RADARPEKANBARU.COM - PSPS Pekanbaru menang atas PSMS.
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau mengha.
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau mendor.








