• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1882 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4206 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4210 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4167 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4280 Kali

  • Home
  • Riau

Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak Bunuh Diri

Redaksi Radarpku

Rabu, 05 Agustus 2026 09:04:57 WIB
Cetak
Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak Bunuh Diri

RADARPEKANBARU.COM - Misteri kematian dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Tengki Rafian, dr. Alex Cristo Loris, akhirnya terungkap.

Alex Cristo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di semak-semak samping RSUD Tengku Radian pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Satuan Reserse Kriminal Polres Siak menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri dan tidak ditemukan unsur tindak pidana pembunuhan.

Hasil itu disampaikan Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, didampingi Kabid Laboratorium Forensik Polda Riau Dr. Ungkap Siahaan, perwakilan Bid Dokkes Polda Riau AKBP Supriyanto, ahli Psikologi Forensik Fakultas Psikologi UIR Yanwar Arief, Kasatreskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais, Selasa (4/8/2026).

Sepuh menjelaskan, penyelidikan dilakukan secara ilmiah melalui metode scientific crime investigation, meliputi olah tempat kejadian perkara (TKP), autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, digital forensik, psikologi forensik, analisis rekaman CCTV, hingga pemeriksaan para saksi.

Dari hasil olah TKP, penyidik menemukan tas milik korban berisi sejumlah perlengkapan medis, antara lain stetoskop, obat anestesi Propofol, ampul Lidocaine, spuit berisi Fentanyl Citrate dan Rocuronium Bromide, serta sejumlah jarum suntik.

Sementara itu, rekaman CCTV dari dua lokasi memperlihatkan korban berjalan seorang diri menuju lokasi kejadian pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia. Tidak ada rekaman yang menunjukkan keberadaan orang lain bersama korban.

"Hasil penyelidikan menyimpulkan tidak ditemukan fakta yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan. Penyebab kematian korban merupakan akibat dari perbuatannya sendiri," ujar Sepuh.

Hasil autopsi menemukan bekas suntikan pada punggung tangan kiri korban yang diduga menjadi jalur masuk obat Rocuronium ke dalam tubuh. Pemeriksaan toksikologi juga mendeteksi kandungan Rocuronium pada sampel darah, urine, dan ginjal korban.

Tim dokter forensik menyimpulkan korban meninggal akibat efek Rocuronium yang menyebabkan kelumpuhan total otot pernapasan hingga mengakibatkan mati lemas (asfiksia).

"Sementara memar di kepala dinyatakan bukan penyebab kematian, sedangkan luka lain pada tubuh merupakan luka pascakematian akibat aktivitas serangga," kata Sepuh.

Pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Riau turut memperkuat temuan tersebut. DNA pada bercak darah yang terdapat di jarum suntik identik dengan DNA korban, yang menunjukkan alat tersebut digunakan oleh korban sendiri dan mengandung Rocuronium.

Selain pemeriksaan medis, penyidik juga melibatkan ahli psikologi forensik. Hasil analisis menunjukkan korban diduga mengalami tekanan psikologis akibat akumulasi berbagai persoalan, mulai dari tekanan finansial, beban pendidikan PPDS, hingga tanggung jawab keluarga.

Sebagai peserta PPDS Anestesi, korban diketahui memiliki pengetahuan sekaligus akses terhadap obat-obatan anestesi yang kemudian menjadi faktor yang mempermudah tindakan tersebut.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam korban. Dari hasil digital forensik ditemukan sebuah pesan yang belum sempat terkirim kepada istrinya berisi permintaan maaf. "Maaf sayang aku udah ngak tertolong lagi".

Keluhkan Pinjaman Online

Selain itu, ditemukan riwayat keluhan mengenai utang pinjaman daring, indikasi penggunaan uang dalam jumlah besar untuk suatu aktivitas, serta catatan pribadi yang masih terkunci dalam perangkat.

Selama proses penyelidikan, Satreskrim Polres Siak telah memeriksa 14 saksi yang terdiri dari petugas keamanan, tenaga medis, rekan kerja, keluarga korban, hingga ahli farmakologi.

Berdasarkan keseluruhan alat bukti, keterangan saksi, hasil autopsi, laboratorium forensik, digital forensik, dan psikologi forensik, penyidik memastikan tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan pihak lain dalam kematian dr. Alex Cristo Loris.

Polres Siak menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.(ckc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Belanja Riau Naik Rp56,63 Miliar, Efisiensi Jadi Kunci APBD Perubahan 2026

Kamis, 24 September 2026 - 09:14:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Belanja daerah dalam Rancangan .

Riau

Hujan Diprakirakan Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau Sore hingga Malam Hari

Kamis, 24 September 2026 - 09:11:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Hujan dengan intensitas ringan .

Riau

Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi DP dan Bunga Kredit Rumah bagi Warga

Kamis, 24 September 2026 - 09:07:52 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.

Riau

Marahi Guru yang Viralkan Kondisi Sekolah Berdinding Triplek, Wabup Kampar Dikecam

Rabu, 23 September 2026 - 08:58:53 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Aksi  dan sikap Wakil Bupa.

Riau

Sekdaprov dan Tiga Pejabat Pemprov Riau Bersaksi di Sidang Ajudan Abdul Wahid

Rabu, 23 September 2026 - 08:32:25 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komis.

Riau

APBD Perubahan Riau Ditetapkan Rp8,378 Triliun, Fokus Lunasi Tunda Bayar

Rabu, 23 September 2026 - 08:19:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Anggaran Pendapatan dan Belanja.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Belanja Riau Naik Rp56,63 Miliar, Efisiensi Jadi Kunci APBD Perubahan 2026
24 September 2026
Hujan Diprakirakan Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau Sore hingga Malam Hari
24 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi DP dan Bunga Kredit Rumah bagi Warga
24 September 2026
Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini
24 September 2026
KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan
24 September 2026
Trump Tekan ICC di Sidang PBB, Desak Seluruh Anggotanya Keluar
24 September 2026
Marahi Guru yang Viralkan Kondisi Sekolah Berdinding Triplek, Wabup Kampar Dikecam
23 September 2026
Sekdaprov dan Tiga Pejabat Pemprov Riau Bersaksi di Sidang Ajudan Abdul Wahid
23 September 2026
Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn
23 September 2026
APBD Perubahan Riau Ditetapkan Rp8,378 Triliun, Fokus Lunasi Tunda Bayar
23 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Belanja Riau Naik Rp56,63 Miliar, Efisiensi Jadi Kunci APBD Perubahan 2026
  • 2 Hujan Diprakirakan Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau Sore hingga Malam Hari
  • 3 Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi DP dan Bunga Kredit Rumah bagi Warga
  • 4 Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini
  • 5 KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan
  • 6 Trump Tekan ICC di Sidang PBB, Desak Seluruh Anggotanya Keluar
  • 7 Marahi Guru yang Viralkan Kondisi Sekolah Berdinding Triplek, Wabup Kampar Dikecam

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com