• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1926 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4258 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4263 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4214 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4328 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Bahagia dan Rasa Cukup

Redaksi Radarpku

Selasa, 31 Maret 2026 08:30:24 WIB
Cetak
Bahagia dan Rasa Cukup

RADARPEKANBARU.COM - Hidup adalah tentang seni mengelola ketidakpastian. Berupaya menerima dan berlapang dada pada setiap takdir sebagai simbol kebijaksanaan.

Sedia mengikis setiap kemauan untuk lebih dengan meneguhkan rasa cukup sebagai jalan meraih cinta Tuhan.

Rasa cukup menjadi tanda syukur yang amat menawan. Rasa cukup pun hadir berdampingan dengan sikap sabar dan tulus pada segenap jalan terjal dalam kehidupan.

\Selalu tersenyum dan menyematkan prasangka baik terhadap setiap nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Untuk menggapai kebahagiaan, rasa cukup menjadi ungkapan syukur dan jalan yang amat mengagumkan.

Dari Mu'adz bin Jabal RA diceritakan bahwa Rasulullah SAW menyentuh tangan Mu'adz dan dengan tulus berkata, "Wahai Mu'adz, demi Allah, aku mencintaimu, demi Allah, aku mencintaimu."

Selanjutnya, Nabi SAW memberikan pesan penting kepada Mu'adz, yaitu agar dia selalu berdoa setelah menyelesaikan shalat, dengan kata-kata, "Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat dan bersyukur kepada-Mu, serta beribadah kepada-Mu dengan baik (Allaahumma a'innii 'alaa dzikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatika)" (HR Abu Daud).

Hadis ini menginspirasi kita untuk senantiasa melantunkan rasa syukur karena Allah SWT. Menekankan rasa cukup dan menangkis keinginan untuk lebih yang sering kali melahirkan keburukan.

Melalui keteguhan yang ada pada diri sendiri, kita dapat mentafakuri dan menghayati setiap kenikmatan yang diberikan oleh Tuhan. Rasa cukup merupakan buah iman dan takwa kepada Allah Yang Maha Penyayang.

Dari Sa'ad bin Abi Waqash RA, ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW berbicara, "Aku merayu Tuhanku dan memohonkan syafaat untuk umatku. Kemudian, Allah memberikan sepertiga dari umatku kepadaku, dan sebagai tanda rasa syukur kepada Tuhan, aku bersujud."

"Setelah itu, aku mengangkat kepala dan kembali memohonkan bagi umatku. Allah kembali memberikan sepertiga yang lain kepadaku, dan aku kembali bersujud sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhanku. Kemudian aku mengangkat kepala dan sekali lagi memohonkan bagi umatku. Allah kemudian memberikan sepertiga yang tersisa, dan aku kembali bersujud untuk Tuhanku." (HR Abu Daud).

Rasulullah SAW pun mengajarkan pentingnya merawat rasa syukur dengan tekad yang kuat. Menghindari sikap kufur, berupaya secara totalitas menegakkan amal kebaikan, berdoa penuh ketulusan, dan menguatkan keyakinan kepada Tuhan. Kita dapat menjadi individu yang pandai bersyukur dan merasa cukup atas segala karunia yang diberikan oleh Tuhan.

Allah SWT dengan tegas melarang tindakan ingkar terhadap nikmat-Nya dan memerintahkan kita untuk selalu menghargai setiap anugerah dalam kehidupan kita. Karenanya, sikap syukur dan rasa cukup dapat mengantarkan kita pada kebahagiaan yang amat bermakna.

Allah SWT berfirman, “Dalam peringatan Tuhanmu, dinyatakan, ‘Jika kamu bersyukur, Aku akan melimpahkan lebih banyak berkah kepadamu. Tetapi, jika kamu mengabaikan nikmat-Ku, maka azab-Ku sangat pedih'" (QS Ibrahim: 7).

Hal yang besar belum tentu cukup. Hal yang kecil belum tentu kurang. Hal yang banyak dimulai dari yang sedikit. Hal yang sedikit belum tentu lebih buruk dari yang banyak.

Segala hal yang kita miliki merupakan porsi terbaik yang diberikan oleh Tuhan. Sehingga, cukup berarti senantiasa berbahagia dan bersyukur sepenuh hati karena Allah SWT sekalipun itu sekadar pada hal-hal kecil dan sederhana.

Syukur itu indah

"Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur" (QS al-Baqarah: 243).

Halaman 3 / 3

Bisa jadi, selama ini kita menjalani kehidupan tanpa rasa syukur. Kita merasa semua yang diperoleh sudah selayaknya menjadi hak diri. Karena itu, ketika tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkan atau diidam-idamkan, kita menjadi kesal. Mungkin juga kecewa, lalu mencela kehidupan.

Kita sering memusatkan perhatian pada keinginan dan ego diri. Padahal, sebenarnya apa-apa yang diinginkan itu tidak kita butuhkan. Perhatian tidak berpusat pada segala yang telah dan sedang menjadi milik kita.

Akibatnya, kita masih merasa kurang dengan apa yang sedang dimiliki saat ini. Selain itu, muncul kecenderungan untuk membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Kita menganggap orang lain lebih beruntung.

Sering kali, kita menetapkan syarat yang sangat sulit untuk bisa dipenuhi agar bisa berbahagia. Kita akan senang kalau mempunyai sesuatu yang dimiliki orang lain. Namun, begitu mendapatkannya, kesenangan yang muncul hanyalah sesaat.

Kita tetap tak puas dan menginginkan yang lebih lagi. Tak pernah merasa cukup dengan banyaknya harta yang dimiliki.

Bila itu yang terjadi, kita memang belum bersyukur. Nafsu yang bersemayam dalam hati menjadi berhala. Justru, kita sendiri yang menjadi budaknya. Inilah akar segala ketidakbahagiaan.(rep)

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

Dakwatuna

Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam

Jumat, 25 September 2026 - 09:46:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .

Dakwatuna

Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini

Kamis, 24 September 2026 - 09:03:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.

Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Rabu, 23 September 2026 - 08:26:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Allah Menciptakan Kejahatan dan Dosa di Alam Semesta?

Selasa, 22 September 2026 - 10:20:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya hikmah Allah Yang .

Dakwatuna

Pendapat Nabi Muhammad soal Orang Beriman yang Berbohong

Senin, 21 September 2026 - 11:09:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam sebuah kesempatan, salah seorang sahabat bertanya ke .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
26 September 2026
Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
26 September 2026
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
25 September 2026
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
25 September 2026
PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta
25 September 2026
34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay
25 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
  • 2 Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
  • 3 4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
  • 4 Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
  • 5 Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
  • 6 Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
  • 7 Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com