• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2602 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4947 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4978 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4921 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5068 Kali

  • Home
  • Riau

APBD Pekanbaru 2026 Belum Disahkan hingga Pertengahan Januari, DPRD Soroti Transparansi RKA OPD

Redaksi Radarpku

Sabtu, 17 Januari 2026 09:22:26 WIB
Cetak
APBD Pekanbaru 2026 Belum Disahkan hingga Pertengahan Januari, DPRD Soroti Transparansi RKA OPD

RADARPEKANBARU.COM - Hingga memasuki pertengahan Januari 2026, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru tahun anggaran 2026 belum juga disahkan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik karena APBD merupakan instrumen utama penggerak pembangunan dan perekonomian daerah.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel, mengatakan DPRD telah menjalankan seluruh tahapan pembahasan sesuai ketentuan. DPRD bahkan telah melakukan konsultasi ke berbagai pihak, mulai dari Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Riau melalui Bappeda, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau.

“Terkait keterlambatan pengajuan KUA-PPAS, sepanjang argumentasinya jelas dan memiliki dasar hukum, bagi kami di DPRD tidak menjadi persoalan. Fokus kami justru bagaimana mempercepat pengesahan APBD,” ujar Roni, Kamis (15/1/2026).

Menurut dia, percepatan pengesahan APBD penting karena berfungsi sebagai pemicu perputaran ekonomi daerah. Semakin cepat APBD disahkan, semakin cepat pula belanja pemerintah berjalan dan berdampak langsung ke masyarakat.

Dalam pembahasan RAPBD 2026, nilai anggaran mengalami perubahan dari semula Rp2,889 triliun menjadi Rp3,049 triliun setelah adanya tambahan dana tunda salur dari Pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp150 miliar.

“Angka ini sudah disepakati bersama dan dituangkan dalam nota kesepakatan antara DPRD dan Pemerintah Kota Pekanbaru, serta telah melalui tahapan pandangan umum fraksi dan jawaban pemerintah,” kata Roni.

Namun, hingga kini RAPBD tersebut belum dilengkapi dengan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Padahal, RKA menjadi dasar utama untuk mengetahui rincian belanja pemerintah.

“APBD bukan hanya soal pendapatan, tapi juga belanja. Pemerintah harus menjelaskan secara rinci Rp3,049 triliun itu digunakan untuk apa saja, dan itu tertuang dalam RKA,” tegas Roni.

Ia menyebut Banggar DPRD telah meluangkan waktu secara intensif untuk pembahasan, bahkan dari pagi hingga malam, termasuk untuk sekitar 48 OPD. Namun hingga kini, dokumen RKA belum diterima, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Roni menegaskan DPRD tidak berniat menghambat pengesahan APBD. Bahkan, rapat paripurna sempat dijadwalkan pada 31 Desember 2025, namun ditunda setelah adanya surat resmi dari Sekretaris Daerah dengan alasan agenda prioritas lain di lingkungan pemerintah kota.

Memasuki Januari 2026, DPRD kembali menjadwalkan paripurna dengan catatan dokumen RKA telah disiapkan. Namun hingga jadwal tersebut, RKA belum juga diserahkan. Menurut Roni, DPRD tidak mungkin mengesahkan APBD tanpa RKA karena berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Kami ingin DPRD aman secara hukum, dan pemerintah juga aman dalam menggunakan APBD. Jangan sampai di kemudian hari ada masalah penggunaan anggaran,” ujarnya.

Hal senada disampaikan anggota Banggar DPRD Kota Pekanbaru lainnya, Zulfan Hafiz. Ia mengatakan, hingga Ahad (11/1/2026), APBD 2026 belum disahkan karena Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum siap memaparkan rincian program dan kegiatan OPD.

Zulfan menjelaskan, pengesahan APBD sebenarnya telah dijadwalkan melalui rapat paripurna pada Kamis (8/1/2026). Namun rencana tersebut tertunda setelah rapat Banggar bersama TAPD sehari sebelumnya tidak menghasilkan kejelasan.

“Kami meminta agar program-program di masing-masing OPD dipaparkan secara detail. Pagu anggaran sudah ada melalui MoU, sekitar Rp3,049 triliun. Tapi kami ingin tahu rinciannya,” kata Zulfan.

Menurut dia, TAPD menyampaikan belum dapat melakukan ekspos karena RKA OPD belum diinput ke dalam sistem. Alasan tersebut dinilai janggal, mengingat RKA merupakan dasar penyusunan anggaran.

“Yang disampaikan hanya gambaran umum persentase belanja, seperti gaji dan belanja lainnya. Tapi kegiatannya apa, itu tidak dijelaskan,” ujarnya.

Zulfan menegaskan permintaan DPRD terhadap RKA bukan untuk menghambat program pemerintah, melainkan memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.

“APBD ini uang masyarakat Pekanbaru. Jadi harus transparan,” kata politisi Partai Nasdem tersebut.

Ia juga mengingatkan, pengesahan APBD tanpa mengetahui rincian RKA berisiko menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Kalau nanti ada masalah, Banggar DPRD bisa ikut dimintai pertanggungjawaban. Karena itu kami tidak mau asal ketok palu,” ujarnya.

Zulfan menambahkan, keterlambatan pengesahan APBD berpotensi membuat APBD baru efektif digunakan pada Maret 2026 setelah melalui proses evaluasi gubernur dan pembahasan lanjutan di DPRD.

“Kalau itu terjadi, yang paling dirugikan adalah masyarakat Pekanbaru,” katanya. ***


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Pemprov Riau Tetapkan Tiga Lokasi Upacara Peringatan

Kamis, 05 November 2026 - 10:37:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau memata.

Riau

Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Rp2,45 Miliar di Rohul Diawasi Kejari dan Inspektorat

Kamis, 05 November 2026 - 10:35:49 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) R.

Riau

340 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Terdeteksi 6 Titik

Kamis, 05 November 2026 - 10:33:31 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sebanyak 340 titik panas (hotsp.

Riau

Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat

Rabu, 04 November 2026 - 13:45:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Meningkatnya kualitas infrastru.

Riau

Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai

Rabu, 04 November 2026 - 10:55:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rencana pembangunan flyover di .

Riau

Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi

Rabu, 04 November 2026 - 10:21:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Tekanan kenaikan harga barang d.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Rekor Kandang Askar Bertuah Runtuh, PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC
05 November 2026
Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Pemprov Riau Tetapkan Tiga Lokasi Upacara Peringatan
05 November 2026
Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Rp2,45 Miliar di Rohul Diawasi Kejari dan Inspektorat
05 November 2026
340 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Terdeteksi 6 Titik
05 November 2026
KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
05 November 2026
Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
05 November 2026
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Rekor Kandang Askar Bertuah Runtuh, PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC
  • 2 Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Pemprov Riau Tetapkan Tiga Lokasi Upacara Peringatan
  • 3 Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Rp2,45 Miliar di Rohul Diawasi Kejari dan Inspektorat
  • 4 340 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Terdeteksi 6 Titik
  • 5 KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
  • 6 Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
  • 7 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com