• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3610 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3599 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3571 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3653 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3586 Kali

  • Home
  • Nasional

Demo Memasak Bu Mega, Seruan Boikot Migor

Redaksi Radarpku

Selasa, 29 Maret 2022 10:12:37 WIB
Cetak
Demo Memasak Bu Mega, Seruan Boikot Migor

JAKARTA - Negara kalah melawan mafia minyak goreng. Sudah pasti. Klaim Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ini membuat banyak orang terhenyak. Bagaimana mungkin negara bisa kalah melawan para mafia? Negara kok kesannya diatur-atur untuk membuat kebijakan sesuai perrmintaan para mafia. Aturan harga eceran tertinggi atau HET. Para mafia girang.

Sangat gamblang permainan mereka. Membuat minyak goreng langka di pasaran. Tapi ketika harga dinaikkan, tiba-tiba saja stok minyak goreng berlimpah. Melihat ini, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sangat prihatin. Mengatakan pada rakyat terutama kalangan emak-emak untuk tidak lagi tergantung pada minyak goreng.

Tidak sedikit yang mengkritik Bu Mega. Kata-katanya dianggap nyelekit. Dibilangnya Bu Mega tidak peka terhadap kondiai bangsa. Kesan yang ditangkap, Bu Mega seolah-olah menjadi tameng bagi pemerintah yang sudah menyerah mengatasi polemik minyak goreng. Bahkan kini Bu Mega mengadakan demo memasak tanpa menggunakan minyak goreng.

Orang-orang terutama emak-emak masih belum ngeh dengan apa yang dilakukan Bu Mega. Padahal seruan tidak menggunakan minyak goreng ini telah membuat kubu pemerintah dan mafia minyak goreng kebakaran jenggot. Ya, di saat pemerintah menyerahkan harga minyak goreng ke pasar dan 'membahagiakan' para mafia, langkah Bu Mega justru membuat mereka kepanasan.

Meski tidak dikatakan secara lesan, namun langkah Bu Mega ini seperti menyerukan pada emak-emak di seluruh Indonesia bahwa 'sudah saatnya kita melawan para mafia minyak goreng'. Caranya dengan tidak membeli minyak goreng alias memboikot produk-produk mereka.

Bu Mega ingin menunjukkan bahwa kendali masih di tangan rakyat, bukan di tangan mafia. Saat negara sudah menyerah melawan mafia, maka people power adalah solusi. Bu Mega ingin menunjukkan pada para mafia agar jangan bermain-main dengan emak-emak. Satu emak-emak tersakiti, maka emak-emak lain akan merasa tersakiti. Apalagi jika perasaan yang tersakiti itu berhubungan dengan urusan dapur.

Ya, Bu Mega ingin menunjukkan pada negara, bahwa emak-emak tidak butuh minyak goreng. Tanpa minyak goreng rakyat masih dapat bertahan hidup. Tanpa minyak goreng emak-emak masih bisa memasak makanan untuk keluarganya. Tanpa minyak goreng emak-emak bisa merebus makanan mereka.

Bu Mega juga mengingatkan pada mafia, bahwa Indonesia memiliki budaya kuliner beraneka ragam. Terutama budaya kuliner. Banyak kuliner Indonesia yang bisa dimasak tanpa menggunakan minyak goreng. Seperti masakan Sunda yang cara pengolahannya banyak tanpa digoreng. Itu belum termasuk kuliner Jawa, Bali, Padang, dan lain-lain.

"Jadi kenapa kok saya dibilang 'Ibu ini tidak peduli kalau tidak ada minyak goreng', saya sangat peduli. Tapi anak-anak kita dikasih apa kalau ibu-ibu seharian antre minyak goreng? Anak-anak sudah dibuatkan makan belum ya kalau sudah pulang sekolah?" Demikian kata Bu Mega. Ucapan Megawati soal antrean minyak goreng justru karena kekesalannya pada keadaan di mana rakyat dipermainkan sangat tidak manusiawi.

Dengan cara ini Bu Mega sepertinya ingin melawan ketidakadilan yang dipertontonkan negara pada rakyat. Bukan dengan cara bermelas-melasan, mengasihi diri sendiri, mengiba satu sama lain. Melainkan harus dengan cara perlawanan. Silakan negara bermain-main dengan para mafia. Silahkan negara dan mafia cari untung dari penderitaan rakyat, tapi jangan harap rakyat mau membeli. Jangan harap rakyat mau diplokoto terus-terusan.

Rakyat tidak bodoh. Negara yang terlalu bodoh karena terus-terusan disetir mafia untuk membodohi rakyat. Maka, jangan salahkan rakyat jika marah dan memboikot minyak goreng. (rmol)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:28:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pulau Sumatra menghadapi ancama.

Nasional

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:55:49 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Purbaya: Desil 10 Tak Boleh Beli BBM Subsidi, Anggaran Bisa Hemat 10%

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:50:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi .

Nasional

Korban Gempa NTT Capai 71 Orang, Hampir 60 Ribu Warga Mengungsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:49:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Badan Nasional Penanggulangan B.

Nasional

Guru PPPK Dialihkan Jadi Pegawai Pusat, Ada Peluang Jadi PNS

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:43:59 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mens.

Nasional

KKP Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:16:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com