Pikiran Buruk Kerap Datang, Bagaimana Cara Menghilangkannya?
RADARPEKANBARU.COM - Pikiran yang buruk dan rumit kerap menghampiri seseorang. Bagaimana cara terbebas dari pikiran buruk?. Dilansir di aboutislam.net, dosen senior dan sarjana Islam di Institut Islam Toronto , Ontario, Kanada, Syekh Ahmad Kutty menjelaskan cara menghilangkan pikiran buruk yang menyerang pikiran.
"Cukup menghilangkannya dengan mencari perlindungan kepada Allah SWT segera setelah pikiran tersebut muncul, dan tidak pernah berhenti untuk memikirkannya. Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat-Nya bahwa tidak ada yang lebih dibenci setan selain melihat orang yang sedang sholat. Karena dia paling sulit menjauhkan pikiran seseorang dari doa dengan membisikkan pikiran-pikiran jahat.
Tapi jangan pernah putus asa dari rahmat Allah. Kita dapat melawan setan dengan mencari perlindungan di dalam Tuhan. Setiap kali pikiran seperti itu mengganggu pikiran, jauhkan dengan mengatakan, a`udzu billaahi minasy-shaytaanir-rajim (Aku berlindung kepada Allah dari setan, yang terkutuk). ISetan menggunakan segala macam tipu muslihat untuk membuat Muslim berhenti berdoa. Menanamkan dalam pikiran rasa takut yang berlebihan terhadap hukuman Allah adalah salah satu dari tipu muslihat tersebut.
Seoramg Muslim harus melawannya dengan mengingatkan diri akan rahmat-Nya yang tak terbatas. Allah SWT berfirman dalam surat Az Zumar ayat 53: “Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Mahapengampun, Mahapenyayang.”
Secara terpisah, KH DR M Tata Taufik dalam bukunya "Tafsir Inspiratif ayat-ayat Alquran Pilihan Pengguggah Jiwa", menuliskan, ayat ini menurut Ibnu Katsir merupakan seruan kepada seluruh pelaku maksiat dari orang kafir dan lainnya untuk bertaubat dan kembali kepada kebenaran. Ayat ini juga merupakan berita bahwa Allah SWT mengampuni semua dosa bagi mereka yang bertobat dan kembali ke jalan yang benar.
"Walaupun dosa tersebut begitu banyak bagai buih di lautan. Ayat ini harus dipahami sebagai usaha bertobat dan tidak bisa dipahami dalam konteks selain tobat. Sebab, kemusrikan hanya bisa diampuni kecuali bagi yang melakukan tobat," katanya.(rep)
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
RADARPEKANBARU.COM - Ketika suatu wilayah dila.
Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin
RADARPEKANBARU.COM - Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsy.
Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan
RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu masa, seorang raja m.








