• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2221 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4559 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4579 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4532 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4649 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Pandemi dan Makna Berkurban Dari Rumah

Redaksi Radarpku

Rabu, 21 Juli 2021 09:08:32 WIB
Cetak
Pandemi dan Makna Berkurban Dari Rumah
ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM - Dua peristiwa penting yang menyertai perayaan Idul Adha adalah Ibadah Haji dan Kurban. Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi orang yang mampu (istatha’ah). Allah berfirman " ...padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim, barang siapa memasukinya (baitullah itu) menjadi amanlah dia. Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam" (QS. Ali Imran: 97).

Para ahli fikih memaknai kata “istatha’ah” adalah mampu secara fisik ; sehat jasmani dan rohani, mampu secara ilmu ; memahami syarat dan rukun haji dengan baik dan benar, mampu secara biaya ; untuk ongkos menuju dan selama menjalankan ibadah haji, termasuk untuk anggota keluarga yang ditinggalkan, (al-San’aniy, 1960). Dalam kontek sekarang adalah mampu dalam perjalanan ; aman dari penyebaran Covid-19 sehingga selamat dalam menjalankan ibadah haji.

Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw : Dari Anas r.a. ia berkata: Rasululullah SAW ditanya; ‘Hai Rasulullah, apakah yang dimaksudkan dengan as-sabil (jalan)?’ Beliau menjawab;‘bekal dan perjalanan’.”  (HR Ad Daruqutni dan dinilai sahih oleh al-Hakim; al-San’ani).

Dengan demikian, ibadah haji merupakan ibadah yang memadukan unsur ruhiyah yakni keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt, jasmaniyah yakni sehat secara fisik, mental, jiwa dan raga dan maliyah yakni kemampuan secara ekonomi  untuk membiayai perjalanan haji beserta dengan biaya yang menyertainya. 

Disamping itu ibadah haji harus dilaksankan di Baitullah, yaitu Kabah dan disekitarnya ada maqam Ibrahim yang berada di kota Suci Mekah al Mukaromah Arab Saudi. Sehingga harus dilaksanakan secara langsung pada tempat dan waktu yang telah ditentukan serta tidak bisa diwakilkan, sesuai dengan tuntunan yang telah ditetapkan.  

Dalam ibadah haji tahun 1442 H sekarang ini, Pemerintah Arab Saudi selaku penyelenggara ibadah haji, hanya mengizinkan sebanyak 60.000 orang jamaah yang berdomisili dari Arab Saudi. Hal ini karena untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 yang belum berakhir. Sehingga, dalam konteks sekarang istatha’ah dimaknai sebagai kemampuan keamanan dari penularan Covid-19 dalam beribadah haji. 

Memang umat Islam banyak yang kecewa karena tidak bisa berangkat haji tahun ini, namun menjaga keselamatan jiwa (hifdzun nafs) merupakan hal yang utama dalam Islam. Sehingga, mencegah kemudharatan harus didahulukan dari pada mengambil manfaat. Hal inipun dimaklumi oleh para calon jamaah haji yang tidak bisa berangkat tahun ini. Dampaknya, tentu saja memperpanjang waiting list bagai calon jamaah yang akan berhaji.

Berbeda dengan ibadah haji, ibadah kurban yang juga dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah dapat dilaksanakan dimanapun tanpa ditentukan tempatnya, dapat dilaksanakan oleh siapapun bagi setiap muslim yang mampu tanpa harus melaksanakan haji dan pemotongan hewan kurban dapat dilakukan selama hari Tasyrik, yakni 11, 12, dan 13 Dzulhijjah tanpa harus pas di hari Idul Adha.   

Allah berfirman : Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah) [Q.S. al-Kautsar: 1-3]. 

Setidaknya ada dua pelajaran yang dapat kita petik dari ibadah Kurban, yakni pertama mengajarkan kita untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah Swt. Dengan bersyukur itu Allah menjanjikan akan menambahkan nikmatNya kepada setiap manusia. Begitu banyak nikmat dan karunia Allah yang diberikan kepada kita, sampai-sampai kita tidak akan sanggup dan mampu menghitungnya. Bahkan seandainya semua ranting pohon di dunia dijadikan pena dan lautan sebagai tintanya maka sungguh nikmat Allah tak akan dapat dihitung (QS. an-Nahl : 18) 

Bersyukur dalam arti membenarkan dalam dalam hati atas segala nikmat yang telah Allah berikan, mengucapkan dalam lisan ; Alhamdulillah, dengan memuji Allah sebagai Yang Maha Kuasa dan mengamalkan dalam perbuatan dalam wujud nyata, yakni mengorbankan sebagai harta yang kita miliki untuk berbagi dan peduli pada sesama. 

Kedua, mengajarkan kepada kita untuk menjadi pribadi sosial yang senantiasa berorientasi untuk berbuat baik dan bermanfaat untuk sesama. Bagi sebagian saudara-saudara kita yang kurang mampu, momentum untuk memakan daging kurban, baik daging kambing, kerbau atau sapi, mungkin ada yang harus menunggu setahun sekali saat hari raya Idul Adha.

Karena itu, momentum yang baik ini, kita jadikan sebagai sarana untuk berbagi dengan sesama, terutama dengan saudara-saudara kita yang kurang mampu dan membutuhkan. Hal ini sesuai dengan teladan yang telah diberikan oleh Nabi Muhammad Saw. Ketika datang hari raya Idul Adha, Rasulullah pun menyembelih hewan kurban dan kemudian membagikan sebagian besar dagingnya kepada fakir miskin. 

Namun, karena wabah pandemi Covid-19 masih dialami oleh negara kita, dan juga negara-negara lain di belahan dunia, suasana lebaran Idul Adha dua tahun terakhir ini menjadi terasa berbeda dengan dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Maka untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona, ibadah kurban dapat dilaksanakan dari rumah.

PP Muhammadiyah dan PBNU bahkan telah mengeluarkan fatwa tentang kebolehan mengkonversi hewan kurban dengan bantuan yang lebih dibutuhkan masyarakat di masa pendemi ini, yakni bisa diganti untuk membeli alat pelindung diri, vitamin, hand sanitizer, dan sebagainya. Hal itu dimaksudkan sebagai bagian dari ikhtiar agar terhindar dari wabah Covid-19.

Jika kita tetap akan berkurban, maka dapat dilakukan dari rumah. Yakni dengan menyerahkan hewan kurban melalui rumah pemotongan hewan (RPH) kemudian dagingnya yang telah dicacah dan dibungkus diantarkan kepada mereka yang membutuhkan. Bisa juga dengan membayar hewan kurban sesuai pilihan melalui Organisasi Pengelola Zakat yang menyelenggarakan pemotongan dan distribusi hewan kurban ke daerah-daerah terpencil yang rawan pangan.

Sehingga, ibadah kurban tetap dapat dilaksanakan tanpa menimbulkan kerumunan yang rawan terjadinya penyebaran Covid-19.  Mari laksanakan ibadah kurban sebagai bentuk rasa syukur dan meneladani Ibrahim serta peduli kepada sesama. Wallahua’alam.(rep)

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Bagaimana Umar bin Abdul Aziz Berantas Korupsi Birokrasi? Ini 7 Langkah Briliannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:28:07 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:18:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.

Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Abdul Wahid Dikabarkan Ajukan Kasasi Usai Vonis Diperberat Jadi 4 Tahun
13 Oktober 2026
Kabut Asap Kembali Pekat, Disdik Pekanbaru Evalusi Pembelajaran Tatap Muka
13 Oktober 2026
Bagaimana Umar bin Abdul Aziz Berantas Korupsi Birokrasi? Ini 7 Langkah Briliannya
13 Oktober 2026
Approval Rating Bakal Terdongkrak Jika Prabowo Tegas terhadap Kasus Ijazah Gibran
13 Oktober 2026
Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027
13 Oktober 2026
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
12 Oktober 2026
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
12 Oktober 2026
Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
12 Oktober 2026
Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
12 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Abdul Wahid Dikabarkan Ajukan Kasasi Usai Vonis Diperberat Jadi 4 Tahun
  • 2 Kabut Asap Kembali Pekat, Disdik Pekanbaru Evalusi Pembelajaran Tatap Muka
  • 3 Bagaimana Umar bin Abdul Aziz Berantas Korupsi Birokrasi? Ini 7 Langkah Briliannya
  • 4 Approval Rating Bakal Terdongkrak Jika Prabowo Tegas terhadap Kasus Ijazah Gibran
  • 5 Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027
  • 6 Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
  • 7 Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com