• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2217 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4557 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4576 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4530 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4644 Kali

  • Home
  • Internasional

Vaksin Covid-19 Mulai Langka

Redaksi Radarpku

Senin, 12 April 2021 09:24:05 WIB
Cetak
Vaksin Covid-19 Mulai Langka
ilustrasi internet

LONDON -- Sebanyak 60 negara, termasuk beberapa negara termiskin di dunia, mungkin harus berhenti pada suntikan dosis pertama vaksinasi virus korona. Dikutip dari Associated Press, Sabtu (10/4), hampir semua pengiriman melalui program global yang dimaksudkan untuk membantu vaksinasi itu telah diblokir hingga akhir Juni.

Inisiatif global untuk menyediakan vaksin atau dikenal dengan Covax, dalam seminggu terakhir telah mengirimkan lebih dari 25 ribu dosis ke negara-negara berpenghasilan rendah. Namun, semua pengiriman telah dihentikan sejak pekan lalu.

Selama dua minggu terakhir, menurut data yang dikumpulkan setiap hari oleh UNICEF, total kurang dari dua juta dosis Covax telah diberikan untuk pengiriman ke 92 negara di dunia berkembang. Jumlah ini sama dengan yang disuntikkan di Inggris saja.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreysus mengecam ketidakseimbangan yang mengejutkan dalam vaksinasi Covid-19 global. Dia menyatakan, satu dari empat orang di negara kaya telah menerima vaksin.

Namun hanya satu dari 500 orang di negara miskin yang mendapatkan vaksin. Kekurangan vaksin sebagian besar berasal dari keputusan India untuk berhenti mengekspor vaksin dari pabrik Serum Institute. Fasilitas ini memproduksi sebagian besar dosis AstraZeneca yang diandalkan Covax untuk memasok sekitar sepertiga populasi global.

Kondisi ini membuat negara-negara semakin tidak sabar, terlebih lagi persediaan berkurang di beberapa negara pertama yang menerima pengiriman Covax. Perkiraan pengiriman dosis kedua dalam rentang waktu 12 minggu yang sebelumnya direkomendasikan, kini juga mulai diragukan.

Dokumen internal WHO yang diperoleh AP menunjukkan, ketidakpastian tentang pengiriman menyebabkan beberapa negara kehilangan kepercayaan pada upaya Covax. Laporan itu juga menunjukkan, PBB kini tengah menghadapi pertanyaan dari para peserta Covax, terkait kepastian apakah semua orang yang divaksinasi pada putaran pertama pasti akan mendapatkan dosis kedua.

Ketidaksetaraan distribusi

Ketidaksetaraan distribusi vaksin telah membuat negara berpenghasilan rendah hanya menerima 0,2 persen dari produksi vaksin dunia. “Lebih dari 700 juta dosis vaksin telah diberikan secara global, tapi lebih dari 87 persen telah diberikan ke negara-negara berpenghasilan tinggi atau menengah ke atas. Sementara negara-negara berpenghasilan rendah hanya menerima 0,2 persen,” kata Ghebreyesus dalam webinar tentang Covid-19, Jumat (9/4), dikutip dari Reuters.

Dia mengungkapkan, dari 220 negara sebanyak 194 di antaranya telah memulai vaksinasi, sedangkan 26 lainnya belum. Dari total negara yang belum melakukan vaksinasi, tujuh di antaranya telah menerima pasokan vaksin dan dapat segera melaksanakan vaksinasi.

Sementara lima negara bakal memperoleh vaksin dalam beberapa hari mendatang. Ghebreyesus menjelaskan, sebagian besar negara tidak memiliki cukup vaksin untuk memvaksinasi semua petugas kesehatan atau kelompok berisiko.

Hal itu menghambat vaksinasi bagi masyarakat umum. “Masih ada ketidakseimbangan yang mengejutkan dalam distribusi vaksin global,” ujarnya.

Menurut Ghebreyesus, peningkatan produksi dan distribusi yang adil tetap menjadi penghalang utama untuk mengakhiri tahap akut pandemi Covid-19. “Merupakan parodi bahwa di beberapa negara pekerja kesehatan dan kelompok berisiko tetap sama sekali tidak divaksinasi," ujarnya. (rep)

 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:10:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
12 Oktober 2026
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
12 Oktober 2026
Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
12 Oktober 2026
Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
12 Oktober 2026
Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
12 Oktober 2026
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
  • 2 Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
  • 3 Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
  • 4 Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
  • 5 Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
  • 6 Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
  • 7 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com