• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2217 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4557 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4575 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4529 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4642 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Nilai-Nilai Pendidikan dalam Islam

Redaksi Radarpku

Senin, 15 Maret 2021 08:57:08 WIB
Cetak
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Islam
ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM - Islam sungguh kaya akan nilai-nilai pendidikan. Saat membaca Alquran, kita akan dengan mudah menemukan ayat yang secara tersurat atau tersirat menyuruh kita untuk mempelajari dan merenungi kekuasaan Allah.

Ayat pertama yang diwahyukan kepada Rasulullah SAW bahkan secara tersurat berisi perintah untuk membaca. “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah (a’laqah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” 

Prof Dr Salman Harun dalam Tafsir Tarbawi menjelaskan, kata iqra dalam ayat tersebut berarti menghimpun, menggabungkan. Artinya yakni menghimpun huruf-huruf menjadi kata, frasa, dan kalimat.

Terjemahannya adalah membaca. Membaca di sini berarti menghimpun informasi. Menurut Prof Salman, informasi yang sistematis adalah ilmu pengetahuan yang bersifat akumulatif. Artinya, terus berkembang karena kemampuan manusia membaca. 

Konteks “membaca” dalam ayat ini tidak terlepas dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Artinya, membaca dalam upaya untuk mengenali Sang Maha Pencipta. Itulah mengapa perintah membaca tersebut bersifat umum dengan meliputi ayat qauliyah (teks Alquran) dan ayat kauniyah (alam semesta).

Alam yang juga ayat Allah dinyatakan secara eksplisit dalam QS Ali Imran ayat 190-191: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

Tidak hanya menyuruh kita membaca, Allah SWT juga memerintahkan kita untuk menanamkan pendidikan karakter yang kuat dalam keluarga. Salah satunya yakni ayat yang mengetengahkan tentang ketetapan Allah SWT kepada manusia untuk menyembah-Nya dan berbuat baik kepada orang tua.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua orangtuamu dengan sebaik-baiknya.” (QS al-Isra: 23).

Allah Taala meletakkan orang tua setelah Diri-Nya sebagai objek pengabdian. Hal itu menunjukkan tingginya kedudukan orang tua dalam hal sasaran pengabdian itu. Pengabdian kepada Allah dengan menyembah-Nya dan berbuat baik karena-Nya, sementara pengabdian kepada orang tua dengan berbuat baik kepada keduanya.

Berbuat baik yang dibahasakan sebagai ihsana dijelaskan sebagai memberi lebih dari kewajiban dan mengambil kurang dari hak. Artinya adalah mendahulukan kepentingan pihak yang lebih pantas didahulukan. Dalam hal ini adalah kepentingan orang tua daripada kepentingan diri sendiri. 

Aspek pendidikan jasmani tidak luput dari perhatian Alquran. Kita bisa melihatnya dari QS Hud ayat 52: “Dan (dia berkata), ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhan kalian lalu bertobatlah kepada-Nya. Niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atas kalian, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatan kalian. Dan janganlah kalian berpaling dengan berbuat dosa.’” 

Ayat ini ditafsirkan bila mereka meminta ampun atas dosa-dosa mereka dan tidak melakukan kembali dosa-dosa itu, Allah menjamin akan mencurahkan nikmat-Nya kepada mereka. Nikmat itu dalam bentuk curahan rezeki dari langit, terutama hujan untuk masa itu yang sesuai dengan mata pencaharian mereka, yakni bertani.

Di samping itu, Allah menjanjikan kekuatan rohani sebagai tambahan terhadap kekuatan fisik mereka. Apalah arti kekuatan fisik suatu bangsa bila tanpa disertai kekuatan rohani, yakni akhlak, seperti kejujuran, disiplin, dan sebagainya.

Hikmah dan ilmu

“Dan tatkala dia cukup dewasa, Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS Yusuf ayat 22).

Kedewasaan (syidd, jamaknya asyuddah) adalah kematangan fisik dan mental. Para ahli berbeda pendapat mengenai batas mulai kedewasaan. Ada yang menyatakan 20, 30, 33, dan 35 tahun. 

Akhir kedewasaan itu dimaknai 40 tahun. Setelah itu, manusia menginjak usia tua yang ketika itu kesempurnaan fisik dan mental akan mulai menurun. Saat Yusuf menginjak usia dewasa itu diberi Allah hukm (hukum). Kata itu berasal dari hikmah yang secara harfiah berarti mengendalikan.

Hikmah adalah kemampuan mengendalikan diri karena pikirannya sudah matang. Artinya, hikmah adalah kemampuan berpikir, memilah, menganilisis, dan memilih (memutuskan mana yang baik dan mana yang buruk).

Yusuf juga diberi-Nya ‘ilm (‘ilmi) yang berarti ilmu, yaitu transfer ilmu pengetahuan yang benar. Pengetahuan itu tentu mendalam mengenai Tuhan, manusia dan alam. Karena itu, rohaninya kaya dan matang. Orang yang kaya rohaninya akan mempraktikkan ilmu yang dimilikinya. 

Alam yang juga ayat Allah dinyatakan secara eksplisit dalam Ali Imran ayat 190-191: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'.” 

Ayat tersebut secara harfiah artinya tanda, yaitu tanda adanya Tuhan Yang Mahakuasa. Alquran dan alam merupakan tanda adanya Allah Yang Mahakuasa itu. Hal itu karena kekukuhan dan kebenarannya. Alquran amat kukuh dan benar bahasanya, strukturnya, isinya, dan sebagainya yang tidak akan mungkin dijiplak apalagi ditandingi manusia. (rep)

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:18:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.

Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
12 Oktober 2026
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
12 Oktober 2026
Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
12 Oktober 2026
Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
12 Oktober 2026
Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
12 Oktober 2026
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
  • 2 Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
  • 3 Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
  • 4 Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
  • 5 Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
  • 6 Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
  • 7 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com