• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2207 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4544 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4563 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4516 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4628 Kali

  • Home
  • Internasional

AS Jatuhkan Sanksi Ilmuwan Rusia Pengembang Vaksin Corona

Redaksi Radarpku

Senin, 31 Agustus 2020 09:58:01 WIB
Cetak
AS Jatuhkan Sanksi Ilmuwan Rusia Pengembang Vaksin Corona
ilustrasi internet

WASHINGTON DC -- Amerika Serikat dilaporkan menjatuhkan sanksi terhadap peneliti dan spesialis Rusia yang mengembangkan vaksin virus corona. Hal itu dikonfirmasi oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, pada Jumat (28/8) waktu setempat.

 

Biro Industri dan Keamanan Departemen Perdagangan AS telah memasukkan dua pusat riset Kementerian Pertahanan Rusia, serta Institut Penelitian Ilmiah Kimia Organik dan Teknologi Negara di Moskow ke dalam daftar hitam. Pihak berwenang Amerika mengklaim bahwa mereka memberi sanksi atas dugaan terlibat dalam program kimia Rusia dan fasilitas pengujian senjata biologis.

 

Zakharova menganggap tindakan AS memasukkan tiga lembaga penelitian ilmiah Rusia ke dalam daftar hitam sudah keterlaluan. "Sanksi ini mengganggu para ilmuwan dan spesialis yang selama beberapa bulan terakhir ini bekerja keras tanpa kenal lelah mengembangkan vaksin melawan Covid-19. Tidak jelas bagaimana pemerintah Amerika menjelaskan ke warganya upaya menghukum orang-orang yang berhasil menyembuhkan penyakit, yang telah merenggut nyawa lebih dari 180 ribu warga AS," kata Zakharova seperti dilansir dari kantor berita TASS.

 

 

Menurut dia, sanksi AS tersebut dapat menjadi instrumen persaingan tidak sehat, dan langkah keliru dalam bekerja sama untuk memerangi pandemi. Dia menilai sanksi ini akan mengesankan bahwa itu menjadi alat tekanan demi kepentingan perusahaan AS sendiri. 

 

Juru bicara itu mengungkapkan AS mengaitkan tindakannya bahwa lembaga penelitian ilmiah itu diduga terlibat program senjata kimia dan biologi. Kata dia tuduhan ini tidak didukung oleh bukti apa pun. Dia menegaskan bahwa seluruh persenjataan kimia Rusia telah dihilangkan pada 2017.

 

 

"Ini dikonfirmasi oleh struktur internasional resmi, Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia (OPCW), yang mencakup 193 negara, di antaranya adalah AS. Rusia melanjutkan untuk secara cermat menjalankan semua tanggung jawabnya di bawah Konvensi Senjata Kimia (CWC)," ucap diplomat itu.

 

Keputusan oleh otoritas AS ini dianggap menimbulkan keraguan pada efektivitas dan profesionalisme OPCW. Rusia menjadi negara pertama yang menyetujui vaksin virus corona dan telah memulai produksi. Namun vaksin Sputnik V tersebut menuai kontroversi, sejumlah negara meragukan. WHO belum bisa memberi jaminan bagi Sputnik V karena menurut mereka masih harus melewati tahap prakualifikasi.


"Ada rasa rasa ketidakpercayaan di pihak Amerika terhadap Rusia dan kami yakin bahwa teknologi termasuk vaksin, pengujian, dan perawatan (yang dilakukan Rusia) tidak diadopsi di AS karena ketidakpercayaan itu," ujar seorang pejabat senior Rusia.AS sendiri menolak tawaran kerja sama vaksin dari Rusia. Pejabat senior Rusia mengungkapkan AS saat ini tidak terbuka terhadap kemajuan medis Rusia dalam menangani pandemi Covid-19.(cnn)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Bersiap Tingkatkan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:12:06 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
  • 2 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 3 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 4 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 5 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 6 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 7 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com