• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2196 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4534 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4555 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4505 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4620 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Hilangnya Keberkahan Hujan

Redaksi Radarpku

Selasa, 14 Januari 2020 09:11:26 WIB
Cetak
Hilangnya Keberkahan Hujan
ilustrasi internet

RADARPEKANBARU.COM - Sejak awal tahun baru 2020, berbagai pemberitaan menyoroti wilayah di Tanah Air yang dilanda banjir. Terjangan air bah juga menyapu sejumlah titik di Jabodetabek. Betapa banyak kerugian yang diderita, baik materil maupun nonmateri. Jumlah pengungsi akibat musibah tersebut mencapai ribuan jiwa.


Mereka mesti bertahan meski ada pula di antaranya yang memutuskan untuk kembali ke kediaman masing-masing. Bagaimanapun, ancaman penyakit di tengah endapan lumpur dan genangan masih harus diwaspadai. Tahun baru dibuka hujan  dengan durasi yang cukup lama serta intensitas yang deras. Mungkin, sebagian kita dengan sesumbar menyalahkan datangnya musim hujan sebagai penyebab banjir.


Padahal, hujan sejatinya turun untuk memenuhi kebutuhan alam dan manusia akan air. Kita tentunya tidak lupa. Pada tahun lalu, kekeringan melanda banyak daerah. Bahkan, tak sedikit yang berselimut kabut asap kebakaran hutan. Itu semua berlangsung kian parah lantaran hujan tak kunjung tiba.


Panas setahun hilang oleh hujan sehari. Lantas, mengapa kini hujan yang menjadi tersangka? Cermin besar perlu kita gelar untuk mereka yang menyalahkan cuaca. Sebab, siklus alam merupakan harmoni yang antarunsurnya saling terhubung untuk menjaga keseimbangan. Yang amat sering terjadi justru tangan-tangan manusia telah merusak mekanisme yang penuh keteraturan itu.


Ada ulah manusia di balik wajah hujan yang menakutkan. Di perkotaan, betapa banyak aliran sungai yang tak lagi jernih. Keruh, serta tersumbat di sana-sini. Orang-orang juga dengan tanpa perhitungan mendirikan hunian di dekat tepian sungai. Aliran air sungai pun kian menyempit. Lebih buruk lagi: sungai diubah menjadi tempat sampah bersama.


Kemalasan orang-orang yang tak bertanggung jawab menimbulkan dampak lingkungan yang dahsyat. Mulai dari bau yang tak sedap dari air sungai hingga pada akhirnya memunculkan banjir yang kian tahun kian parah menerjang.


Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah ialah hujan. Dalam surah al-Baqarah ayat 22, Allah berfirman, artinya, "Dialah (Allah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutusekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui."


Hujan seharusnya menstimulus manusia untuk beriman dan banyak-banyak bersyukur kepada-Nya. Air hujan menimbulkan manfaat yang besar. Di lain tempat, yakni surah as-Sajdah ayat 27, Allah SWT memberi peringatan terkait hujan sebagai salah satu isyarat kemahakuasaan- Nya. "Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwasanya Kami menghalau (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanaman yang daripadanya makan hewan ternak mereka dan mereka sendiri. Maka apakah mereka tidak memperhatikan?"


Ketika hujan justru berujung pada petaka, maka keberkahan yang semestinya dapat dirasakan orang-orang pada tiap tetes air yang jatuh dari langit telah hilang. Alih-alih berucap alhamdulillah, mereka malah menatap ke atas dengan pandangan cemas. Hujan seakan-akan telah jadi aba-aba bagi mereka untuk siap-siap mengungsi.


Kalau sudah begitu, siapa yang salah? Sekali lagi, banjir terjadi lantaran pengabaian terhadap mekanisme keseimbangan alam. Sebagai contoh, tata kota dibangun tanpa perencanaan yang baik dan berkelanjutan (sustainable) sehingga kehidupan manusia tak serasi dengan alam. Allah SWT telah menciptakan manusia sebagai khalifah-Nya di muka bumi.


Oleh karena itu, amatlah lancang bila kita justru semena-mena merusak alam. Bumi telah menyediakan segala macam keperluan demi kelangsungan hidup manusia. Secara etika, manusia sudah semestinya memelihara kelestarian alam, minimal lingkungan tempat tinggal sendiri agar selalu menjadi sumber penghidupan yang layak.


Bayangkan, bila setiap orang di negeri ini berkomitmen menjaga lingkungan salah satu tugas sebagai khilafah-Nya di muka bumi betapa lekas perubahan yang baik dapat terwujud. Misalnya, berhentilah mengotori sungai. Atau, kurangi konsumsi plastik yang sulit terurai di alam.


Langkah keseribu dimulai dari satu langkah kecil. Perubahan besar dapat diawali dari komitmen mengubah kebiasaan buruk diri sendiri. "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya, rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik" (QS Ali 'Imran: 14). (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.

Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
10 Oktober 2026
Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
10 Oktober 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia
10 Oktober 2026
SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI
09 Oktober 2026
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
09 Oktober 2026
Bupati Afni Tanam Pohon di Lahan Bekas Karhutla upaya Penghijauan dan Menghindari Alih Fungsi Hutan
09 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
  • 2 Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
  • 3 Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
  • 4 DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
  • 5 Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya
  • 6 Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan
  • 7 Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com