• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3605 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3591 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3564 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3648 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3580 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Memahami Asma’ dan Kerahiman-Nya

Redaksi Radarpku

Rabu, 11 Desember 2019 10:33:38 WIB
Cetak
Memahami Asma’ dan Kerahiman-Nya

RADARPEKANBARU.COM -  “Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu (Muhammad), maka katakanlah: "Salamun ‘alaikum,” (keselamatan atas kamu). Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Qs. Al-An’am 6: 54).

 

Bagaikan dua mata sisi uang, iman seseorang seperti sepasang. Kadang baik ketika iman sedang naik; sebaliknya, kadar iman bisa turun ketika setiap nafas yang terhirup dilalui dengan  perbuatan khilaf dan dosa. Surat al-An’am  6: 54  di atas seperti memberikan energi! Allah secara langsung, melalui Rasulullah Saw menyapa orang-orang beriman, “Salaamun 'alikum” yang  artinya mudah-mudahan Allah melimpahkan kesejahteraan atas kamu. Maksudnya lafadz ini ialah agar Allah telah berjanji sebagai kemurahan-Nya akan melimpahkan rahmat kepada mahluk-Nya— untuk siapa? Yaitu untuk mereka, orang yang berbuat (‘amila) maksiat (su’u) dengan tidak mengetahui (jahil).

 

Terkait surah di atas, Ibn Katsir membagi golongan jahil ini menjadi tiga bagian yaitu; pertama, mereka yang tidak atau belum mengetahui bahwa perbuatan itu adalah maksiat. Kedua, orang yang durhaka kepada Allah baik dengan sengaja atau tidak. Ketiga, orang yang melakukan kejahatan karena kurang kesadaran lantaran sangat marah atau karena dorongan hawa nafsu (emosi).

 

Untuk golongan ketiga, Allah menghimpunnya ke dalam orang-orang yang merugi karena surga (seluas langit dan bumi) tidak diwarisi bagi mereka yang sukar menahan emosi (silahkan buka Qs. A>li Imra>n/3: 133)—ayat tersebut mengelompokkan orang-orang yang mampu menahan amarah (ka>dzhimi>na al-ghayz) sebagai salah satu golongan (dari tiga golongan) pewaris surga yang luasnya seluas langit dan bumi. MasyaAllah!

 

Kembali ke Qs. Al-An’am 6: 54, rahmah Allah berlaku tatkala dua syarat dari pendosa itu mampu dilakukan; pertama, taba bertaubat dengan sebenar-benarnya dan bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan itu kembali dan kedua, ashlaha. Ashlaha menggunakan ism tafdhil (shaliha- ashlaha/ baik- lebih baik) yang memiliki makna bahwa seseorang yang terlanjut melakukan kekhilafan harus memiliki keinginan kuat untuk menjadi diri yang lebih baik dari sebelumnya.

 

Dua syarat ini setidaknya harus dilakukan; agar rahmah (kasih sayang) yang dimaksud  Allah dalam Qs. Al-An’am 6: 54 bisa dicapai. Selain itu, dalam ayat lain yakni surah  az-Zumar 39:  53) Allah pun sebenarnya berikrar dan memberikan dukungan penuh untuk siapapun yang telah “terpelosok” jatuh ke dalam dosa dan kesalahan, untuk tidak berputus asa dari rahmat-Nya.

 

“Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

 

Ayat tersebut secara khusus sangat menekankan pada pentingnya berhusnuzhan pada ke-rahiman Allah. Sifat rahim-Nya melampaui apa yang hamba-Nya pikirkan. Maaf-Nya seluas samudera dan tiada hingga selagi hamba tersebut mau mengakui dosa-dosanya dan berikrar untuk tidak melakukan kesalahan yang sama. Sesungguhnya, Allah mengampuni (yaghfiru—menggunakan fi’il mudhari) semua dosa (adz-dzunub) baik dosa-dosa besar, apalagi dosa kecil, sebagai bukti bahwa maaf, ampunan dan rahmat-Nya selalu dan selamanya berlaku dan melingkupi seluruh hamba-hamba-Nya yang terlanjut melakukan khilaf pada-Nya.

 

Jika kita cermati kedua ayat di atas, yakni Qs. Al-an’am/6: 54 dan Qs. Az-zumar/39: 53, kata kunci dari kedua ayat di atas ialah ‘rahmat’. Rahmat  yang memiliki kata dasar ra-ha-mi>m, yarhamu (fi’il mudhari/ kata kerja) dan rahmah/ rahmat (mashdar) tersebar di 37 surah dalam Alquran. Rahmah di dalam Alquran terbagi menjadi lima kategori yakni pertama, dalam bentuk lafadz (kata). Kedua, berdasarkan urutan mushaf. Ketiga, tertib turunnya ayat (tartib an-nuzu>), berdasarkan tempat turunnya; Mekkah (Makiyyah). Terakkhir, kelima, kategori Madinah (Madaniyyah).

 

Bentuk rahmah dan perubahannya di dalam Alquran pun sangat bermacam-macam. Rahmah terdiri atas 327 kata yang terbagi atas  enam bentuk; dalam bentuk fiil madhi (disebutkan 8x), fiil mudhari (15x), fiil amr (5x), ism fa’il (113x), masdar (173x) dan terakhir dalam bentuk ism tafdhil (13x). Jika kita cermati, beberapa derivasi kata ra, ha, mim, maka tersurat bentuk yang paling banyak ialah bentuk masdar (rahmah) sebanyak 173x. Tentu, hal ini bukan secara kebetulan. Makna tersembunyi dari bentuk rahmah yang paling banyak dari kelima bentuk lain (fiil madhi dan lain sebagainya) memiliki makna bahwa rahmah (kasih saying Allah) selalu melingkupi semua hamba-hamba-Nya terlebih mereka yang berbuat dosa.

 

Bermacam-macam ahli kosa kata Alquran berusaha mengartikan makna rahmah. Ibn Faris dalam al-Maqa>yis menyebutkan, kata yang terdiri atas ra-ha-mim bermakna  kelembutan hati, belas kasih, kehalusan, yang pada akhirnya kata ini juga dimaknai ikatan darah, persaudaraan, hubungan kerabat. Penamaan rahim; dalam organ tubuh perempuan juga bermakna bahwa rahim adalah tempat terbaik, ternyaman dan teraman untuk janin, sebab disitulah sumber kasih sayang Allah Sang Khaliq juga sang ibu yang mengandungnya.

 

Sedangkan Syaikh ar-Raghib al-Ashfahani memaknai rahmah dari Allah sebagai al-in’am (karunia/ ni’mat), anugerah dan fadhl (keutamaan/ kelebihan) untuk siapapun hamba-Nya yang ia kehendaki, tanpa batas. Sedangkan rahmah dari manusia ialah ar-riqqah  (belas kasih) yang sifatnya terbatas. Sedangkan Ibn Mandzhur dalam Lisan  al-‘Arab, memaknai rahim sebagai kelembutan sifat-sifat Allah dan takdir-Nya,juga kebaikan-kebaikan dan limpahan rezeki-Nya.


Pemaknaan rahmah menurut ahli kosa kata Alquran di atas sesungguhnya menjadi isyarat bahwa cinta, kasih saying, ampunan, rezeki Allah sesungguhnya luas  dan maha tak terbatas, terbukti dalam petikan lafadz Qs. Al-An’am 6: 54 di atas, “.. kataba rabbukum ‘ala nafsihi ar-rahmah..,”—Tuhanmu telah menuliskan dalam diri/ zat-Nya  (sifat) kasih sayang,”, sehingga, memaknai asma’ husna (ar-Rahim) tak cukup hanya terulang lima kali kali saat shalat fardhu saja, namun juga harus melahirkan dan meneladani sifat-sifat rahim Allah; penuh kasih sayang, santun, mudah memaafkan dan tidak mudah tersulut emosi. Jika rahmah Allah melingkupi seluruh nafas dan hidup kita; maka, sebagai manusia yang tak luput dari dosa, harus mudah memaafkan bukan menyimpan rasa dendam. Harus mudah bersikap ramah, bukan menjadi muslim pemarah. Harus bisa menjadi agen perbaikan dan perdamaian, bukan sebagai agen penebar hoax yang akhirnya menyebabkan perpecahan. Demikian, wallahu a’lam. (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:44:30 WIB

RADARPEKANBARU.COM -  Ketika suatu wilayah dila.

Dakwatuna

Jalan Hidup Dakwah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:02:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Tidak sedikit orang yang mengak.

Dakwatuna

Jangan Tinggalkan Sholat Istikharah Meski Sudah Yakin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:24:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsy.

Dakwatuna

Ancaman bagi yang tidak Cebok setelah Buang Air Kecil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:56:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ajaran.

Dakwatuna

Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:52:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu masa, seorang raja m.

Dakwatuna

Banyak Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk ke Surga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:53:14 WIB

 Allah SWT memerintahkan manusia untuk.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
24 Agustus 2026
Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
24 Agustus 2026
Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
24 Agustus 2026
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
24 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
24 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
24 Agustus 2026
PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah
23 Agustus 2026
Udara di Pelalawan Kurang Sehat, Siswa Wajib Pakai Masker, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi
22 Agustus 2026
Polda Riau Kerahkan 5 Ahli Bongkar Karhutla di HGU PT TKWL
22 Agustus 2026
Dekatkan Layanan Publik,Agung Bikin Gebrakan Buka Akses Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan
22 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Jarak Pandang 2,2-2,7 Km, Aktivitas Penerbangan SSK II Pekanbaru Normal
  • 2 Pemko Pekanbaru Layangkan SP3 ke Pengelola Pasar Bawah
  • 3 Udara Tak Sehat, Sekolah Pekanbaru Libur Tatap Muka, MBG Tetap Disalurkan
  • 4 Bacaan Doa Meminta Hujan yang Diamalkan Rasulullah SAW
  • 5 Hotspot Sumatra Tembus 2.945 Titik, Sumsel dan Riau Dominasi
  • 6 Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi
  • 7 PAN Siak Awali HUT ke-28 dengan Peresmian Mushalla Al-Amanah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com