PILIHAN +INDEKS
Sampai Terpilih Gubernur Riau yang Baru
Tidak Ada Lagi Mutasi
Kantor Gubernur Riau (net)
PEKANBARU - Banyak pihak menilai bahwa akan ada mutasi besar besaran ketika PJ Gubernur Riau di jabat oleh Djohermansyah Djohan, terlebih lagi desakan itu juga muncul dari lembaga DPRD Riau. Zukri Misran salah satu Anggota DPRD Riau yang turut memberikan dorongan agar segera dilakukan evaluasi terhadap satker di lingkungan Pemprov Riau. Mengingat Lemahnya kinerja SKPD dilingkungan Pemprov Riau yang berdampak pada penyerapan APBD Riau menjadi tidak maksimal sehingga menyebabkan silva tinggi mencapai Rp 1,7 triliun . " diprediksi angka menyetuh berkisar 50 persen dari total anggaran Rp 8,9 triliun." kata zukri
"kita meminta agar PJ Gubernur Riau juga melakukan evaluasi terhadap SKPD, untuk perubahan yang positif." katanya
Berbeda dengan yang di harapkan ternyata Pejabat (Pj) Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan memastikan tidak akan lagi melakukan mutasi pejabat semasa ia menjabat sebagai orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning.Djohermansyah lebih memilih untuk fokus menuntaskan pekerjaan yang tertunda selama masa transisi.
Hal ini diungkapkannya kepada halloriau.com usai memimpin apel, Senin (25/11/2013). Djohermansyah Djohan menyerahkan proses mutasi kepada Gubernur baru yang terpilih di Pilgubri 27 November mendatang.
"Mengenai hal-hal prinsip seperti mutasi, itu saya serahkan kepada Gubernur baru saja nanti. Jadi saya pastikan tidak ada mutasi-mutasi ini. Saya ingin menuntaskan pekerjaan yang tertunda selama kekosongan jabatan kemarin saja," ujarnya.
Dijelaskannya, selama menjadi Pj, dirinya ingin fokus mensukseskan Pilgubri putaran kedua. Selain itu, pekerjaan rumah yang perlu mendapat pengawalannya adalah pembahasan APBD perubahan dan RAPBD 2014.
"Seperti apa yang saya sampaikan pada pelantikan lalu, Pilgubri harus kita sukseskan, dan yang lebih penting lagi kita harus memastikan roda pemerintahan ini berjalan optimal. APBD Perubahan dan RAPBD 2014 harus kita gesa," tandasnya.
Disisi lain, sebagai orang pusat yang menjabat sebagai Dirjen Otda Kemendagri, Djohermansyah Djohan berjanji akan menggunakan powernya untuk menyelesaikan semua persoalan daerah yang ada di pusat.
"Saya ini kan orang pusat, saya masih menjabat sebagai Dirjen Otda, dan saya akan menggunakan power saya dalam menyelesaikan persoalan daerah yang ada di pusat," cetusnya.(hr/lam)
Editor : Ramli
"kita meminta agar PJ Gubernur Riau juga melakukan evaluasi terhadap SKPD, untuk perubahan yang positif." katanya
Berbeda dengan yang di harapkan ternyata Pejabat (Pj) Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan memastikan tidak akan lagi melakukan mutasi pejabat semasa ia menjabat sebagai orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning.Djohermansyah lebih memilih untuk fokus menuntaskan pekerjaan yang tertunda selama masa transisi.
Hal ini diungkapkannya kepada halloriau.com usai memimpin apel, Senin (25/11/2013). Djohermansyah Djohan menyerahkan proses mutasi kepada Gubernur baru yang terpilih di Pilgubri 27 November mendatang.
"Mengenai hal-hal prinsip seperti mutasi, itu saya serahkan kepada Gubernur baru saja nanti. Jadi saya pastikan tidak ada mutasi-mutasi ini. Saya ingin menuntaskan pekerjaan yang tertunda selama kekosongan jabatan kemarin saja," ujarnya.
Dijelaskannya, selama menjadi Pj, dirinya ingin fokus mensukseskan Pilgubri putaran kedua. Selain itu, pekerjaan rumah yang perlu mendapat pengawalannya adalah pembahasan APBD perubahan dan RAPBD 2014.
"Seperti apa yang saya sampaikan pada pelantikan lalu, Pilgubri harus kita sukseskan, dan yang lebih penting lagi kita harus memastikan roda pemerintahan ini berjalan optimal. APBD Perubahan dan RAPBD 2014 harus kita gesa," tandasnya.
Disisi lain, sebagai orang pusat yang menjabat sebagai Dirjen Otda Kemendagri, Djohermansyah Djohan berjanji akan menggunakan powernya untuk menyelesaikan semua persoalan daerah yang ada di pusat.
"Saya ini kan orang pusat, saya masih menjabat sebagai Dirjen Otda, dan saya akan menggunakan power saya dalam menyelesaikan persoalan daerah yang ada di pusat," cetusnya.(hr/lam)
Editor : Ramli
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

